Tips Meningkatkan Percaya Diri Pada Anak Pemalu

3 September 2021 | Dibaca : 107x | Oleh : Mohamad Ramdan
Tips Meningkatkan Percaya Diri Pada Anak Pemalu

Seorang anak remaja memiliki beberapa karakter khas yaitu mencari jati diri melalui lingkungan pergaulannya serta senang akan sesuatu yang baru. Namun tidak semua anak merasa percaya diri untuk mengexplore itu semua. Mungkin anak anda adalah salah satu dari banyak anak yang pemalu. Hal tersebut bisa saja karena sifatnya yang memang pendiam, kurang percaya diri atau tengah meniru anda sebagai orang tuanya yang memang kurang suka bergaul. Jika anda ingin anak anda menjadi anak yang percaya diri serta mudah bergaul (meskipun anda adalah seorang pemalu), maka terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

Mengikuti Komunitas Secara Online

Usahakan anak anda untuk lebih sering kontak dengan orang lain dengan cara mencari sebuah komunitas atau tim yang menarik bagi anak anda sehingga ia akan bertemua dengan anak-anak lain yang memiliki hobi yang sama.

Jika memang sulit untuk mengikuti komunitas secara langsung, untuk tutorial pertama bisa anda mengikuti komunitas secara online, apa lagi ditengah pandemi ini hampir 70% remaja lebih aktif secara online, dengan jalan pertama menggunakan sistem komunitas online anak bisa lebih mengekspresikan diri secara online. virtual yang dimana jauh lebih mudah dilaksanakan dari pada secara tatap muka langsung.

Bersikaplah Realistis Dalam Membangun Rasa Percaya Dirinya. 

Bicarakan dengan anak anda selain tentang hobi dan minatnya, juga tentang sesuatu yang tidak ia sukai (mengalami kesulitan saat melakukan aktivitas tersebut). Kursus dan pelatihan tambahan merupakan salah satu solusinya. Namun bersikaplah realistis dalam membangun rasa percaya dirinya. Jangan terlalu memaksakan diri juga kepada anak, karena jika ego orang tua yang lebih ditinggikan biasanya tidak akan berjalan dengan baik.

Memuji Keberhasilannya Bersosialisasi

Tingkatkan rasa percaya dirinya dengan memuji segala keberhasilannya bersosialisasi. Jika ia menyadari bahwa ia tak perlu takut, ia akan lebih berani untuk mencobahal-hal baru. Namun yang perlu diingat adalah jangan pernah untuk memberikan “pujian palsu” pada anak hanya karena untuk membuatnya merasa lebih baik.

Berilah ia pujian ketika ia telah melakukan dengan baik dan atas usaha yang ia lakukan, dan tenangkan dirinya bahwa ia tidak bisa selamanya menjadi yang terbaik dalam segala hal lalu fokuskan dengan minat dan bakatnya kembali. 

Batasi Waktu Anak

Batasi waktu sang anak dalam melakukan kegiatan-kegiatan menyendiri karena jika hal tersebut terlalu sering dilakukan maka akan memperburuk rasa takutnya saat bertemu dengan orang lain. Usahakan juga anda mengajak anak bertemu sanak saudara atau teman teman masa kecilnya dulu (jika anda merupakan orang tua yang sering pindah pindah tugas kerja), untuk kembali memulai sebuah komunikasi baru dan bercerita tentang hal yang baru. Meskipun awalnya akan sedikit terasa "kagok" tapi lama kelamaan anak akan terbiasa dan bisa lebih terbuka juga terhadap orang lain.

Berikan Anak Waktu Bermain Yang Layak

Biarkan mereka bermain dengan teman-temannya selama durasinya memang masih wajar. Usahakan permainan yang dilakukannya adalah permainan yang bersifat “non video game” agar anak lebih berani saat bertemu orang lain di dunia nyata (bukan di dunia maya saja)

Cara-cara tersebut di atas tentu saja harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan rumah, lingkungan sekolah dan kondisi si anak. Jika rasa malunya semakin meningkat atau mempengaruhi kegiatan sehari-harinya maka anda sebagai orang tua ada baiknya mencari bantuan dari profesional seperti psikolog, konselor atau motivator. 

Jika anda merupakan orang tua yang ingin mensekolahkan putra putri anda ke SD Al Masoem, jangan khawatir jika anda akan mendapatkan anak pemalu anda menjadi meningkat. Di SD Al Masoem setiap anak akan dibimbing sama, dengan cara sama namun untuk anak yang belum bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah dan lingkungan sekitarnya, kami menyediakan guru (walikelas) dan juga konselor sebagai tempat anak mencurahkan isi hatinya (jika anak tersebut tidak bisa berbicara dengan orang tuanya), selain itu juga berbagai akifitas kelompok selalu dilaksanakan di SD Al Masoem, sehingga anak pemalu lama lama akan terbiasa bersosialiasi dengan teman temannya disekolah.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

1 Januari 1970
Orang Tua dan siswa Calon Pendaftar SD SMP SMA Al Masoem bisa mengajukan beberapa diskon prestasi di Kriteria Umum dengan Rincian diskon seperti berikut ini :               Diskon dapat di Ajukan bagi orang tua yang memiliki kriteria di ...
29 Maret 2015
Oleh: Ir. Tonton Taufik, MBA Ekonomi Islam – Merupakan bukan sebuah hal yang tidak asing bagi Anda mengenai ekonomi islam. Segala macam bentuk transaksi perdagangan, jual beli, dan lain sebagainya yang memiliki ruang lingkup yang luas di masyarakat dengan sebuah basis islami atau berdasarkan ...
Pengertian, Manfaat dan Fungsi Bimbingan dan Konseling Sekolah
10 September 2021
Bimbingan dan Konseling merupakan terjemahan dari istilah guindance dan counselling dalam bahasa Inggris. Kata guindance berasal dari kata ...
Tata Tertib Sekolah Al Masoem
14 Juli 2020
Almasoem.sch.id,- KPAM di laksanakan selama 4 hari ke depan, dari Senin (14/07) kemarin hingga Kamis nanti. Dari setiap hari dilaksanakan secara daring ...
cara membagi waktu belajar
21 Maret 2021
Almasoem.sch.id,- Bingung menentukan antara belajar atau berorganisasi? Tidak perlu bingung, cobalah untuk membuat prioritas antara keduanya hingga kamu ...

Informasi Pendaftaran

podcast bu dewi
PCS 2022/2023
png
SMP SMA
sd
tk

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang

Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448
info@masoem.com

 0811224337 (Ayi Miraz)
 081122700227 (Humas/Kantor)
 08112194421 (Sri Hanipah)

 

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2021
All rights reserved
Scroll Top