Percaya diri sebagai bekal siswa untuk membangun kompetensi, Prestasi dan Berani Berkompetisi

9 April 2015 | Dibaca : 585x | Oleh : admiral
Oleh: Lilis Nurlaela Sebagai pendidik terkadang kita selalu difokuskan pada persoalan kurikulum dan metode pembelajaran yang di desain sedemikian rupa untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Padahal ada hal lain yang terlupakan yaitu “hati” dimana siswa akan lebih betah, lebih paham, lebih menerima materi yang kita sampaikan jika  kita memperhatikan “hati” mereka. Mengapa “hati” siswa harus juga menjadi prioritas yang kita perhatikan? Karena dari hati yang sudah tersentuh dan diolah dengan baik akan membangkitkan kesadaran diri untuk belajar, membangun kompetensi, membuahkan prestasi dan berani berkompetisi dan semua itu bisa tercapai hanya jika siswa tersebut memiliki Percaya diri yang tinggi. Selanjutnya gurulah yang bertugas untuk membangkitkan rasa percaya diri siswa dengan treatment yang dilakukan secara continue dalam setiap pebelajaran. Percaya diri pada dasarnya adalah sikap yang memungkinkan seseorang untuk memiliki  persepsi positif dan realistis terhadap dirinya sendiri dan kemampuannya. Hal ini ditandai dengan sikap seperti tegas, optimis, antusias, berkasih sayang, bangga, mandiri, percaya, mampu untuk menangani kritik dan matang secara emosional (Goel, Anggarwal,2012).https://www.academia.edu/7157095/Tidak_Percaya_Diri. Seorang guru dituntut untuk bisa membangkitkan rasa percaya diri dari siswanya. ada beberapa cara seperti:  
  • Mengakui prestasi anak dengan tepat
  Mulailah memberikan pujian kepada siswa dengan tepat. mulai dari hal sekecil apapun. Hargai usaha mereka dan berikanlah pengakuan bahwa mereka mampu melakukannya.kita harus sudah mulai mengakui bahwa siswa kita  serba tahu dan serba bisa.    
  • Ekspresi positif
  Wajah bahagia dan ekspresif positif seperti intonasi suara dan bahasa tubuh akan membuat siswa  merasa bahwa mereka mendapatkan perhatian. Berikan mereka senyuman tulus dan acungan jempol untuk setiap kemajuan belajar  yang mereka raih.    
  • Kata kata motivasi
  Mulailah menjejali siswa kita dengan kata kata motivasi seperti: “Aku bisa melakukannya!” “Aku bisa menjadi lebih baik” “Lihatlah aku!” “Aku bisa melakukannya sendiri!”,dan lain lain    
  • Video motivasi
  Sesekali tidak ada salahnya kita menayangkan video motivasi yang relevan dengan pembelajaran. Untuk sebagian siswa mereka bisa membangkitkan rasa percaya dirinya melalui tayangan video.    
  • Hati hati membuat perbandingan
  Dengan membandingkan siswa satu dengan yang lainnya, dapat menimbulkan kekesalannya pada hati siswa, dan lama kelamaan akan mempengaruhi bawah alam sadarnya bahwa mereka merasa benar-benar tidak mampu melakukan apapun. Kondisi ini akan menurunkan rasa percaya dirinya.  
  1. Hindari kritik yang belebihan
Saat siswa terus menerus kita ingatkan bahwa dia nakal, tukang tidur dikelas, pembuat onar dikelas dan menjadi “duri" buat teman2 nya. pada saat itu tanpa kita sadari kita sudah membuat siswa kita defresi dan hilang rasa percaya dirinya, siswa tersebut akan merasa tidak berharga dan sulit untuk berprestasi dan berkompetisi. Itulah beberapa hal yang bisa kita perhatikan pada saat kita action dalam pembelajaran supaya percaya diri siswa dapat terus meningkat. Jika rasa percaya diri sudah muncul dari siswa maka mereka akan bisa membangun dan mengembangkan kompetensinya. Karena mereka akan yakin pada dirinya dia bisa melakukan semuanya. Percaya diri adalah kunci motivasi. Motivasi tinggi yang merupakan  buah dari percaya diri inilah yang  dapat menghasilkan prestasi yang cemerlang. Dan dengan percaya diri yang tinggi siswa dapat berani berkompetisi karena mereka mengandalkan keyakinannya pada  kemampuan sendiri. Itulah dasyatnya percaya diri, karena percaya diri dapat membangun kompetensi, prestasi dan berani berkompetisi. Mari mulai sekarang kita bangkitkan rasa percaya diri pada siswa supaya mereka bisa meraih masa depan dengan optimal.
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Raih Juara dalam Bandung Robo Expo 2017
28 Februari 2017
JATINANGOR – Salah satu sarana untuk mengasah kreativitas dan inovasi para peserta didik adalah dengan menyediakan fasilitas pengembangan minat, bakat dan ...
Zulfa Kembali Raih Prestasi di Speech Contest Tingkat Nasional
20 Juli 2018
Jatinangor – Satu lagi peserta didik SMA Al Ma’soem kembali menorehkan prestasi yang sangat membanggakan dengan berhasil meraih prestasi dalam ...
16 Santri SMA - PSAM Lulus Tes Tahfidz Gel. II 2018
15 Maret 2018
Sebanyak 16 santri kelas X, XI dan XII SMA – PSAM Al Ma’soem berhasil lulus tes menghafal Al Qur’an gelombang ke-2 di tahun 2018 ini. Di ...
Everyday is English Day
14 Januari 2016
This is 2016, the year where the AEC (ASEAN Economic Community) is supposed to start to roll. This is the year where every member of ASEAN will engage in a ...
Siswa/Santri Al Ma'soem Tanam 105 Pohon di Kareumbi
13 Februari 2018
ALMAPALA (Al Ma’soem Pecinta Alam) bersama dengan OSIS, MPK dan DESAN SMA Al Ma’soem hari Sabtu, 10 Februari 2018 kemarin mengadakan kegiatan ...
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAMB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

 

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top