Siapa yang memiliki cita cita ingin menjadi seorang dokter gigi? Menjadi dokter gigi itu tidaklah mudah, membutuhkan kerja keras dan ambisi yang tiada henti. Itulah ungkap dari Septiana Puspa Dewi, Alumni Al Masoem yang Sukses Menjadi Dokter Gigi setelah diterima melalui jalur SNMPTN ke fakultas kedokteran gigi UNPAD dan saat ini bekerja sebagai seorang dokter gigi di RSUD Kota Bandung (Ujung Berung). Selain membutuhkan kerja keras dan ambisi yang tiada henti, Drg. Septiana Puspa Dewi juga mengungkapkan beberapa tips agar anda bisa diterima di fakultas kedokteran gigi, diantaranya adalah :
- Pahami persyaratan: Pastikan Anda memahami persyaratan yang diperlukan untuk mendaftar ke fakultas kedokteran gigi. Biasanya, ini termasuk kelulusan sekolah menengah atas dengan mata pelajaran tertentu dan hasil ujian masuk yang baik. Persyaratan sendiri setiap universitas itu berbeda beda, maka penting bagi kamu untuk bisa membaca dan memahami persyaratan yang ada, tapi di era modern ini jauh lebih mudah karena kita bisa mengakses website dari perguruan tinggi yang akan kita tuju, jadi tidak serepot dulu.
- Vokasi dalam kedokteran gigi: Tunjukkan minat Anda yang kuat dalam kedokteran gigi. Ambil bagian dalam kegiatan yang berkaitan dengan bidang tersebut, seperti praktek kerja di klinik gigi, mengikuti program pengabdian masyarakat yang berhubungan dengan kesehatan gigi, atau menjadi anggota klub kedokteran gigi di sekolah Anda. Biasanya pengabdian masyarakat juga selalu dilaksanakan oleh mahasiswa mahasiswa dari fakultas kedokteran gigi ke setiap sekolah, jika sekolah anda adalah sekolah yang beruntung, anda bisa ikut serta dalam vokasi tersebut setidaknya menjadi relawan untuk ikut serta dan mencari tahu lebih dalam kepada kakak yang sudah senior.
- Pelajari ujian masuk: Persiapkan diri dengan baik untuk ujian masuk ke fakultas kedokteran gigi. Pelajari format dan materi ujian, dan berlatih dengan soal-soal ujian sebelumnya. Banyak universitas atau institusi pendidikan menawarkan bimbingan khusus atau kursus persiapan ujian yang dapat membantu Anda. JIka anda menargetkan untuk bisa masuk dan diterima di fakultas kedokteran gigi jalur SNBP, maka penting untuk menjaga nilai anda dari sejak semester pertama.
- Nilai akademik yang baik: Upayakan untuk mencapai hasil akademik yang baik, terutama dalam mata pelajaran ilmu pasti seperti biologi, kimia, dan fisika. Bekerja keraslah dalam studi Anda dan berusaha mendapatkan nilai yang tinggi dan usahakan rata rata terendah dari semua nilai MIPA anda tidak kurang dari 80 bahkan jauh lebih bagus jika bisa lebih dari 80.
- Rekomendasi yang baik: Mintalah surat rekomendasi dari guru atau dosen yang dapat memberikan gambaran positif tentang kemampuan akademik dan kecocokan Anda untuk studi kedokteran gigi. Pastikan untuk memilih orang-orang yang benar-benar mengenal Anda dan dapat memberikan rekomendasi yang kuat.
- Pengalaman kerja atau relawan: Upayakan untuk mendapatkan pengalaman kerja atau relawan di bidang kesehatan gigi. Ini dapat memberikan Anda wawasan praktis tentang profesi ini dan menunjukkan komitmen Anda terhadap karier dalam kedokteran gigi.
- Persiapkan wawancara: Beberapa universitas mungkin mengadakan wawancara sebagai bagian dari proses seleksi. Persiapkan diri dengan membaca tentang topik-topik yang relevan dalam kedokteran gigi, berlatih menjawab pertanyaan wawancara, dan berusaha menunjukkan motivasi, kepribadian, dan kemampuan komunikasi yang baik.
- Portofolio yang kuat: Jika memungkinkan, buatlah portofolio yang menyoroti prestasi akademik, pengalaman kerja atau relawan, partisipasi dalam penelitian, dan kegiatan ekstrakurikuler yang relevan dengan kedokteran gigi.
- Buatlah essay yang menonjol: Saat mendaftar, seringkali Anda diminta untuk menulis essay atau surat motivasi. Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan minat dan komitmen Anda dalam kedokteran gigi serta alasan Anda memilih profesi ini.
- Bersiaplah secara fisik dan mental: Proses mendaftar ke fakultas kedokteran gigi mungkin panjang dan menantang. Pastikan Anda menjaga kesehatan fisik dan mental Anda dengan tidur yang cukup, makan dengan baik, berolahraga, dan mencari dukungan dari keluarga dan teman-teman.
Selain 10 tips itu ada juga 3 tips tambahan yang harus anda laksanakan seperti :
- Usahakan adanya dukungan dari orang tua,
Karena restu orang tua adalah segalanya. Penting bagi kita juga untuk meminta restu kepada orang tua, “Saya dulu ingin masuk ke ITB, tapi orang tua merestui ke UNPAD untuk mengambil jurusan Fakultas kedokteran, hingga akhirnya saya mencoba mengikuti jejak orang tua yang memang keduanya merupakan seorang perawat, dan alhamdulilah saya diterima di UNPAD fakultas kedokteran gigi jalur SNMPTN” ungkapnya.
- Lebih mudah jika memiliki orang tua yang mendukung
Ini tidak semua memilikinya, tapi begitulah hidup peranan orang tua kadang menjadi salah satu hal yang dapat membuka langkah awal kita menjadi lebih mudah. Peranan orang tua yang mendukung juga bisa menjadi support system bagi kita untuk bisa kembali mencharge semangat kita ketika sedang down. Namanya manusia semangat itu tidak setiap hari muncul kadang ada hari dimana kita down dan malas dan peran orang tua ini yang penting untuk bisa membuat itu kembali bangkit.
- Jangan lupa berdoa dan berusaha
Hal yang paling penting adalah jangan lupa berdoa dan terus berdoa dan jangan lupa terus berusaha. Karena usaha tanpa doa adalah kesombongan, maka sebagai seorang muslim sudah sepantasnya kita untuk bisa terus berdoa sambil jangan lupa berusaha.
Jadi bagi anda sekalian, siswa siswi dan santri pesantren siswa Al Ma’soem, jangan pernah patah semangat untuk bisa mencapai apa yang anda inginkan dan apa yang anda impikan. Yang perlu diingat adalah “Gantungkan cita citamu setinggi angkasa, hingga jika kamu jatuh, kamu akan jatuh diantara bintang bintang” Artinya jika kita memiliki mimpi yang besar, jika kita gagal mencapainya kita tidak akan jatuh terlalu dalam, tapi kita tetap akan ada pada standar yang kita terapkan.

