Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Memasuki jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan salah satu tahap penting dalam perjalanan pendidikan seorang siswa. Setelah menyelesaikan pendidikan SMP, siswa akan menghadapi lingkungan belajar yang lebih kompleks, tuntutan akademik yang semakin berkembang, serta kebutuhan untuk menjadi lebih mandiri. Karena itu, memilih sekolah lanjutan bukan hanya tentang mencari tempat untuk belajar mata pelajaran, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana sekolah dapat membantu siswa mempersiapkan diri secara akademik, karakter, keagamaan, dan kemandirian.
Salah satu pilihan pendidikan yang menawarkan pendekatan tersebut adalah SMA Al Ma’soem. Untuk Tahun Ajaran 2027–2028, SMA Al Ma’soem memperkenalkan diri sebagai Full Day & Boarding School dengan berbagai program yang memadukan pendidikan akademik, pembentukan karakter, kegiatan keagamaan, serta pengembangan kemandirian siswa. Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi yang memiliki karakter CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER, yaitu takwa, disiplin dan tangguh; berakhlak, jujur dan bermanfaat; serta cerdas, adaptif dan mandiri.
Istilah Full Day & Boarding School menunjukkan bahwa SMA Al Ma’soem menyediakan dua pilihan pola pendidikan, yaitu sekolah reguler dengan kegiatan pendidikan sepanjang hari dan pilihan boarding bagi siswa yang ingin tinggal di lingkungan pesantren. Konsep ini memungkinkan pendidikan siswa tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui berbagai aktivitas yang mendukung perkembangan karakter dan keterampilan kehidupan sehari-hari.
Dalam program SMA Al Ma’soem, sekolah menawarkan sejumlah program seperti Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher, serta beasiswa akademik dan nonakademik. Dengan demikian, persiapan menuju jenjang SMA dapat diarahkan tidak hanya pada kemampuan mengikuti pembelajaran, tetapi juga pada pengembangan potensi siswa.
Konsep ini juga memiliki kesinambungan dengan program pendidikan SMP Al Ma’soem. Pada jenjang SMP, Al Ma’soem juga menggunakan konsep Full Day & Boarding School dengan Kurikulum Holistik, Kelas Internasional, Program Tahfidz, kokurikuler, peminatan olimpiade, serta beasiswa akademik dan nonakademik. Artinya, siswa yang sebelumnya mengikuti pola pendidikan tersebut dapat menemukan kesinambungan ketika melanjutkan ke jenjang SMA.
Salah satu alasan konsep Full Day & Boarding School relevan untuk persiapan masuk SMA adalah adanya kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman pendidikan yang lebih menyeluruh.
SMA Al Ma’soem tidak hanya mencantumkan pembelajaran akademik sebagai bagian dari programnya, tetapi juga memasukkan pendidikan karakter dan keagamaan. Sekolah memiliki program Tahfidz minimal 3 juz, shalat wajib berjamaah, dan Dhuha bersama. Selain itu, tersedia penghargaan seperti Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur’an, serta bebas DOP bagi siswa berprestasi.
Pendekatan seperti ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kebiasaan positif secara lebih konsisten. Bagi calon siswa SMA, pembiasaan tersebut dapat menjadi bagian dari proses adaptasi menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Peralihan dari SMP ke SMA sering kali membuat siswa harus menghadapi tuntutan untuk menjadi lebih mandiri. Mereka mulai dituntut mengatur waktu belajar, mengikuti kegiatan sekolah, menyelesaikan tanggung jawab, serta mengambil keputusan dalam berbagai situasi.
Program boarding dapat menjadi salah satu lingkungan yang mendukung proses tersebut. Di SMA Al Ma’soem, fasilitas pesantren mencakup pondok putra dan putri yang terpisah, kamar berkapasitas 4–6 orang dengan kamar mandi di dalam, laundry dan catering, aula, ruang tunggu, keamanan 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, serta fasilitas olahraga.
Lingkungan tersebut membuat siswa tidak hanya mengikuti kegiatan pembelajaran formal, tetapi juga menjalani kehidupan yang teratur di lingkungan pendidikan. Dalam konteks persiapan masuk SMA, pengalaman seperti ini dapat membantu siswa mengenal tanggung jawab dan rutinitas secara lebih terstruktur.
Salah satu karakteristik program boarding SMA Al Ma’soem adalah adanya pembelajaran pesantren. Materi yang tercantum meliputi Al-Qur’an Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.
Dengan adanya pembelajaran tersebut, pendidikan agama tidak hanya ditempatkan sebagai materi tambahan, tetapi menjadi bagian dari lingkungan pendidikan siswa. Hal ini sejalan dengan tujuan sekolah untuk membentuk generasi yang CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER.
Konsep tersebut juga sudah terlihat pada jenjang SMP Al Ma’soem. Program SMP mencantumkan Tahfidz minimal 3 juz, shalat wajib berjamaah, dan Dhuha bersama, serta pembelajaran pesantren yang meliputi Al-Qur’an Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.
Karena itu, bagi siswa yang melanjutkan pendidikan dari SMP Al Ma’soem ke SMA Al Ma’soem, terdapat kesinambungan dalam pola pembinaan keagamaan.
Full Day School tidak berarti siswa hanya menghabiskan waktu lebih lama untuk belajar teori. SMA Al Ma’soem mencantumkan bahwa tidak ada jam kosong dan kegiatan tambahan dapat berupa wisata, kunjungan ilmiah, serta kegiatan lainnya. Sekolah juga menyediakan ekstrakurikuler yang variatif dan siswa diwajibkan memilih minimal satu ekstrakurikuler.
Berbagai fasilitas sekolah juga mendukung kegiatan tersebut, antara lain masjid, dome, ruang konselor, ruang seminar, ruang multimedia, kantin, minimarket, lapang panahan, Wi-Fi, CCTV, studio mini dan podcast, reading corner, sarana olahraga, laboratorium komputer, biologi, fisika, kimia dan bahasa, serta klinik.
Dengan lingkungan yang memiliki beragam fasilitas, kegiatan siswa dapat mencakup berbagai bentuk aktivitas sesuai dengan kebutuhan pendidikan dan pengembangan minat.
SMA merupakan jenjang yang semakin dekat dengan pilihan pendidikan setelah sekolah menengah. Karena itu, kemampuan akademik menjadi salah satu bagian penting dalam proses pendidikan.
SMA Al Ma’soem secara khusus mencantumkan Program Sukses PTN sebagai salah satu program sekolah. Selain itu, terdapat Kelas Internasional, Kelas Interaktif, dan Native Teacher.
Program tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di SMA Al Ma’soem tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan pendidikan menengah, tetapi juga memberikan perhatian terhadap persiapan siswa menghadapi tahap pendidikan berikutnya.
Konsep Full Day & Boarding School juga berkaitan dengan pembentukan kebiasaan dan disiplin. SMA Al Ma’soem membawa nilai “Unggul Dalam Prestasi, Berakhlakul Karimah dan Berdisiplin” serta membentuk generasi yang CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER.
Dalam penerapannya, sekolah mencantumkan sistem sanksi berbasis poin dan tidak menggunakan sanksi fisik. Beberapa pelanggaran tertentu, seperti narkoba, asusila, mencontek, kriminal, dan pemukul pertama, disebut mendapatkan sanksi tanpa tahapan.
Sistem tersebut menjadi bagian dari tata kelola kedisiplinan sekolah sekaligus memberikan batasan perilaku yang harus dipahami siswa ketika berada di lingkungan pendidikan.
Menjadi siswa SMA Al Ma’soem juga diawali dengan proses penerimaan siswa baru. Untuk Tahun Ajaran 2027–2028, tes masuk yang tercantum meliputi Psikotes, Tes Potensi Akademik, Tes Baca Al-Qur’an, Tes Bahasa Inggris, dan Wawancara.
Persyaratan administrasinya meliputi fotokopi akta lahir, kartu keluarga, kartu pelajar untuk alumni, serta fotokopi rapor SMP.
Rangkaian tersebut memberikan gambaran bahwa calon siswa dipersiapkan dan dikenalkan sejak awal dengan beberapa aspek yang akan menjadi bagian dari lingkungan pendidikan SMA Al Ma’soem.
Salah satu hal yang membedakan istilah Full Day & Boarding School adalah tersedianya pilihan bagi siswa dan orang tua. SMA Al Ma’soem menyediakan biaya sekolah reguler serta biaya tambahan untuk program boarding. Untuk Tahun Ajaran 2027–2028, informasi dalam brosur juga mencantumkan beberapa gelombang pendaftaran dengan keringanan DPP, mulai dari 20 persen pada Gelombang 1 hingga 5 persen pada Gelombang 4.
Dengan adanya dua pilihan tersebut, keluarga dapat mempertimbangkan pola pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, apakah mengikuti program sekolah reguler atau memilih lingkungan boarding.
SMA Al Ma’soem disebut Full Day & Boarding School karena konsep pendidikannya mencakup pembelajaran sekolah sekaligus pilihan tinggal di lingkungan boarding dengan pembinaan pesantren. Pendidikan yang ditawarkan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mencakup tahfidz, ibadah, karakter, kedisiplinan, kemandirian, ekstrakurikuler, serta persiapan menuju perguruan tinggi.
Konsep tersebut juga memiliki kesinambungan dengan pendidikan SMP Al Ma’soem yang menerapkan Kurikulum Holistik, program tahfidz, kokurikuler, peminatan olimpiade, serta pembinaan karakter CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER.
Dengan demikian, bagi calon siswa yang sedang mempersiapkan diri masuk SMA, konsep Full Day & Boarding School di SMA Al Ma’soem menawarkan lingkungan pendidikan yang menggabungkan kegiatan akademik, pembinaan keagamaan, pengembangan karakter, aktivitas siswa, dan kehidupan boarding dalam satu sistem pendidikan. Untuk informasi pendaftaran Tahun Ajaran 2027–2028, brosur mencantumkan Kampus Al Ma’soem di Jln. Raya Cipacing No. 22, Jatinangor-Sumedang.