siswa tidak berkembang? haruskah menyalahkan sekolah?

27 Agustus 2019 | Dibaca : 189x | Oleh : Bilal M. Ramdan
siswa tidak berkembang? haruskah menyalahkan sekolah?

Pada dasarnya orang tua menitipkan anaknya ke sekolah dan pesantren adalah agar anaknya dapat dididik menjadi pribadi yang pintar dan juga berakhlak mulia. memang itu menjadi sebuah impian dan harapan orang tua kepada anak dan sekolah yang dipilihnya. lalu bagaimana jika anak tidak berkembang? apakah harus menyalahkan sekolahnya? sebuah ironi yang tidak bisa dipungkiri karena pada dasarnyas ekolah diciptakan untuk mencetak siswanya sama seperti robot. sekolah selalu mencetak siswanya untuk menjadi seorang pekerja kantoran. bukan mendidik menajdi seroang pengusaha atau lainnya. 

hampir semua sekolah mamang seperti itu, lalu apakah itu salah? apakah hal tersebut yang membuat siswa tidak bisa berkembang? sebelum menjawab semua itu, penulis sendiri bertanya pada penulis sendiri. apakah anak yang tidak bisa matematika disebut anak bodoh? apakah anak yang tidak bisa memahami ilmu fisika dan kimia harus dikatakan anak bodoh? jawabannya adalah tidak !! setiap siswa memiliki potensinya masing masing. ada siswa yang lebih paham akan bahasa, lebih pandai menghapal dan ada juga yang jago menulis tetapi tidak pandai dalam berghitung.

All, manusia itu diciptakan unik, berbeda dan bisa berubah seiring berjalanya waktu. lalu mengapa banyak sekolah yang selalu menganggap kita sama? sekolah mencap seorang siswa bodoh dikarenakan dia tidak bisa menghitung. bahkan orang tua menganggap anaknya "kurang pintar" karena anaknya memiliki nilai buruk di pelajaran fisika dan kimia. sehingga direkomendasikanlah anaknya untuk mengikuti bimbel atau eskul yang kebetulan ada disekolahnya. padahal anak tersebut tidak berminat sama sekali untuk mengikuti mata pelajaran tersebut. akhirnya ada pemaksaan yang membuat perkembangan anak terganggu dan anak merasa "dipaksa" untuk mengikuti kehendak orang tuanya.

orang tua selalu ingin yang terbaik untuk anaknya. tetapi jika terlalu memaksakan sama saja dengan membunuh karakter dari anak tersebut. setelah karakter dan bakatnya terbunuh orang tua menyalahkan sekolah yang mendidiknya karena tidak pandai dalam mendidik anaknya padahal faktanya pendidikan pertama seorang anak adalah orang tuanya.

hal ini sangat jauh dari apa yang ada di yayasan Al Ma'soem Bandung. dimana menjadikan sekolah untuk sekolah dan menciptakan generasi yang cageur baguer dan pinter. Yayasan Al Ma'soem Bandung tidak mencetak siswa seperti pabrik robot, dan juga tidak memvonis siswa yang kurang di bidang akademis sebagai siswa Bodoh. karena pada dasarnya sekolah diciptakan untuk mendidik bukan untuk menvonis seperti pengadilan dalam pendidikan.

sistem SKS yang digunakan sangat membantu dalam "peminatan" siswa untuk masa depannya. yang lebih dipahami oleh Al Ma'soem adalah "bahwa setia siswa memiliki prstasi dan potensinya masing-masing" tidak ada siswa bodoh yang ada hanya siswa yang tidak berminat dengan apa yang mereka minati. tidak ada siswa yang pintar semua siswa itu pintar yang membedakan hanya minat mereka yang berbeda.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Sering Ngantuk Ketika Belajar?? Yuk Masuk !!
20 September 2019
Jatinangor,- Bukan siswa namanya jika tidak ngantuk saat belajar, jangankan siswa saya yakin guru sekalipun pasti pernah merasakan penat dan kantuk ketika ...
[REPOST] Cageur, Bageur Pinter Penulis Mohamad Mustadjab
9 Oktober 2019
Beberapa gejala-gejala penyakit sosial di dunia pendidikan atau masyarakat pada umumnya yang perlu dicermati : Berkecamuk penyakit tuna susila di ...
Tadarus Sebelum KBM di SMA Al Ma'soem Bandung
23 November 2016
Untuk mewujudkan moto Yayasan Al Ma’soem Bandung; cageur, baguer, pinter dan untuk lebih meningkatkan integritas, kejujuran, akhlak, dan pembentukan ...
https://mail.google.com/mail/u/0/#inbox/FMfcgxwHNCpNbFbTQbjXVlXBSKkWWCJM?projector=1&messagePartId=0.1
27 April 2020
Almasoem.sch.id,- Test Carbon Monoksida menjadi prioritas pertama Al Ma'soem dalam memilah calon siswa didiknya, bukan prestasi ataupun nilai tinggi yang ...
Merajut Ukhuwah di Bulan Berkah MT OWOY & Al Ma’soem
24 Mei 2018
Majelis Ta’lim orang tua siswa SD Al Ma’soem Bandung OWOY (One Week One Ayat) bersama dengan Yayasan Al Ma’soem Bandung menyelenggarakan ...

Informasi Pendaftaran

asdasdasd
klm
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

IG : almasoembdg

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2020
All rights reserved
Scroll Top