Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Mungkin kalian tidak asing mendengar kalimat “perbanyak literasi bacaan mu” atau “literasi keuangan” yang saat ini gencar dilakukan. Malahan, saat ini Kemendikbud mulai mencanangkan 6 literasi dasar yang penting dimiliki oleh siswa sekolah. Nah, loh, maksudnya apa?
Secara umum, literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Berbagai pandangan dari para ahli pun juga mendefinisikan kata literasi dengan mirip. Dalam hal ini menurut Education Development Center (EDC), literasi berkaitan dengan kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya. Terlebih dalam kemampuan membaca kata dan membaca dunia.
Makna literasi dalam perkembangannya akan berevolusi sesuai dengan tantangan zaman. Tidak secara langsung mengarah pada kegiatan membaca atau menulis, tetapi tetap memiliki kedua unsur tersebut. Beberapa variasi literasi yang ada saat ini seperti literasi media, literasi sains, literasi sekolah, literasi komputer dan lain sebagainya. Literasi keuangan pun termasuk dalam variasi tersebut, yang berarti keterampilan dalam mengelola keuangan.
Nah, belum lama ini Kemendikbud mencanangkan 6 literasi dasar yang penting dimiliki oleh siswa secara umum. Apa saja itu? Simak penjelasannya berikut!
Literasi Baca Tulis merupakan kecapakan untuk memahami isi teks tertulis, baik yang tersirat maupun tersurat, untuk mengembangkan pengetahuan dan potensi diri. Siswa dapat meningkatkan kemampuan literasi ini melalui kegiatan membaca buku maupun menulis sesuatu, baik di buku tulis ataupun bantuan media elektronik.
Sekolah dapat menyediakan fasilitas yang memadai untuk hal ini, salah satunya dengan menyediakan perpustakaan dengan pilihan genre buku yang beragam. Seperti pada perpustakaan di Yayasan Al Ma’soem yang memiliki koleksi buku yang banyak dan juga beragam, menjangkau banyak siswa dengan genre buku favorit mereka.
Disini para guru dapat mengarahkan siswa di kelas untuk mengunjungi perpustakaan untuk menemukan buku favorit dan membuat rangkuman atau resensi dari apa yang dibaca.
Literasi Numerasi merupakan kecakapan untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari.
Guru tidak hanya perlu sabar mengajarkan kemampuan berhitung kepada siswa SD, tetapi juga menemukan cara yang kreatif untuk mengajarkan hal tersebut. Menggunakan media khusus seperti buku bergambar atau alat permainan bisa menjadi sarana belajar yang tepat.
Literasi Sains adalah kecakapan untuk memahami fenomena alam dan sosial di sekitar kita serta mengambil keputusan yang tepat secara ilmiah. Dalam hal ini, guru tidak melulu mengajarkan ilmu pengetahuan di dalam kelas saja. Belajar di luar kelas pun akan memberikan pengalaman belajar yang lebih baik lagi.
Misalnya, mengajak anak untuk mengunjungi museum sains terdekat. Siswa akan menemukan banyak hal baru mengenai topik sains dan memancing rasa keingintahuan mereka. Guru juga dapat melakukan sebuah praktek sains yang juga diikuti oleh siswa.
Literasi Digital merupakan kecakapan menggunakan media digital dengan beretika dan bertanggung jawab untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Sekolah sudah seharusnya memberikan bimbingan kepada siswanya terkait penggunaan internet yang baik dan benar. Ini penting karena akses internet menggunakan gadget ataupun perangkat keras lain sudah sangat mudah dilakukan.
Sekolah, dalam hal ini guru, dapat memberikan pendidikan yang tepat mengenai apa saja yang bisa dilakukan oleh internet (dalam konteks positif), cara beretika ketika menggunakan media sosial danlain sebagainya.
Literasi Finansial merupakan kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep, risiko, keterampilan dan motivasi dalam konteks finansial. Sederhananya, siswa diharapkan memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan yang dimiliki agar siap terhadap berbagai kondisi yang dialami.
Misalnya, ketika menginginkan sesuatu, maka anak tersebut tahu cara untuk menyisihkan sebagian uang jajan yang dimiliki setiap hari. Ia tidak akan menghabiskan uang yang dimiliki hanya untuk jajan saja, melainkan sebagian untuk ditabung atau disedekahkan.
Literasi Budaya dan Kerwargaan merupakan kecakapan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa serta memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. Sekolah bisa menjadi tempat yang tepat untuk mengenalkan kedua hal ini melalui mata pelajaran tertentu.
Belajar budaya bisa dilakukan melalui mata pelajaran bahasa dan bahasa daerah, dimana tidak sekedar belajar susunan bahasa, tetapi bagaimana bahasa tersebut digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan untuk topik kewargaan atau kebangsaan terdapat mata pelajaran PPKN yang wajib ada di setiap sekolah.
Itulah 6 literasi dasar yang penting dimiliki oleh siswa secara umum dan perlu dipersiapkan oleh pihak sekolah. Penulis sendiri merasa keenam poin tersebut sangat penting di dunia modern saat ini, mengingat di masa sekarang membutuhkan banyak keterampilan penting untuk menjadi manusia yang unggul. Maka dari itu perlu diajarkan keenam poin tersebut sedari dini untuk menciptakan kebiasaan yang baik.
Penulis: Gumilar Ganda