Santri sholat

Apa Saja Kegiatan SMA Al Ma’soem?

Memilih sekolah menengah atas bukan hanya tentang melihat program pembelajaran di dalam kelas. Kegiatan yang dilakukan siswa di luar pembelajaran juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, kemandirian, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, hingga keterampilan sosial. SMA Al Ma’soem hadir sebagai Full Day & Boarding School yang menggabungkan pendidikan akademik, keagamaan, pembentukan karakter, serta berbagai kegiatan pengembangan minat dan bakat siswa.

Pada Tahun Ajaran 2027–2028, SMA Al Ma’soem menawarkan sejumlah program yang mendukung visi untuk membentuk generasi yang CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER. CAGEUR berarti takwa, disiplin, dan tangguh; BAGEUR berarti memiliki akhlak, jujur, dan memberikan manfaat; sedangkan PINTER berarti cerdas, adaptif, dan mandiri.

Lantas, apa saja kegiatan yang dapat diikuti siswa SMA Al Ma’soem? Berikut penjelasannya.

1. Kegiatan Tahfidz dan Ibadah

Salah satu kegiatan utama di SMA Al Ma’soem adalah kegiatan yang berkaitan dengan tahfidz dan ibadah. Program ini menjadi bagian dari pembentukan karakter religius siswa. Dalam program tersebut, siswa memiliki target Tahfidz minimal 3 juz.

Selain menghafal Al-Qur’an, kegiatan keagamaan juga mencakup pelaksanaan shalat wajib berjamaah dan Dhuha bersama. Dengan adanya kegiatan tersebut, pembiasaan ibadah tidak hanya diberikan melalui teori, tetapi juga dilakukan dalam aktivitas sehari-hari siswa.

SMA Al Ma’soem juga menyediakan berbagai bentuk penghargaan yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan dan prestasi siswa. Di antaranya adalah Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur’an, serta kesempatan mendapatkan bebas DOP bagi siswa berprestasi.

2. Pembelajaran Pesantren

Bagi siswa yang mengikuti program boarding, kegiatan pendidikan tidak berhenti pada pembelajaran umum. Terdapat pula pembelajaran pesantren yang menjadi bagian dari aktivitas siswa.

Materi pembelajaran pesantren di SMA Al Ma’soem meliputi Al-Qur’an dan Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, serta Bahasa Arab. Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk memperdalam pengetahuan keislaman sekaligus mendukung pembentukan akhlak dan kebiasaan positif.

Program ini juga menjadi salah satu pembeda bagi siswa boarding karena kegiatan pendidikan berlangsung secara lebih terintegrasi antara pembelajaran sekolah dan pembelajaran pesantren.

3. Kegiatan Ekstrakurikuler

SMA Al Ma’soem juga menyediakan ekstrakurikuler yang variatif untuk memberikan kesempatan kepada siswa mengembangkan minat dan bakat. Setiap siswa diwajibkan memilih minimal satu kegiatan ekstrakurikuler.

Melalui ekstrakurikuler, siswa dapat memiliki pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di kelas. Kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas, serta kemampuan berorganisasi sesuai dengan bidang yang diminati.

Kegiatan ekstrakurikuler juga melengkapi proses pendidikan agar siswa tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi lainnya.

4. Kegiatan Olahraga

Olahraga juga menjadi bagian dari kegiatan siswa SMA Al Ma’soem. Dalam program sekolah disebutkan bahwa pelajaran olahraga dilaksanakan secara langsung melalui praktik. Artinya, kegiatan olahraga tidak hanya dilakukan dalam bentuk pembelajaran teori, tetapi siswa memperoleh pengalaman praktik secara langsung.

Untuk mendukung aktivitas tersebut, SMA Al Ma’soem memiliki sarana olahraga yang dapat digunakan siswa. Fasilitas yang tercantum dalam materi sekolah antara lain sarana olahraga dan lapang panahan.

Kegiatan olahraga dapat menjadi bagian dari aktivitas siswa untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun kedisiplinan dan sportivitas.

5. Wisata dan Kunjungan Ilmiah

Kegiatan siswa SMA Al Ma’soem tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah. Materi sekolah menyebutkan adanya kegiatan tambahan seperti wisata dan kunjungan ilmiah. Kegiatan tambahan tersebut bersifat sukarela.

Wisata dan kunjungan ilmiah dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena siswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung lingkungan atau objek yang berkaitan dengan pengalaman mereka. Dengan demikian, kegiatan sekolah dapat menjadi lebih beragam dan tidak hanya berpusat pada aktivitas pembelajaran di ruang kelas.

6. Kegiatan Pembiasaan dan Kemandirian

SMA Al Ma’soem juga memiliki perhatian terhadap pembentukan karakter siswa. Salah satu kegiatan yang disebutkan adalah Tes Kemandirian dan Tes Bidang Keagamaan.

Selain itu, konsep pendidikan SMA Al Ma’soem diarahkan untuk membentuk generasi yang CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER. Ketiga nilai tersebut menjadi gambaran karakter yang ingin dikembangkan, yaitu siswa yang takwa, disiplin, tangguh, berakhlak, jujur, bermanfaat, cerdas, adaptif, dan mandiri.

Bagi siswa boarding, kegiatan sehari-hari juga berlangsung dalam lingkungan pesantren dengan fasilitas yang mendukung aktivitas santri. Pondok putra dan putri dipisahkan, dengan kapasitas kamar 4–6 orang dan kamar mandi di dalam. Tersedia pula fasilitas seperti laundry, catering, aula, keamanan 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, dan fasilitas olahraga.

7. Kegiatan Akademik dan Kelas Interaktif

Selain berbagai kegiatan pengembangan diri, SMA Al Ma’soem tetap memberikan perhatian pada kegiatan akademik. Program sekolah untuk Tahun Ajaran 2027–2028 mencantumkan Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, serta Native Teacher. Sekolah juga menyediakan beasiswa akademik dan nonakademik.

Dengan adanya berbagai program tersebut, aktivitas siswa dapat mencakup kegiatan pembelajaran reguler sekaligus program yang mendukung persiapan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kegiatan akademik juga didukung oleh berbagai fasilitas pembelajaran. SMA Al Ma’soem memiliki laboratorium komputer, biologi, fisika, kimia, dan bahasa. Selain itu tersedia ruang multimedia, ruang seminar, ruang konselor, reading corner, studio mini dan podcast, serta fasilitas lainnya.

8. Kegiatan di Lingkungan Boarding

Untuk siswa yang memilih program boarding, aktivitas pendidikan berlangsung dalam lingkungan yang menggabungkan sekolah dan pesantren. Selain mengikuti pembelajaran sekolah, siswa juga mengikuti kegiatan pesantren seperti Al-Qur’an dan Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.

Lingkungan boarding tersebut dilengkapi fasilitas yang mendukung kegiatan siswa, mulai dari pondok putra dan putri yang terpisah, kamar dengan kapasitas 4–6 orang, fasilitas laundry dan catering, aula, keamanan 24 jam, CCTV, internet, hingga fasilitas olahraga.

Dengan sistem tersebut, siswa dapat menjalani kegiatan pendidikan dan pembinaan dalam lingkungan yang terstruktur.

Jadi, kegiatan SMA Al Ma’soem tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik di kelas. Berdasarkan program yang tercantum dalam materi Tahun Ajaran 2027–2028, siswa dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti Tahfidz dan ibadah, pembelajaran pesantren, ekstrakurikuler, olahraga, wisata, kunjungan ilmiah, serta berbagai kegiatan pengembangan kemandirian dan karakter.

Bagi siswa boarding, kegiatan tersebut dilengkapi dengan pembelajaran pesantren yang mencakup Al-Qur’an dan Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab. Sementara itu, kegiatan akademik didukung oleh Kurikulum Merdeka, kelas internasional, program sukses PTN, kelas interaktif, dan Native Teacher.

Rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan tujuan pembentukan generasi CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER, yaitu generasi yang takwa, disiplin, tangguh, berakhlak, jujur, bermanfaat, cerdas, adaptif, dan mandiri. Dengan perpaduan kegiatan akademik, keagamaan, olahraga, ekstrakurikuler, dan aktivitas pengembangan diri, SMA Al Ma’soem memberikan ruang bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman pendidikan yang lebih beragam selama menjalani masa SMA.