Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.
Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
ثُمَّ عَفَوْنَا عَنْكُمْ مِّنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
“Kemudian, Kami memaafkan kamu setelah itu agar kamu bersyukur.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 52)
Walaupun kedurhakaan Bani Israil sudah berlipat-lipat, namun Allah memberikan maaf kepada mereka. Kemudian Kami memaafkan kamu atas berbagai kedurhakaan dan ketidaksyukuran yang kamu lakukan setelah itu, agar kamu kembali ke jalan lurus dan bersyukur atas nikmat yang telah dicurahkan oleh Allah. Dengan demikian, semoga kamu dapat memperbaiki diri.
Setiap manusia memiliki dosa, baik kecil maupun besar. Tidak ada orang yang bebas dari dosa, apapun pangkat dan kedudukannya di dunia. Karena melakukan kesalahan dan dosa adalah keniscayaan yang dilakukan manusia. Dosa sebesar apapun selalu ada harapan untuk diampuni Allah SWT.
Doa Nabi Adam dapat dijadikan sebagai pijakan manusia agar terus berdoa kepada Allah ketika merasa memiliki dosa. Allah akan mengampuni dosanya meskipun kesalahannya banyak, dengan syarat mau bertaubat dan bersungguh-sungguh memohon ampunan kepada-Nya. Wallahu A’lam.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Robbana dholamna Anfusana wa inlm taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin.
Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”
(QS Al A’raf 23)