Penerapan Sistem SKS di SMA Al Ma’soem untuk Siswa Baru

3 Agustus 2018 | Dibaca : 932x | Oleh : Bambang Irawan
Penerapan Sistem SKS di SMA Al Ma’soem untuk Siswa Baru

SMA Al Ma’soem Bandung mulai menerapkan sistem pembelajaran baru bagi para peserta didik tahun angkatan 2018/2019, yaitu dengan menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS). Jadi bagi siswa baru di SMA Al Ma’soem Bandung memungkinkan bagi mereka untuk lulus lebih cepat dengan menuntaskan UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri) ke UKBM berikutnya. Hal ini bisa dilakukan siswa jika mereka telah menuntaskan beban belajar dalam 1 semester. Beban belajar ini ditentukan dengan jumlah sistem kredit semester (SKS).

Wakil Kepala Sekolah SMA Al Ma’soem Bidang Kurikulum, Iqbal Ridha, S. Si., menjelaskan bahwa siswa dapat secara individu bisa menuntaskan SKS. Hal ini tergantung dari kemampuan siswa dalam menyelesaikan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) untuk setiap mata pelajaran. UKBM berisi beberapa materi yang harus diselesaikan siswa dalam satu semester.

“Siswa yang bisa merampungkan UKBM lebih cepat bisa mengambil materi pelajaran semester berikutnya. Sementara itu siswa yang belum tuntas menyelesaikan UKBM diberikan kesempatan untuk mengulang. UKBM disusun dengan meramu materi buku ajar dalam Kurikulum 2013 (K-13). UKBM berisi materi sekaligus soal yang harus dituntaskan siswa. Materinya bertumpu pada peningkatan kemampuan siswa secara mandiri.

Dalam 6 semester ada 260 SKS yang harus dituntaskan siswa. Dengan 17 mata pelajaran atau 44 SKS persemester, sehingga jika 260 SKS dituntaskan dalam 2 tahun maka siswa dianggap menyelesaikan pendidikannya. “Untuk anak yang cerdas ya memang mudah, tapi sistem ini juga tidak memaksakan siswa untuk lulus selama dua tahun,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah SMA Al Ma’soem Bandung, Ir. Deni Purwadi, M. Pd., secara terpisah mengungkapkan penerapan sistem kurikulum di sekolah menjadi kebijakan sekolah dan menurutnya sistem SKS ini sebagai pengganti sistem Akselerasi.

“Sistem SKS bisa dikatakan sebagai koreksi terhadap sistem akselerasi. Karena sama-sama menekankan pada pengembangan ruang individualisasi pada siswa atau individual education in mass. Jadi anak bisa diurus dan dibimbing sesuai kemampuannya,” ungkap beliau.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Siswa SMA Al Ma'soem Ikuti Seminar Bela Negara dari Sekoad TNI AD
30 Agustus 2018
Kamis, 30 Agustus 2018 SMA Al Ma’soem Bandung bekerjasama dengan TNI AD mengadakan seminar Bela Negara mengenai Proxy War yang tengah berkembang di ...
1 Januari 1970
...
Peserta Didik SMP Al Ma'soem Berprestasi di Kejuaraan Tingkat Nasional
12 Februari 2018
Peserta didik SMP Al Ma’soem berhasil menorehkan prestasi yang impresif dengan meraih 6 medali dalam kejuaraan pencak silat tingkat nasional; Pencak ...
AKTUALISASI ‘CAGEUR, BAGEUR, PINTER” DALAM PROGRAM OSIS DAN EKSTRAKURIKULER DI SMP AL MA’SOEM
12 Maret 2015
Oleh : Budi Muspepa, S.S. 1. Dasar Pemikiran Salah satu pilar utama fungsi sekolah adalah fungsi Pendidikan, di samping fungsi pengajaran dan pelatihan. ...
Macam Olah raga yang diminati di Yayasan Al Ma'soem Bandung
19 Juli 2019
Olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani (misalkan catur). Olahraga dapat dilakukan ...
Messa
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top