POENYUNDA

12 Agustus 2019 | Dibaca : 176x | Oleh : Bilal M. Ramdan
POENYUNDA

Sastra Sunda adalah karya kesusastraan dalam bahasa Sunda atau dari daerah kebudayaan suku bangsa Sunda atau di mana mereka memberikan pengaruh besar. Sastra Sunda yang mulai muncul pada abad ke-15, awalnya dituliskan di atas daun lontar dan kemudian di atas kertas. Aksara yang dipakai adalah aksara Sunda Kuno, aksara Sunda-Jawa (Sunda: cacarakan), dan juga huruf Arab.

Dewasa sekarang, banyak sekali orang orang sunda tetapi tidak bisa dan tidak memahami bahasa daerahnya sendiri. padahal bahasa sunda merupakan salah satu bahasa yang memiliki kosakata terbanyak dibandingkan dengan bahasa yang lainnya. sebagai contoh dari kata makan pun memiliki banyak kata : makan = tuang = neda = nyatu = emam = ngalebok = lolodok. dari satu kata makan pun memiliki banyak sekali anonim. 

hampir semua generasi baru dari orang orang yang menyebut mereka sebagai kaum "milenial" lebih tertaik kepada bahasa inggris atau bahasa kebarat baratan padahal belum tentu benar dalam pengucapannya. yang lebih parah lagi banyak anak atau bahkan orang dewasa yang malah menyatukan dua struktur bahasa dalam satu bahasa sehari hari sebagai contoh "aku mah sukanya ge makan nasi jeung ikan asin." memang jika kita dengar dikehidupan sehari-hari terasa biasa akan tetapi cukup menggelitik jika ditanamkan di dunia pendidikan.

bahasa sunda itu sangat variatif, selain contoh yang ada diatas, setiap bahasa juga memiliki tujuan yang berbeda. seperti kata makan itu jika kita ucapkan kepada orang tua maka akan berganti menjadi "neda", jika kepada hewan akan menjadi "nyatu" jika kepada kakak atau yang lebih tinggi umurnya akan menjadi "tuang" kepada adik bisa menjadi "makan/emam". memang unik jika diingat ingat soal bahasa sunda ini. selain dari satu kata memiliki banyak arti bahasa sunda juga memiliki kosa kata yang tidak dapat diartikan oleh bahasa yang lainnya.

sebagai contoh kata "mah" mah disini bukan mamah atau ibu tetapi kata sambung yang tidak ada artinya menurut KBB atau kamus besar bahasa indonesia. makannya, bahasa sunda ini merupakan bahasa yang sangat variatif dan juga unik. memang seharusnya bahasa sunda itu kita jadikan sebagai budaya Indonesia yang tidak boleh dilupakan dan seharusnya kita abadikan dan kita jadikan sebagai budaya Indonesia. jangan sampai ketika budaya kita direbut oleh negeri tetangga baru kita bertindak.

Bahasa sunda sendiri seharusnya selalu diadakan di setiap sekolah jangan sampai di tiadakan. karena selain untuk mengingat, bahasa sunda juga bisa dijadikan sebagai bahasa sehari hari yang bisa digunakan tetapi dengan bantuan atau bimbingan dari guru yang lebih paham tentang bahasa tersebut. karena pada dasarnya bahasa sunda sendiri bisa menjadi bahasa yang kasar jika pemakai atau pembicara bahasa sunda tidak terlalu paham akan anonim dan penggunaan kata yang memang sudah diatur sedemikian rupa. 

 

terimakasih kepada Bp Riki Nawawi Guru Basa Sunda SMA Al Ma'soem yang sudah mengajarkan sastra sunda di Yayasan Al Ma'soem Bandung. 

Postingan Bp Riki Nawawi di posting di tribun edisi Senin 12 agustus 2019 dengan judul Catrik  hal. 19 kolom POENYUNDA

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Cleanliness Is A Part Of Faith
14 April 2015
By: UsmanYasin, S.Ag The statement above came from the best human in the world, he was the last prophet and the last messenger of God, no body deny his ...
Berkompetisi di LPSN Tingkat Nasional
23 September 2016
Lomba Penelitian Siswa Nasional – LPSN merupakan suatu kegiatan penelitian siswa dalam bidang pengembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni – IPTEKS, ...
Penerima Beasiswa Kriteria Akhlak SMA Al Ma’soem 2017/2018
28 Januari 2018
Di awal semester genap 2017/2018 ini Beasiswa Kriteria Akhlak kembali diberikan kepada para pserta didik SMA Al Ma’soem. Sebanyak 29 orang peserta didik ...
SD Al Ma’soem Full Day
1 Juli 2015
Sekolah Dasar yang mengadopsi sistem pembelajaran full day belakangan ini berkembang dengan sangat pesat di Indonesia. Selain karena tuntutan yang meningkat ...
M. FEBY IRVANTO Borong Medali Emas di Kejuaraan Renang Antar Pelajar Tingkat Provinsi Bupati CUP 2019
15 Oktober 2019
Jatinangor,- Lagi siswa SMA Al Ma’soem yang kembali mengharumkan nama sekolah dengan menjuarai kejuaraan tingkat Jawa Barat, M. FEBY ...
asdadhadkadh
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2020
All rights reserved
Scroll Top