Adab Berperang dalam Islam

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ

‎ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

‎سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ.

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

فَاِ نِ  انْـتَهَوْا  فَاِ نَّ  اللّٰهَ  غَفُوْرٌ  رَّحِيْمٌ

“Tetapi jika mereka berhenti, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 192)

Ini pentingnya tadabur Quran, memaknai satu ayat dengan ayat sebelumnya atau ayat sesudahnya. Apa maksudnya berhenti ? Berhenti tidak melakukan perlawanan, berhenti melakukan fitnah (siksaan dan penganiayaan), tidak boleh dibunuh dan diperangi lagi… ada dalam ayat berikutnya al Baqarah 193.

وَقٰتِلُوْهُمْ  حَتّٰى  لَا  تَكُوْنَ  فِتْنَةٌ  وَّيَكُوْنَ  الدِّيْنُ  لِلّٰهِ   ۗ فَاِ نِ  انْتَهَوْا  فَلَا  عُدْوَا نَ  اِلَّا  عَلَى  الظّٰلِمِيْنَ

“Dan perangilah mereka itu sampai tidak ada lagi fitnah, dan agama hanya bagi Allah semata. Jika mereka berhenti, maka tidak ada (lagi) permusuhan kecuali terhadap orang-orang zalim.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 193)

Ini termasuk adab perang dalam Islam. Adab-adab berperang terdapat dalam Al-Qur’an dan hadits.
Adab berperang dalam Al-Qur’an :

  1. Umat Muslim hanya dibolehkan membunuh, mengusir dan memerangi umat kafir yang telah memerangi mereka terlebih dahulu dan dilarang melampaui batas.(QS Al Baqoroh 191&190)
  2. Dilarang berperang di Masjidil Haram, kecuali umat kafir telah memerangi terlebih dahulu ditempat tersebut.(QS Al Baqoroh 191)
  3. Jika pihak musuh sudah berhenti memerangi dan tidak ada lagi kerusakan maka diwajibkan untuk berhenti berperang. (Al-Baqarah 2:193) (Al-Anfal 8:39) (At-Taubah 9:5)
  4. Berperang hanya dijalan yang diperintahkan oleh Allah. (Al-Baqarah 2:244).
  5. Wajib melindungi orang-orang musyrik yang meminta perlindungan terhadap Umat Muslim. (At-Taubah 9:6)
  6. Dilarang berperang di Bulan-bulan Haram (Muharram, Rajab, Zulqaidah, Zulhijah) kecuali berperang karena membela diri Al-Baqarah: 217)

Adab berperang dalam Al-Hadits :
Berikut beberapa peraturan dalam berperang yang harus dipatuhi oleh umat Muslim ketika berperang melawan musuh

  1. Dilarang melakukan pengkhianatan jika sudah terjadi kesepakatan damai,
  2. Dilarang membunuh wanita dan anak-anak,kecuali mereka ikut berperang maka boleh diperangi,
  3. Dilarang membunuh orang tua dan orang sakit,
  4. Dilarang membunuh pekerja (orang upahan),
  5. Dilarang mengganggu para biarawan dan tidak membunuh umat yang tengah beribadah.
  6. Dilarang memutilasi mayat musuh,
  7. Dilarang membakar pepohonan,merusak ladang atau kebun,
  8. Dilarang membunuh ternak kecuali untuk dimakan
  9. Dilarang menghancurkan desa atau kota,
  10. Dilarang menghancurkan atau memasuki tempat Ibadah
  11. Dilarang membunuh kaum yang telah berada di dalam tempat ibadah.

Nabi Muhammad juga telah mengeluarkan instruksi yang jelas untuk memberikan perawatan terhadap tawanan perang yang terluka. Sejarah mencatat bagaimana umat Islam saat itu menangani tawanan pertama selepas Perang Badar pada 624 Masehi. Sebanyak 70 orang tawanan Makkah yang ditangkap dalam perang itu dibebaskan dengan atau tanpa tebusan.

Luar biasa semua diatur oleh Islam…Semoga kita semakin mencintai Islam