Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Diterima di IPB atau universitas terbaik di Indonesia lainnya melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) merupakan kebanggaan tersendiri dan bahkan menjadi impian bagi beberapa orang yang memang ingin masuk ke perguruan tinggi negeri favorit mereka. Lantas bagaimana jika tidak diterima melalui jalur SNBP? Ya mungkin itulah yang dialami oleh alumni SMA Al Ma’soem Setiawan Nur Fadjri yang akan memberikan tips dan trik diterima ke perguruan tinggi negeri IPB melalui jalur SNBT atau dulu disebut dengan SBMPTN atau jalur tulis karena tidak masuk ke jalur SNMPTN.
Perlu diketahui sebelumnya, Setiawan Nur Fadjri merupakan Alumni Pesantren Al Ma’soem tahun 2018 dimana beliau merupakan 1 dari 3 mahasiswa dengan usia paling muda yaitu pada usianya yang ke 15, beliau bisa diterima ke IPB melalui jalur SBMPTN adapun alasan kenapa saudara Setiawan Nur Fadjri bisa diterima pada usia dini, karena Setiawan Nur Fadjri merupakan salah satu siswa lulusan SMA Al Masoem jalur kelas Akselerasi. Yaitu jalur percepatan pelajar, dimana siswa bisa belajar di SMP dan SMA bahkan SD hanya beberapa tahun saja, misalkan akselerasi di SMA, yang pada umumnya bisa belajar selama 3 tahun, maka dengan akselerasi ini siswa bisa belajar hanya 2 tahun saja.
Uniknya, meskipun Setiawan Nur Fadjri merupakan siswa dengan kelebihan tapi tidak bisa diterima ke IPB melalui jalur SNMPTN. Hal yang membuat mengapa banyak siswa yang bangga bisa masuk ke IPB adalah, karena universitas ini benar benar menyaring siswa dengan jujur. Artinya, meskipun siswa memiliki kelebihan tersendiri jika secara syarat tidak memenuhi, maka calon mahasiswa ini tetap tidak bisa diterima. Begitu juga yang didapatkan oleh Setiawan Nur Fadjri yang tidak lulus di jalur SNMPTN, kemudian diterima ke IPB melalui jalur SBMPTN dan mengambil Departemen Fisika di IPB University. Adapun tips dan trik yang diambil oleh Setiawan Nur Fadjri untuk bisa masuk IPB melalui jalur SNBT yang mungkin bisa anda jadikan referensi jika tidak diterima jalur SNBP :

Tips pertama sudah jelas, usahakan dulu secara maksimal untuk bisa diterima ke jalur SNBP, ini penting karena SNBP merupakan pilihan paling tepat apalagi jika anda merasa anda memiliki nilai yang bagus. Intinya begini, SNBP atau SNMPTN itu merupakan jalur raport yang dimana merupakan gerbang pertama yang bisa anda coba untuk anda masuki, jika anda gagal baru ambil jalur SNBT. Jangan sampai terbalik, tidak ikut jalur SNBP tapi memilih langsung SNBT itu salah. Semua juga ada tahapannya dulu, jika tidak diterima baru ambil jalur ke 2 yaitu jalur SNBT, jika tidak diterima juga ambil jalur mandiri.
Jika sudah tidak diterima di SNBP, usahakan sebelum hari H waktu pelaksanaan SNBT anda belajar dengan giat. Saya (Setiawan Nur Fadjri) menjadikan termin 1 bulan sebelum hari H SBMPTN untuk jadi 1 bulan yang sakral untuk belajar, belajar dan belajar. Tapi bukan menggunakan sistem SKSB (sistem kebut sebulan) tetap saja ada waktu dimana kita untuk beristirahat tapi ingat manajemen waktu untuk belajar juga dibutuhkan, dan skill manajemen waktu sudah saya miliki selama saya belajar di pesantren siswa Al Masoem.

Saya tidak bercanda, memang betul tips selanjutnya kita harus membeli, atau meminjam buku wangsit. Buku wangsit ini berisi tentang beberapa materi dan rangkumannya baik itu materi UNBK (SMP) dan materi materi lainnya, meskipun rata rata di dalamnya bahasan dan rangkuman dari soal soal tahun tahun sebelumnya, tapi ini bermanfaat sebagai solusi untuk latihan pasca belajar. Wangsit ini juga bisa dijadikan sebagai bahan untuk kita mengingat kembali mata pelajaran yang sudah di bahas dari kelas 10 SMA. Maka dari itu buku wangsit ini penting juga bagi anda pemburu beasiswa dan bagi anda yang memang ingin diterima PTN favorit.
Selanjutnya jangan malu bertanya jika ada beberapa soal dan pelajaran yang tidak anda mengerti, bertanya bisa kepada siapa saja, bisa kepada teman, guru atau bahkan kepada orang tua. Biasanya jika anda sudah di fase menuju SNBT anda sudah mulai libur di rumah, waktu libur ini bisa anda gunakan untuk membuat grup khusus siswa yang akan masuk ke perguruan tinggi negeri favorit yang tidak diterima jalur SNBT, ini bagus juga agar anda bisa berbagi dengan teman teman anda yang lainnya, jadikan grup itu juga sebagai bahan komunikasi antar teman dan saling memberikan solusi atas semua masalah terutama masalah pelajaran.
Ini yang paling penting jangan pernah lupakan the power of pray. Doa adalah satu satunya hal yang paling mustajab yang pernah ada didunia. Bayangkan saja, bagaimana Allah membantu hambanya yang selalu berdoa, doa merupakan satu satunya hal yang terlihat sederhana tapi ulti dan powernya sangat tinggi. Yuk jangan jadikan doa dan ibadah sebagai bahan agar anda masuk ke PTN favorit saja, tapi jadikan ini rutinitas. Tapi ketika anda memang butuh sekali untuk bisa diterima ke PTN, jadikan doa anda lebih lama lagi dan suud yang lebih lama lagi, jangan lupa juga ambil wudhu untuk ambil shalat sunat sebagai penyempurnanya.