Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
قَا لَ فَاِ نَّهَا مُحَرَّمَةٌ عَلَيْهِمْ اَرْبَعِيْنَ سَنَةً ۚ يَتِيْهُوْنَ فِى الْاَ رْضِ ۗ فَلَا تَأْسَ عَلَى الْقَوْمِ الْفٰسِقِيْنَ
“(Allah) berfirman, (Jika demikian), maka (negeri) itu terlarang buat mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan mengembara kebingungan di bumi. Maka, janganlah engkau (Musa) bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasik itu.” (QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 26)
Angka 40 yang sering ditemukan dalam al Quran. Allah SWT memutuskan bahwa tanah suci yang dijanjikan itu diharamkan bagi Bani Israil selama 40 tahun. Mereka tidak akan kembali ke Mesir tetapi akan berputar-putar saja di padang pasir Sinai selama 40 tahun. Empat puluh tahun adalah masa untuk pergantian generasi. Generasi Bani Israil yang dibawa oleh Musa keluar dari Mesir dengan perjuangan yang sangat berat itu tidak bisa lagi diharapkan untuk diajak berjuang.
Mental mereka lemah, kemauan tidak ada, tidak ada sama sekali semangat juang, sudah kembali sebelum pergi, sudah kalah sebelum berperang. Apa lagi yang dapat diharapkan dari kaum bermental lemah dan bermoral rendah seperti itu.
Oleh sebab itu, harus ditunggu pergantian generasi. Perjuangan akan diteruskan oleh generasi anak cucu mereka nanti. Itulah substansi dari Tiih (dikurung di Padang Pasir Sinai selama 40 tahun).
Hal yang sama juga bisa terjadi pada umat Islam sekarang ini, jika Allah SWT menilai generasi sekarang tidak bisa diharapkan lagi untuk memperjuangkan Islam maka akan terjadi pergantian generasi. Maka mulailah Bani Israil memasuki fase berputar-putar kebingungan di padang pasir Sinai.
Kesulitan demi kesulitan mulai menghampiri mereka. Panas dingin harus mereka hadapi dengan perlengkapan yang terbatas. Tatkala tidak tahan menghadapi panas yang begitu menyengat di padang pasir Sinai Allah SWT melindungi mereka dengan mengirim awan sehingga sinar matahari tidak langsung menyengat kepala mereka. Begitu juga tatkala mereka tidak lagi punya makanan, maka Allah SWT memberi mereka manna dan salwa.
وَظَلَّلۡنَا عَلَيۡكُمُ ٱلۡغَمَامَ وَأَنزَلۡنَا عَلَيۡكُمُ ٱلۡمَنَّ وَٱلسَّلۡوَىٰۖ كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡۚ وَمَا ظَلَمُونَا وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ ٥٧
“Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu “manna” dan “salwa”. Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu. Dan tidaklah mereka menganiaya Kami, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.” (Q.S. Al-Baqarah 2:57)
Angka 40 dianggap bertuah dalam masyarakat Islam dengan pertimbangan :
Pertama, dalam Al Quran diceritakan bahwa nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama pada usia 40. Usia tersebut dijadikan patokan sebagai awal masa kerasulan beliau. Angka ini menjadi landasan kematangan berpikir, kesempurnaan tindak dan tutur, kemapanan hati dan keberkahan segala usaha.
Kedua, Nabi Muhammad SAW menyendiri selama 40 hari dari Sayyidah Khadijah untuk beri’tikaf. Hingga datang buah dari surga yang nantinya menjadi asal dari kelahiran Sayyidah Fatimah Az-Zahra.
Ketiga, 40 sholat berjamaah tanpa terputus dan tanpa ketinggalan sholat berjamaah di Masjid Nabawi terbebas dari api neraka, Pelaksanaan arbain didasarkan pada hadits Nabi SAW dari Anas bin Malik, “Barang siapa shalat di masjidku (Nabi Muhammad SAW) 40 shalat tanpa ada yang ketinggalan, maka dia dicatat bebas dari neraka, keselamatan dari siksaan dan bebas dari kemunafikan” (HR Turmudzi).
Keempat, Taurat diturun kepada nabi Musa AS dalam 40 hari seperti diceritakan dalam QS. Al-A’raf:142, “Dan kami telah menjanjikan kepada Musa (memberikan Taurat) tiga puluh malam, dan Kami semparnakan malam itu dengan sepuluh (malam lagi), maka sempurnalah waktu ditentukan Tuhannya empat puluh malam. Dan Musa berkata pada saudaranya (yaitu) Harun, “Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah (dirimu dan kaummu), dan janganlah engkau mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan”.
Kelima, Allah menurunkan hujan selama 40 hari di jaman Nabi Nuh AS sebagai azab bagi orang – orang musyrik.
Keenam, Allah menyesatkan kaum Musa selama 40 tahun di padang pasir sebagai sanksi atas kekufuran mereka. (QS Al Maidah ayat 26).
Ketujuh, diriwayatkan orang yang minum khamr, atau makanan haram shalatnya dan ibadah lainnya tertolak selama 40 hari.
Kedelapan, kesaksian 40 orang mukmin untuk seseorang akan menjadi penyebab orang tersebut meraih ampunan Allah SWT.
Kesembilan, ibadah jumat bisa dianggap sah, kalau jamaahnya lebih dari 40 orang.
Kesepuluh, masa nifas perempuan yang baru melahirkan adalah 40 hari. Masa nifas merupakan masa atau periode setelah persalinan hingga 40 hari setelah persalinan. Masa nifas adalah periode di mana rahim membuang darah dan sisa- sisa jaringan ekstra setelah bayi dilahirkan selama masa persalinan.
Kesebelas, orang barat memiliki jargon Life begins at forty yang bermakna pada usia tersebut seseorang baru menjalani arti hidup yang sebenarnya dalam hal karir, keluarga, eksistensi di masyarakat, dan pencapaian lainnya. Mereka berpendapat patokan berhasil atau tidaknya seseorang dinilai pada saat ia berumur empat puluh.
Selain muslim, istilah umum yang sering ditemukan untuk angka 40;
Kedua belas, sebuah kata bijak yang saya temukan dalam sumber anonim, “Jika seseorang tidak mengalami perubahan pada usia empat puluh, maka sampai tua ia akan tetap seperti itu. Tidak akan berubah”. Jika ia pemalas, maka tetap akan pemalas sampai tua. Jika ia pemarah, ia akan tetap pemarah bahkan makin tua makin pemarah. Jadi ada anggapan jika seseorang belum dapat hidayah pada saat ia berumur empat puluh, diyakini sampai tua ia akan tetap keliru. Wallahu a’lam.
Ketiga belas, dalam keilmuan ternyata angka 40 juga sangat berarti, seperti dalam Matematika angka 40 disebut angka semi sempurna dengan beberapa alasan. Dalam ilmu alam ada suhu minus empat puluh, dimana dalam suhu ini derajat Fahrenheit sama dengan Celsius. Dalam ilmu Astronomi dikenal Object Messier M40 adalah suatu bintang ganda dengan magnitudo semu 9.0 pada konstelasi Ursa Mayor.
Keempat belas, angka 40 dikenal dalam Yudaisme yaitu dalam Alkitab Ibrani, 40 sering digunakan pada periode waktu, 40 hari atau 40 tahun, yang memisahkan “dua periode berbeda” (“two distinct epochs”). Dalam Kristen, Sebelum dicobai Iblis, Yesus berpuasa “empat puluh hari dan empat puluh malam” di Gurun Yudea. (Matius 4:2, Markus 1:13, Lukas 4:2), empat puluh hari merupakan periode dari Kebangkitan Yesus dari kematian sampai kenaikan-Nya ke sorga. (Kisah Para Rasul 1:3).
Kelima belas, sejumlah tradisi Rusia percaya bahwa roh orang mati masih bergentayangan di sekitar tempat kematiannya selama empat puluh hari.
Keenam belas, angka kematangan kandungan seorang perempuan juga pada angka 40 minggu. Jika melahirkan sebelum waktu tersebut dianggap prematur yang akan mengakibatkan gangguan pada tumbuh kembang bayi.
Semoga menjadi bahan evaluasi apakah stelah usia 40 tahun, menjadi lebih baik atau semakin jelek, semoga umur kita barokah, bertambah tambah usia semakin bertambah kebaikannya.