Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Memilih sekolah menengah atas bukan hanya tentang mencari tempat untuk mendapatkan pendidikan akademik. Bagi sebagian orang tua, sekolah juga menjadi lingkungan penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta nilai keagamaan anak. Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian dalam memilih sekolah untuk tahun ajaran baru, termasuk bagi calon peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan pada Tahun Ajaran 2027–2028.
SMA Al Ma’soem hadir dengan konsep Full Day & Boarding School. Konsep tersebut menjadi bagian dari identitas program pendidikan SMA Al Ma’soem dalam penerimaan peserta didik Tahun Ajaran 2027–2028. Di dalamnya terdapat pilihan pendidikan sekolah reguler dan fasilitas boarding yang memungkinkan siswa mendapatkan pengalaman pendidikan yang lebih terintegrasi antara kegiatan akademik, keagamaan, pengembangan diri, dan kehidupan di lingkungan pesantren.
Lalu, mengapa SMA Al Ma’soem disebut sebagai Full Day & Boarding School? Berikut penjelasan berdasarkan program yang ditawarkan untuk Tahun Ajaran 2027–2028.
Istilah Full Day & Boarding School pada SMA Al Ma’soem menunjukkan adanya dua pilihan yang dapat menjadi bagian dari sistem pendidikan sekolah, yaitu pendidikan sekolah reguler dengan aktivitas pembelajaran yang terstruktur serta pilihan boarding bagi siswa yang mengikuti kehidupan pesantren.
Program SMA Al Ma’soem sendiri mencantumkan sejumlah program pendidikan, di antaranya Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher, serta beasiswa akademik dan nonakademik. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya diarahkan pada kegiatan pembelajaran di kelas, tetapi juga pengembangan kemampuan siswa melalui berbagai program yang tersedia.
Sementara itu, pilihan boarding memberikan lingkungan tempat tinggal bagi siswa yang ingin mengikuti pendidikan sekaligus pembelajaran pesantren. Materi pesantren yang tercantum dalam informasi SMA Al Ma’soem meliputi Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.
Artinya, konsep Full Day & Boarding School tidak hanya berkaitan dengan durasi aktivitas siswa, tetapi juga memberikan pilihan lingkungan pendidikan yang memadukan pendidikan sekolah dengan pembelajaran pesantren.
Sebagai jenjang pendidikan SMA, pembelajaran akademik tetap menjadi bagian utama. Dalam program Tahun Ajaran 2027–2028, SMA Al Ma’soem menggunakan Kurikulum Merdeka dan menawarkan Kelas Internasional serta Program Sukses PTN. Terdapat pula Kelas Interaktif dan Native Teacher yang tercantum sebagai bagian dari program sekolah.
Kehadiran program tersebut menunjukkan bahwa siswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan diri untuk jenjang pendidikan berikutnya. Program Sukses PTN, misalnya, menjadi salah satu program yang secara khusus tercantum dalam materi pendaftaran SMA Al Ma’soem 2027–2028.
Selain pembelajaran akademik, SMA Al Ma’soem juga mencantumkan kegiatan ekstrakurikuler yang variatif. Siswa diwajibkan memilih minimal satu ekstrakurikuler. Kegiatan olahraga juga disebutkan dilakukan secara langsung melalui praktik.
Dengan demikian, kegiatan sekolah tidak hanya berorientasi pada pembelajaran teori, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan kemampuan di luar pelajaran utama.
Salah satu ciri yang menonjol dari program SMA Al Ma’soem adalah adanya integrasi pendidikan akademik dengan pembinaan keagamaan.
Program Tahfidz & Ibadah mencakup program Tahfidz minimal 3 juz, shalat wajib berjamaah, dan Dhuha bersama. Sekolah juga mencantumkan sejumlah bentuk penghargaan seperti Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur’an, serta bebas DOP bagi siswa berprestasi.
Program tersebut menjadi salah satu alasan mengapa konsep pendidikan SMA Al Ma’soem tidak hanya berfokus pada aspek akademik. Pendidikan karakter dan keagamaan ditempatkan sebagai bagian dari aktivitas siswa selama mengikuti pendidikan.
Hal tersebut juga sejalan dengan nilai yang ingin dibentuk sekolah, yaitu generasi CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER. CAGEUR dimaknai sebagai takwa, disiplin, dan tangguh; BAGEUR sebagai akhlak, jujur, dan manfaat; sedangkan PINTER sebagai cerdas, adaptif, dan mandiri.
Bagi siswa yang memilih program boarding, pengalaman pendidikan tidak berhenti setelah kegiatan sekolah selesai. Mereka dapat melanjutkan aktivitas di lingkungan pesantren yang telah disediakan.
SMA Al Ma’soem menyediakan pondok putra dan putri secara terpisah. Kapasitas kamar tercantum untuk 4–6 orang dan setiap kamar dilengkapi kamar mandi di dalam. Fasilitas boarding lainnya mencakup laundry dan catering, aula dan ruang tunggu, keamanan 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, serta fasilitas olahraga.
Fasilitas tersebut menjadi bagian penting dari konsep boarding karena siswa tidak hanya membutuhkan ruang belajar, tetapi juga lingkungan tempat tinggal yang mendukung aktivitas sehari-hari.
Dengan adanya fasilitas tersebut, pilihan boarding dapat menjadi alternatif bagi orang tua yang menginginkan anak mengikuti pendidikan sekaligus tinggal dalam lingkungan pendidikan yang terintegrasi.
Konsep Full Day & Boarding School juga berkaitan dengan pembentukan karakter siswa. Dalam informasi SMA Al Ma’soem, terdapat Tes Kemandirian & Tes Bidang Keagamaan sebagai salah satu bagian dari program yang khusus ditawarkan.
Kehidupan boarding memberikan ruang bagi siswa untuk menjalani berbagai aktivitas secara lebih mandiri. Siswa berada dalam lingkungan pendidikan yang memiliki aturan dan kegiatan terstruktur sehingga pembiasaan disiplin dapat menjadi bagian dari keseharian.
Sekolah juga menerapkan sistem poin sebagai bentuk penanganan pelanggaran dan secara tegas mencantumkan bahwa tidak ada sanksi fisik. Beberapa pelanggaran tertentu seperti narkoba, asusila, mencontek, kriminal, dan pemukul pertama disebut mendapatkan sanksi langsung tanpa tahapan.
Hal tersebut memperlihatkan bahwa pembentukan karakter dan kedisiplinan menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang ditawarkan.
Untuk mendukung konsep Full Day & Boarding School, SMA Al Ma’soem menyediakan berbagai fasilitas. Fasilitas yang tercantum dalam materi pendaftaran antara lain masjid, dome, ruang konselor, ruang seminar, ruang multimedia, kantin representatif, minimarket, lapang panahan, WiFi, CCTV, studio mini dan podcast, reading corner, sarana olahraga, laboratorium komputer, biologi, fisika, kimia dan bahasa, serta klinik.
Keberadaan berbagai fasilitas tersebut mendukung kegiatan siswa dalam berbagai aspek. Laboratorium dapat menunjang kegiatan pembelajaran, ruang multimedia dan studio dapat mendukung aktivitas kreatif, sedangkan sarana olahraga memberikan ruang untuk kegiatan fisik.
Di sisi lain, keberadaan masjid dan fasilitas pesantren mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan yang menjadi bagian dari program sekolah.
Salah satu pembeda utama pilihan boarding adalah adanya pembelajaran pesantren. Materinya mencakup Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.
Dengan adanya pembelajaran tersebut, siswa yang mengikuti boarding memperoleh lingkungan pendidikan yang menggabungkan kegiatan sekolah dengan pembelajaran keagamaan.
Hal ini membuat konsep Full Day & Boarding School SMA Al Ma’soem memiliki cakupan pendidikan yang lebih luas. Siswa tidak hanya menjalani kegiatan akademik, tetapi juga mendapatkan pembinaan keagamaan dan kesempatan untuk mengembangkan kemandirian dalam lingkungan boarding.
Bagi calon siswa dan orang tua yang sedang mempersiapkan pendaftaran Tahun Ajaran 2027–2028, SMA Al Ma’soem mencantumkan beberapa gelombang pendaftaran. Gelombang pertama dimulai pada 1 Agustus 2026 dengan keringanan DPP sebesar 20%. Selanjutnya, Gelombang 2 pada Oktober 2026 mendapatkan keringanan DPP 15%, Gelombang 3 pada Januari 2027 sebesar 10%, dan Gelombang 4 pada April 2027 sebesar 5%.
Proses tes masuk mencakup psikotes, Tes Potensi Akademik, Tes Baca Al Qur’an, Tes Bahasa Inggris, dan wawancara. Persyaratan administrasinya antara lain fotokopi akta lahir, fotokopi kartu keluarga, kartu pelajar untuk alumni, serta fotokopi rapor SMP.
Untuk pilihan boarding, materi pendaftaran juga mencantumkan biaya tambahan yang terdiri atas registrasi, ta’aruf, Mushaf Al Qur’an, Dana Fasilitas Tahunan (DAFT), Dana Pengembangan Pendidikan (DPP), dan biaya bulanan. Informasi tersebut tercantum secara terpisah dari biaya sekolah reguler.
Jadi, mengapa SMA Al Ma’soem disebut Full Day & Boarding School dalam pendaftaran Tahun Ajaran 2027–2028? Karena SMA Al Ma’soem menyediakan konsep pendidikan yang mencakup kegiatan sekolah serta pilihan boarding dengan lingkungan pesantren.
Di sisi akademik, siswa mendapatkan pembelajaran berdasarkan Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, dan berbagai kegiatan pengembangan diri. Di sisi karakter dan keagamaan, terdapat program Tahfidz, ibadah berjamaah, pembelajaran pesantren, serta pembinaan nilai CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER.
Sementara bagi siswa yang memilih boarding, tersedia pondok putra dan putri terpisah dengan fasilitas pendukung serta pembelajaran pesantren yang meliputi Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.
Dengan kombinasi tersebut, istilah Full Day & Boarding School menggambarkan pilihan dan lingkungan pendidikan yang ditawarkan SMA Al Ma’soem kepada calon siswa pada Tahun Ajaran 2027–2028: pendidikan akademik, pengembangan diri, pembinaan karakter, dan pendidikan keagamaan yang berjalan dalam satu lingkungan pendidikan.