Penerapan Sistem SKS di SMA Al Ma’soem untuk Siswa Baru

3 Agustus 2018 | Dibaca : 319x | Oleh : Bambang Irawan
Penerapan Sistem SKS di SMA Al Ma’soem untuk Siswa Baru

SMA Al Ma’soem Bandung mulai menerapkan sistem pembelajaran baru bagi para peserta didik tahun angkatan 2018/2019, yaitu dengan menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS). Jadi bagi siswa baru di SMA Al Ma’soem Bandung memungkinkan bagi mereka untuk lulus lebih cepat dengan menuntaskan UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri) ke UKBM berikutnya. Hal ini bisa dilakukan siswa jika mereka telah menuntaskan beban belajar dalam 1 semester. Beban belajar ini ditentukan dengan jumlah sistem kredit semester (SKS).

Wakil Kepala Sekolah SMA Al Ma’soem Bidang Kurikulum, Iqbal Ridha, S. Si., menjelaskan bahwa siswa dapat secara individu bisa menuntaskan SKS. Hal ini tergantung dari kemampuan siswa dalam menyelesaikan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) untuk setiap mata pelajaran. UKBM berisi beberapa materi yang harus diselesaikan siswa dalam satu semester.

“Siswa yang bisa merampungkan UKBM lebih cepat bisa mengambil materi pelajaran semester berikutnya. Sementara itu siswa yang belum tuntas menyelesaikan UKBM diberikan kesempatan untuk mengulang. UKBM disusun dengan meramu materi buku ajar dalam Kurikulum 2013 (K-13). UKBM berisi materi sekaligus soal yang harus dituntaskan siswa. Materinya bertumpu pada peningkatan kemampuan siswa secara mandiri.

Dalam 6 semester ada 260 SKS yang harus dituntaskan siswa. Dengan 17 mata pelajaran atau 44 SKS persemester, sehingga jika 260 SKS dituntaskan dalam 2 tahun maka siswa dianggap menyelesaikan pendidikannya. “Untuk anak yang cerdas ya memang mudah, tapi sistem ini juga tidak memaksakan siswa untuk lulus selama dua tahun,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah SMA Al Ma’soem Bandung, Ir. Deni Purwadi, M. Pd., secara terpisah mengungkapkan penerapan sistem kurikulum di sekolah menjadi kebijakan sekolah dan menurutnya sistem SKS ini sebagai pengganti sistem Akselerasi.

“Sistem SKS bisa dikatakan sebagai koreksi terhadap sistem akselerasi. Karena sama-sama menekankan pada pengembangan ruang individualisasi pada siswa atau individual education in mass. Jadi anak bisa diurus dan dibimbing sesuai kemampuannya,” ungkap beliau.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Friday Extracurricular Activities for Students
20 Juli 2018
You may have heard that extracurricular is an important part of your school life. You've probably been bombarded with stories about how some of the high ...
Tausiyah Sore Santri Pesantren Al Ma’soem
17 April 2018
Jatinangor – Senin (16/4) dalam rangka untuk terus menyambung tali silaturahmi serta untuk selalu mempertahankan semangat mensyiarkan syariat Islam pada ...
Sekolah Berasrama di Indonesia
21 Maret 2015
Oleh: Ir. Tonton Taufik, MBA Sekolah Berasrama di Indonesia – Sebagai sebuah negara yang memiliki bermilyaran penduduk, tentu Indonesia juga membuka ...
Program Moving Class SD Al Ma’soem 2018/2019 (Semester Ganjil)
1 Agustus 2018
Dalam rangka untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan ...
SMA Al Ma'soem Selenggarakan UTS Semester Genap
27 Februari 2017
Selama satu pekan kedepan SMA Al Ma’soem akan menyelenggarkan Ujian Tengah Semester tahun pelajaran 016/2017 bagi seluruh peserta didiknya. Menurut Wakil ...
Banner Pendaftaran
Gel Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAMB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 – 0811224337
E-mail: info@masoem.com

 

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2018
All rights reserved
Scroll Top