Salah satu aktivitas sekolah yang dilakukan setiap hari adalah bercakap dengan teman sebaya ataupun bercakap dengan guru. Dalam percakapan tersebut banyak kemungkinan yang bisa terjadi, mulai dari sekedar menyapa hingga bertukar pikiran atau pandangan terhadap suatu hal. Yang terakhir ini lebih cocok disebut sebagai kegiatan diskusi.
Diskusi bisa dilakukan oleh siapa saja maupun pada momen apapun, selama ada lawan bicara yang mau diajak untuk membahas sesuatu. Topik bahasan pun beragam, mulai dari hal remeh seperti benda kecil di rumah hingga isu besar yang sedang terjadi.
Dalam lingkup sekolah, diskusi dapat menjadi alat untuk membahas topik pembelajaran ketika kelas berlangsung. Proses diskusi dapat berlangsung antara guru dan siswa maupun antar siswa dalam kelas. Kegiatan ini tidak hanya mampu membantu siswa untuk saling bertukar pikiran, tetapi juga dapat membantu mereka untuk memahami pembelajaran sekaligus berlatih menyampaikan pendapat.
Namun ada kalanya ketika momen diskusi berlangsung, pasti momen yang panas ataupun momen tidak kondusif yang bakal terjadi. Sebagai guru perlu memastikan beberapa hal seperti mengikut sertakan seluruh siswa, mengajak banyak siswa untuk berani berbicara dan tidak didominasi oleh siswa tertentu, menjaga ketertiban dan debat yang terarah dan tidak keluar tema.
Adapun beberapa manfaat yang bisa dirasakan oleh siswa ketika momen diskusi di kelas berlangsung adalah sebagai berikut:
- Melatih keberanian siswa untuk berani untuk mengeluarkan pendapatdengan bebas tanpa tekanan dari siapapun
- Membina siswa agar mampu berpikir secara kritis dan kreatif serta menumbuhkansikap inovasi dalam dirinya.
- Memupuk rasa toleransi dan belajar menghargai pendapat orang lain
- Melatih siswa untuk mempraktikkan pengetahuan yang dimiliki dihadapan teman-temannya.
Momen diskusi di kelas dapat diberikan oleh guru untuk mengubah suasana belajar dari yang sekedar mendengar penjelasan menjadi ikut menyampaikan pendapat dalam satu forum. Biasanya pada momen presentasi kelompok siswa di depan kelas, dimana pada sesi awal kelompok tersebut menjelaskan materi dan dilanjutkan sesi tanya jawab atau sesi diskusi di akhir.
Sebelum memulai presentasi, kelompok siswa yang maju bisa membagikan print out atau lembar cetak materi kepada siswa lainnya. Ini agar memudahkan mereka untuk mendalami materi. Ketika sesi diskusi berlangung, pastikan dalam kelompok tersebut menyiapkan notulen atau orang yang khusus mencatat apa yang ditanyakan siswa termasuk tanggapan dari guru dalam sesi diskusi.
Itu tadi salah satu contoh jenis diskusi yang bisa dilakukan di kelas yang dinamakan Diskusi Panel. Beberapa contoh lain jenis metodi diskusi yang bisa diterapkan diantaranya:
-
Diskusi Tim
Sesuai namanya, diskusi tim dilakukan di dalam sebuah tim atau kelompok. Para siswa akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendiskusikan gagasan atau pemikiran mereka tentang suatu topik yang akan dibahas dalam pembelajaran.
Metode ini adalah salah satu cara yang mudah dan sederhana untuk melibatkan siswa untuk berekspresi. Hanya dalam waktu singkat, masing-masing siswa dalam kelompok bekerja secara kolaboratif dan menjawab beberapa pertanyaan terkait topik pembahasan. -
Diskusi Fish Bowl
Metode diskusi fish bowl atau mangkuk ikan ini memiliki nama yang unik. Sesuai namanya, diskusi berjalan dengan cara menempatkan dua kursi di tengah dan kursi lainnya dalam lingkaran besar yang mengelilingi dua kursi, seperti bentuk mangkuk ikan.
Siswa secara sukarela akan mengisi dua kursi di tengah mangkuk untuk menjawab pertanyaan diskusi dan terlibat dalam diskusi. Sedangkan siswa dalam lingkaran besar akan mengamati dan mencatat hasil diskusi.
Apabila ada siswa lain yang ingin terlibat dalam diskusi, maka siswa tersebut dapat pergi mengisi kursi tengah dan memberikan pendapatnya. Metode ini dapat membantu siswa yang pemalu untuk menjadi lebih aktif dan membuat semua siswa terlibat serta berkontribusi dalam diskusi kelas. -
Diskusi Hening
Diskusi hening adalah metode diskusi yang dilakukan dengan pertanyaan polling untuk melibatkan siswa dalam berbagai kegiatan diskusi yang akan berjalan. Yang unik dari metode diskusi ini adalah dapat dilakukan baik untuk pembelajaran tatap muka maupun online.
Mengapa begitu? Karena dalam diskusi hening, setiap siswa hanya perlu mengisi polling terkait pertanyaan-pertanyaan yang bakal didiskusikan oleh guru saat pembelajaran. Diskusi jenis ini dapat menjembatani seluruh siswa, baik yang aktif maupun pasif, agar sama-sama dapat berkontribusi dalam bentuk pemberian suara untuk masalah yang ingin dibahas.
Setiap metode diskusi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tinggal bagaimana guru menentukan mana yang cocok digunakan ketika pembelajaran di kelas. Walaupun mengalami keterbatasan pembelajaran online, guru juga tetap bisa mengadakan diskusi kelas dengan memanfaatkan teknologi yang ada.
Penulis: Gumilar Ganda

