7 Metode Belajar Berhitung Untuk Siswa SD

7 Metode Belajar Berhitung Untuk Siswa SD

Setuju atau tidak kalau belajar berhitung adalah hal yang menyulitkan bagi anak-anak? Apalagi ketika masih awal duduk di bangku SD, para guru perlu kesabaran ekstra untuk mengajarkannya. Ini bukan tugas guru saja, tetapi juga orang tua yang ikut membimbing anaknya agar mengenal dan memahami konsep berhitung sedari dini.

Mengajari siswa SD untuk belajar berhitung tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Namun selama caranya tepat, maka proses belajar dapat dibuat menyenangkan. Nah, di artikel ini akan dibahas 7 metode belajar berhitung bagi siswa SD yang bisa kalian terapkan ke anak-anak. Selamat membaca!

1. Berhitung dengan jari

Berhitung dengan jari adalah salah satu teknik menghitung yang cukup populer diterapkan kepada anak-anak. Metode yang punya nama lain jaritmatika ini dapat melakukan perhitungan sederhana secara cepat namun tetap efektif.

Walaupun memang penggunaan jaritmatika dapat berjalan efektif ketika bilangan angkanya berjumlah dua angka (dibawah 100). Namun manfaat yang ditawarkan adalah meningkatkan kemampuan matematika anak, misalnya meningkatkan kemampuan perkalian pada anak yang kesulitan belajar matematika.

2. Menghitung berbagai barang di rumah

Metode yang kedua ini melibatkan aktivitas siswa ketika di rumah. Dengan mengajak siswa menghitung berbagai barang atau benda di rumah, Ia akan berusaha mengingat-ingat apa saja yang telah dilakukan. Contohnya, ketika anak memiliki koleksi mainan bola kelereng di rumah. Kita bisa menanyakan pada anak berapa buah kelereng yang dipunya dan mana kelereng favoritnya.

Contoh lainnya ketika anak membawa bekal buah dari rumah ke sekolah. Tanyakan kepada anak tersebut, ada berapa buah yang tersedia di rumah. Tanyakan pula darimana buah tersebut didapatkan dan hal lain yang bikin sang anak merasa akrab dengan diri kalian.

3. Menggunakan alat permainan

Metode ini mungkin salah satu yang disukai oleh siswa SD. Anak usia dini umumnya menyukai hal yang menyenangkan, dan permainan adalah salah satunya alat yang bisa diandalkan.  Disini, baik guru ataupun orang tua perlu menyediakan beberapa permainan yang berkaitan dengan hitung-menghitung. Contohnya seperti ular tangga, dadu, permainan kartu angka dan lain sebagianya.

Dengan menggunakan permainan untuk belajar berhitung maka sang anak akan terus termotivasi untuk belajar. Selain itu anak tidak akan mudah bosan untuk melakukan pembelajaran tersebut. Ini akan lebih efektif ketika kita ikut bermain peran (roleplay) bersama anak. Misalnya, kita berperan seakan-akan sebagai pedagang dan anak menjadi pembeli.

4. Bernyanyi dengan angka

Metode yang keempat ini juga sama menyenangkannya dengan menggunakan permainan. Salah satu lagu populer tentang ini adalah lagu “Balonku Ada Lima” dan “Satu-satu Aku Sayang Ibu”.

Lagu dapat menstimulasi otak anak untuk bertambah kecerdasan dan meningkatkan memori anak. Artinya, lagu bisa menjadi sarana yang tepat untuk belajar berhitung sembari melatih fungsi badan yang lain. Suasana yang diberikan dengan menyanyikan lagu pun juga bikin anak lebih mudah untuk menghapal lirik nyanyian.

5. Menghitung sembari membaca buku

Metode yang kelima adalah menghitung sembari membaca buku. Ternyata membaca buku bersama anak juga dapat menjadi cara untuk mengajak anak belajar berhitung. Pada kenyataannya, menurut artikel Zenius disebutkan bahwa kemampuan berbahasa dapat mempengaruhi kemampuan berhitung anak.

Dengan begitu, orang tua dapat menyediakan buku bacaan dengan topik perhitungan untuk anak membacanya kemudian. Akan lebih menarik ketika buku berhitung tersebut berisikan gambar yang menarik.

6. Menggunakan aplikasi belajar berhitung

Metode yang keenam ini dapat dilakukan seiring kemajuan teknologi yang semakin maju. Banyak tersedia pilihan aplikasi belajar berhitung yang tersedia di internet, baik itu menggunakan komputer ataupun smartphone orang tua. Pastikan aplikasi tersebut menawarkan belajar menghitung yang edukatif dan interaktif.

7. Membuat tabel perkembangan menghitung anak

Metode yang terakhir ini cukup penting untuk mengetahui seberapa cepat pemahaman siswa tentang kemampuan berhitungnya. Baik orang tua atau guru dapat membuat tabel perkembangan menghitung yang berisi list materi apa saja yang sudah dicapai ataupun belum tercapai. Ini bisa menjadi panduan untuk melihat seberapa jauh kemampuan anak dalam memahami ilmu berhitung.

Itulah 7 metode dalam belajar berhitung bagi siswa SD yang bisa kalian coba kepada anak kalian. Namun yang perlu diingat, jangan terlalu memaksa untuk belajar berhitung ketika masih usia dini. Memang membutuhkan proses waktu yang tidak sebentar untuk menemukan strategi belajar yang tepat. Sesuaikan saja dengan kemampuan siswa tersebut.

 

 

Penulis: Gumilar Ganda