SEKOLAH BERBASIS LINGKUNGAN (Program Tidak Nyampah)

28 Oktober 2015 | Dibaca : 810x | Oleh : Bambang Irawan
image1Dalam benak pembaca tersirat pemikiran bahwa Sekolah yang berbasis Lingkungan itu antara lain adalah  sekolah dengan suasana lingkungan sekitarnya asri dengan tumbuhan hijau, bersih bebas dari sampah, gemercik air yang selalu mengalir, yang kesemuanya terawat dengan mekanisme pemeliharaan yang terorganisir baik. Dalam uraian berikut ini penulis, akan menyampaikan hal lain,  yang sebenarnya  merupakan  bagian dari tindakan menjaga lingkungan di area Kampus, programnya membuat aturan siswa dan partisipan lain di kampus agar tidak "nyampah", konsep dasar dari program ini, bahwa siswa, guru dan karyawan sekolah lainnya hampir dapat dipastikan setiap hari berinteraksi dengan Kantin. Dari intetaksi itu akan menghasilkan sampah, khususnya yang ditimbulkan oleh kemasan makanan atau minuman. Aplikasi dari konsep diatas adalah jika siswa membeli makanan atau minuman dikantin maka pihak kantin tidak dijinkan memberi makanan dan minuman yang mereka beli dikemas dengan kantong plastik atau kantong kresek, namun untuk memudahkan pelayanan pada siswa atau pihak lain yang berinteraksi dengan kantin maka mereka diminta untuk membawa alat makan dan minum dari Rumah sejenis tepak atau misting, pemilik kantin pun disarankan untuk menyipakan piring dan gelas untuk konsumennya. IMG_2224 (Large) Tujuan dari program tidak nyampah ini adalah mendidik siswa agar memgurangi sampah plastik, karena sampah ini tidak bisa diurai dan perlun ratusan tahun untuk dapat memguraikannya, bahkan untuk plastik jenis tertentu seperti kantong kresek mengandung Karsinogenik yang bisa jadi penyebab tumbuhnya penyakit kangker, kalaupun di bakar asapnyapun akan mencemari Lingkungan. IMG_2220 (Large) Konsekuensi akan aturan adalah adanya sangsi untuk pelanggar, dan program  ini rentan akan pelanggaran sehubungan hal yang baru, sehingga perlu waktu yang cukup untuk sosialisasinya. Hal ini diperlukan untuk menghindari adanya aturan yang tidak bisa dilaksanakan dan mencipkan sikap sinergi semua unsur yang terkait dalam program ini, seperti siswa, guru, karyawan sekolah, pedagang dan penegak disiplin di sekolah. Sebagai pilot project ada sekolah yang telah menerapkan program ini yaitu SD,SMP, SMA Al Masoem dan Pesaantren siswa Al Masoem, yang semuanya berlokasi di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Penulis : Asep sujana Pengelola dan Guru Al Masoem
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Torehan Impresif Siswa Al Ma'soem di Olimpiade Halal 2016
5 September 2016
Lagi, siswa SMA Al Ma’soem kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dengan meraih Juara I dan Juara Harapan I pada kegiatan lomba Olimpiade Halal yang ...
Lagi, Taekwondoin SMA Al Ma'soem Raih Emas di Kejuaraan Tingkat Jabar
14 Maret 2018
Ekstrakurikuler Taekwondo SMA Al Ma’soem kembali menyumbangkan pundi-pundi prestasi dengan meraih medali emas di kejuaraan Taekwondo antar Unit Tingkat ...
Al Ma'soem Robotic Community goes to KRON 2017
30 Oktober 2017
About sixty students from Al Ma’soem’s Elementary School, Junior Highschool and Senior Highschool recently joined on a robotic competition in ...
MAKNA ‘SEGUDANG EVENT INTEREN YAYASAN’
16 April 2015
Oleh : Eva Nurindah Hayati, S.Pd Komunikasi massa merupakan sejenis kekuatan sosial yang dapat menggerakkan proses sosial  ke arah suatu tujuan yang telah ...
Daftar Sekolah Menengah Atas di Bandung
21 Maret 2015
Oleh: Ir. Tonton Taufik, MBA Daftar Sekolah Menengah Atas di Bandung – Bandung, sebuah kota yang dikenal dengan istilah Kota Kembang ini memang memiliki ...
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top