Kekalahan Kaum Musryikin karena Memusuhi Allah dan Rasul-Nya

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

ذٰلِكَ  بِاَ نَّهُمْ  شَاۤ  قُّوا  اللّٰهَ  وَرَسُوْلَهٗ  ۚ وَمَنْ  يُّشَا قِقِ  اللّٰهَ  وَرَسُوْلَهٗ  فَاِ نَّ  اللّٰهَ  شَدِيْدُ  الْعِقَا بِ

“(Ketentuan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya; dan barang siapa menentang Allah dan Rasul-Nya, sungguh, Allah sangat keras siksa-Nya.” (QS. Al-Anfal 8: Ayat 13)

Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Allah menerangkan sebab-sebab kemenangan kaum Muslimin dan kekalahan kaum musyrikin, yaitu karena bantuan Allah yang diberikan kepada kaum Muslimin dalam menghadapi kaum musyrikin dan perjuangan mereka dilandasi kebenaran, yaitu menegakkan agama tauhid. Sedang kaum musyrikin menderita kekalahan karena mereka itu memusuhi Allah dan Rasul-Nya dan perjuangan mereka dilandasi kebathilan yaitu perjuangan-perjuangan mempertahankan berhala.

Allah SWT memberikan ancaman keras kepada siapa saja yang menentang Allah dan Rasul-Nya, baik menantang hukum-hukumnya atau mengingkari nikmat yang diberikan kepada mereka, bahwa Allah akan memberikan siksaan kepada mereka.

Permusuhan orang-orang musyrikin kepada Allah dan Rasul-Nya berupa tantangan mereka terhadap seruan Rasul pada saat menyampaikan dakwah Islamiyah. Pada waktu itu Rasulullah bukan hanya didustakan dan dihina, bahkan dia diusir dari negerinya sehingga beliau hijrah ke Medinah. Sedang mereka berpegang teguh kepada agama nenek moyang mereka, yaitu agama syirik dan pemujaan berhala. Setelah Nabi Muhammad saw berada di Medinah bersama para sahabatnya mereka berusaha melenyapkan kaum Muslimin dari muka bumi dan melenyapkan ajaran Islam. Maka pantaslah mereka diberi siksaan yang keras yaitu kekalahan mereka dalam Perang Badar dan siksaan Allah yang akan ditimpakan kepada mereka yaitu siksaan api neraka di akhirat nanti.

اَلَمْ  يَعْلَمُوْۤا  اَنَّهٗ  مَنْ  يُّحَا دِدِ  اللّٰهَ  وَرَسُوْلَهٗ  فَاَ نَّ  لَهٗ  نَا رَ  جَهَـنَّمَ  خَا لِدًا  فِيْهَا  ۗ ذٰلِكَ  الْخِزْ يُ  الْعَظِيْمُ

“Tidakkah mereka (orang munafik) mengetahui bahwa barang siapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Neraka Jahanamlah baginya, dia kekal di dalamnya. Itulah kehinaan yang besar.” (QS. At-Taubah 9: Ayat 63)

اِنَّ  الَّذِيْنَ  يُحَآ دُّوْنَ  اللّٰهَ  وَرَسُوْلَهٗۤ  اُولٰٓئِكَ  فِى  الْاَ ذَلِّيْنَ

“Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina.” (QS. Al-Mujadilah 58: Ayat 20)

ذٰلِكَ  بِاَ نَّهُمْ  شَآ قُّوا  اللّٰهَ  وَرَسُوْلَهٗ  ۚ وَمَنْ  يُّشَآ قِّ  اللّٰهَ  فَاِ نَّ  اللّٰهَ  شَدِيْدُ  الْعِقَا بِ

“Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa menentang Allah, maka sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.”(QS. Al-Hasyr 59: Ayat 4)

Hukuman bagi manusia yang menentang Allah dan rassulnya sangat berat, semoga kita tidak termasuk di dalamnya….

“Ya Allah, Tuhan yang Maha Kuasa, anugerahkanlah kepada kami kekuatan dan keteguhan hati untuk selalu taat dan patuh kepada-Mu dan Rasul-Mu. Bimbinglah kami untuk mengikuti petunjuk-Mu dengan penuh keikhlasan dan menjauhi segala larangan-Mu. Jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang konsisten dalam melaksanakan amal kebaikan dan senantiasa berada di jalan yang Engkau ridhoi. Ya Allah, berikanlah kami kemampuan untuk memahami ajaran Rasul-Mu dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kami selalu berada dalam lindungan dan bimbingan-Mu. Aamiin.”