Billingual Class SMP Al Masoem

Program Bilingual Class Menjadi Unggulan di SMP Al Ma’soem

Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan harus dimulai dengan peningkatan penyelenggaraan pendidikan di tingkat sekolah. Salah satunya adalah dengan meningkatkan daya saing dalam pemanfaatan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Peningkatan kualitas pendidikan bisa dimaknai dimana manajemen merupakan dasar untuk suatu program yang berkualitas dan didukung dengan pengetahuan sebagai esensi dari pendidikan.  

Di era globalisasi ini dimana persaingan semakin meningkat dan mengkedepankan kemampuan bahasa inggris sebagai salah satu aspek yang sangat penting. Ini secara tidak langsung membuat para orang tua siswa menjadi sangat antusias saat sekolah menawarkan salah satu program yang dapat membantu para peserta didik dalam meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. Antusiasme ini menyebabkan banyak munculnya sekolah-sekolah yang mengedepankan kelas bilingual sebagai program unggulan, namun tidak sedikit juga lembaga yang tidak bisa memenuhi tuntutan yang ada. 

Kelas Bilingual di SMP Al Ma’soem sendiri merupakan program kelas khusus dengan penggunaan dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) sebagai bahasa pengantar kegiatan pembelajaran di kelas. Dan tidak bisa dipungkiri bahwa program ini mendapatkan perhatian yang lebih tidka hanya dari para orang tua siswa tapi juga dari para peserta didik sendiri. Lantas apa saja yang membuat program bilingual di SMP Al Ma’soem berbeda dengan yang lainnya? 

Mapping Program yang Jelas dan Terfokus 

Fokus utama dalam pelaksanaan kelas bilingual di SMP Al Ma’soem sebetulnya sangat simple dan practical, yakni penggunaan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam kegiatan belajar mengajar di kelas sehingga dapat melatih para peserta didik dalam penggunaan Bahasa Inggris sebagai alat untuk komunikasi keseharian mereka selama di sekolah.  

Mapping harian dari program ini sangat baik dan jelas, menurut pihak sekolah SMP Al Ma’soem kegiatan keseharian di program ini ada yang disebut dengan English Hours. Disini para peserta didik akan diwajibkan untuk menggunakan Bahasa Inggris sebagai alat untuk berkomunikasi tidak hanya dengan teman sekelas tapi juga dengan guru yang sedang mengajar. Proses pembiasaan ini diharapkan bisa menggali kemampuan individu para peserta didik dalam pembiasaan berbahasa Inggris.  

Kemudian salah satu kegiatan yang tidak kalah menariknya adalah kegiatan Vocabulary Enhancement, dimana para peserta didik akan dibiasakan dalam situasi dan kondisi agar bisa menambah jumlah kosa kata dalam bahasa Inggris yang mereka kuasai. Ini bisa dibilang sebagai suatu program yang sangat menarik dan revolusioner, karena dengan penerapan dan perencanaan yang tertata rapi akan semakin meningkatkan kemampuan individu para peserta didik dalam berbahasa Inggris. Dan tidak hanya itu saja, proses evaluasi bagi pihak sekolah akan menjadi lebih mudah dan fleksibel