Penerapan Sistem SKS di SMA Al Ma’soem untuk Siswa Baru

3 Agustus 2018 | Dibaca : 275x | Oleh : Bambang Irawan
Penerapan Sistem SKS di SMA Al Ma’soem untuk Siswa Baru

SMA Al Ma’soem Bandung mulai menerapkan sistem pembelajaran baru bagi para peserta didik tahun angkatan 2018/2019, yaitu dengan menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS). Jadi bagi siswa baru di SMA Al Ma’soem Bandung memungkinkan bagi mereka untuk lulus lebih cepat dengan menuntaskan UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri) ke UKBM berikutnya. Hal ini bisa dilakukan siswa jika mereka telah menuntaskan beban belajar dalam 1 semester. Beban belajar ini ditentukan dengan jumlah sistem kredit semester (SKS).

Wakil Kepala Sekolah SMA Al Ma’soem Bidang Kurikulum, Iqbal Ridha, S. Si., menjelaskan bahwa siswa dapat secara individu bisa menuntaskan SKS. Hal ini tergantung dari kemampuan siswa dalam menyelesaikan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) untuk setiap mata pelajaran. UKBM berisi beberapa materi yang harus diselesaikan siswa dalam satu semester.

“Siswa yang bisa merampungkan UKBM lebih cepat bisa mengambil materi pelajaran semester berikutnya. Sementara itu siswa yang belum tuntas menyelesaikan UKBM diberikan kesempatan untuk mengulang. UKBM disusun dengan meramu materi buku ajar dalam Kurikulum 2013 (K-13). UKBM berisi materi sekaligus soal yang harus dituntaskan siswa. Materinya bertumpu pada peningkatan kemampuan siswa secara mandiri.

Dalam 6 semester ada 260 SKS yang harus dituntaskan siswa. Dengan 17 mata pelajaran atau 44 SKS persemester, sehingga jika 260 SKS dituntaskan dalam 2 tahun maka siswa dianggap menyelesaikan pendidikannya. “Untuk anak yang cerdas ya memang mudah, tapi sistem ini juga tidak memaksakan siswa untuk lulus selama dua tahun,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah SMA Al Ma’soem Bandung, Ir. Deni Purwadi, M. Pd., secara terpisah mengungkapkan penerapan sistem kurikulum di sekolah menjadi kebijakan sekolah dan menurutnya sistem SKS ini sebagai pengganti sistem Akselerasi.

“Sistem SKS bisa dikatakan sebagai koreksi terhadap sistem akselerasi. Karena sama-sama menekankan pada pengembangan ruang individualisasi pada siswa atau individual education in mass. Jadi anak bisa diurus dan dibimbing sesuai kemampuannya,” ungkap beliau.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Jelang UNBK, SMA Al Ma’soem Gelar Istighosah
5 April 2018
Jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), SMA Al Ma’soem Bandung menggelar acara kegiatan Istighosah pada Kamis (5/4). Kegiatan yang ...
Literasi Digital Siswa SMA Al Ma'soem
18 Mei 2017
Jatinangor, 18 Mei 2017 – SMA Al Ma’soem Bandung bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran (UNPAD) menggelar kegiatan Literasi ...
MESSA 2016 - Pemenang Lomba MTQ, English Contest & Menyanyi Solo
23 Mei 2016
  Pemenang Lomba MTQ Tingkat SD 1. Juara I diraih oleh M. Fariq Ridwan dari SD Sukasari 2. Juara II diraih oleh R. Yusuf Ahmad dari SD Al Ma’soem 3. ...
Workshop Penelitian & PKM AMIK & STIBANKS
3 Agustus 2017
Dalam rangka untuk meningkatkan motivasi dan pengembangan pendidikan dan pembelajaran, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK dan ...
27 Siswa SMA Al Ma'soem Menerima Beasiswa Kriteria Akhlak
23 Januari 2017
Yayasan Al Ma’soem Bandung kembali berikan Beasiswa Kriteria Akhlak kepada 27 siswa/siswi SMA Al Ma’soem kelas X, XI dan kelas XII, disela-sela kegiatan ...
AL1F 2018
MESSA 2018
Banner Pendaftaran
Gel Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAMB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 – 0811224337
E-mail: info@masoem.com

 

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2018
All rights reserved
Scroll Top