Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Belajar agama bisa dilakukan di sekolah, di madrasah dan di pesantren. Semua lembaga pendidikan pasti memberikan mata pelajaran agama sebagai salah satu mata pelajaran yang harus dipelajari siswa. Belajar agama merupakan sebuah hal yang diharuskan, karena agama merupakan sebuah hal yang harus dimiliki setiap orang apapun keyakinan anda tentang Tuhan, agama merupakan sebuah hal yang harus dimiliki setiap orang.
Agama berasal dari bahasa sansekerta yang dibagi menjadi 2 kata yaitu A dan Gama. A memiliki arti tidak dan gama adalah kacau. Agama dalam bahasa sansekerta memiliki arti adalah tidak kacau. Maka dari itu secara bahasa sendiri agama itu penting agar hidup manusia tidak kacau, karena dalam agama dan setiap agama memiliki beberapa aturan dan norma yang harus diikuti.

Dalam bahasa Inggris sendiri agama merupakan religion dalam bahasa latinnya “religae”, yang artinya “mengikat” atau dapat juga diartikan secara bebas yaitu “menyatukan segala aspek kehidupan”. Sesuai dengan arti kata tersebut, begitu jugalah agama itu pertama sekali lahir. Ada agama-agama yang berasal dari kebudayaan, kebudayaan berasal dari kebiasaan, dan kebiasaan berasal dari perbuatan, perbuatan berasal dari pikiran, dan pikiran berasal dari kebijaksanaan.
Dalam perspektif islam agama harus mengatur segala aspek kehidupan manusia. Mengingat Islam melalui kitab sucinya Al Qur’an telah mengklaim sebagai agama wahyu yang terakhir, maka Islam mengklaim bahwa dirinya mampu mengatur kehidupan manusia zaman saat kedatangannya maupun zaman sesudahnya tanpa terpengaruh perkembangan budaya manusia. Banyak pihak menyangsikan klaim kemampuan Islam untuk mengatur kehidupan sepanjang zaman, dengan alasan tidak ada satu agamapun yang sempurna. Namun demikian Islam sebagai agama wahyu tidak pernah merasa sangsi/ragu akan kemampuannya untuk mengemban manajemen kehidupan manusia sepanjang zaman.
Intinya pengertian agama dapat disimpulkan sebagai suatu tatanan yang mengatur hubungan manusia/seseorang dengan Tuhan. Suatu agama pada umumnya tidak hanya mengatur hubungan seseorang dengan Tuhan, akan tetapi juga mengatur hubungan manusia baik dengan dirinya sendiri maupun hubungan dengan orang lain.
Salah satu fungsi dari belajar agama sendiri adalah agar kita bisa menjaga ikatan kita sebagai manusia dengan sang pencipta (Allah SWT). Bahkan Secara umum, pada setiap agama terdapat sumber ajaran utama baik yang tertulis maupun tidak, terdapat beberapa perintah tentang apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

Dalam Agama islam apa yang diharuskan atau bersifat wajib akan mendapatkan dosa jika tidak diikuti dan apa yang disunnahkan akan mendapatkan pahala jika dilaksanakan dan tidak akan mendapat dosa jika tidak dilaksanakan. Maka dari itu agama adalah hal yang menarik yang harus dimiliki setiap orang, setidaknya sebagai pedoman hidup dan sebagai pegangan ketika manusia sedang mengalami masa paling rendah dalam hidup. Kadang penolong manusia itu bukan manusia lain tapi agama dan keyakinan mereka terhadap tuhan yang maha Esa.
Tujuan belajar agama adalah bukan untuk kita menjadi manusia beriman saja. Secara garis besar agama mengajarkan bagaimana kita menjalani hidup dan membuat bekal sebelum kematian. Artinya tujuan agama adalah bukan tentang bagaimana kita mencapai goal dalam hidup yaitu kematian dalam agama islam adalah kematian yang husnul khatimah atau meninggal dalam keadan yang baik. Tujuan belajar agama juga bukan tentang bagaimana akhirnya kita bisa masuk ke surga atau neraka bahkan lebih luas lagi, dalam agama islam. Agama mengajarkan tentang toleransi, bagaimana manusia sebelum zaman kita hidup, penciptaan alam semesta, dan beberapa hal yang memang diluar nalar manusia seperti firman Allah SWT dalam QS. Ar Rahman ayat 37 :
yang artinya : Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
Ayat ini menerangkan bahwa apabila datang hari Kiamat, terbelahlah langit dan warnanya menjadi merah mawar seperti kilapan minyak. Maka rusaklah peraturan-peraturan alam dan bertebaranlah bintang-bintang serta segala apa-apa yang ada di langit, pindah dari tempatnya karena dahsyatnya hari itu. Dalam ayat-ayat lain Allah berfirman dalam Qs. Al Infithar ayat 1-2 :
yang artinya : Apabila langit terbelah, dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan (Qs. Al Infithar ayat 1-2)
Artinya : Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh. (Qs Al Insyiqaq : 1-2).
Artinya : Dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi rapuh. (Al Haqqah : 16)
Hal seperti ini merupakan contoh mengapa belajar agama itu penting, karena agama bukan tentang menjalani kehidupan tapi tentang berbagai macam hal yang ada diluar nalar manusia, sains dan berbagai ilmu sosial secara tidak langsung juga ada dan dipelajari di dalam sebuah agama terutama agama islam.
Setelah mengetahui itu anda paham kan mengapa belajar agama itu penting? Jika anda paham lantas mana pilihan anda belajar agama di madrasah, sekolah atau pesantren? Belajar agama di sekolah anda bisa mendapatkan pelajaran agama secara dasar tidak akan terlalu mendalam jika memang ada sekolah biasa yang mengajarkan hafalan Al Quran juga paling hanya 1 hingga 2 juz saja. Belajar agama di madrasah merupakan hal yang lebih baik daripada belajar agama di sekolah formal karena selain anda belajar dengan mereka ustadz yang sudah ahli dibidang agama anda juga akan disalurkan dengan beberapa tambahan pelajaran dari fiqih, kitab dan tahfidz. Pilihan yang paling bijaksana adalah jika anda belajar agama di pesantren.

Adapun keuntungan belajar agama di pesantren adalah :
Hal paling utama adalah anda mendapatkan sertifikat sebagai seorang santri yang memiliki pengalaman di pesantren. Di Al Masoem santri yang mesantren akan mendapatkan 2 raport, yaitu raport sekolah formal dan raport pesantren yang artinya kedua raport tersebut bisa anda gunakan sesuai dengan kebutuhan anda di masa depan.
2. Lebih teratur soal waktu pendidikan agama
Keuntungan belajar agama di pesantren adalah anda bisa mendapatkan waktu yang lebih banyak dan lebih teratur. karena terjadwal dengan baik tidak seperti sekolah formal biasa yang hanya beberapa jam saja kadang seminggu hanya 1 jam pelajaran agama saja.
3. Belajar dari ahlinya langsung
Hal yang paling penting adalah anda bisa belajar dari ahlinya langsung. Bukan berarti yang di sekolah formal dan madrasah tidak ahli ya, tapi di pesantren anda lebih bisa memahami agama dengan metode metode yang belum pernah anda dapatkan di tempat lain. Anda tertarik nyantri?