Penerapan Sistem SKS di SMA Al Ma’soem untuk Siswa Baru

3 Agustus 2018 | Dibaca : 625x | Oleh : Bambang Irawan
Penerapan Sistem SKS di SMA Al Ma’soem untuk Siswa Baru

SMA Al Ma’soem Bandung mulai menerapkan sistem pembelajaran baru bagi para peserta didik tahun angkatan 2018/2019, yaitu dengan menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS). Jadi bagi siswa baru di SMA Al Ma’soem Bandung memungkinkan bagi mereka untuk lulus lebih cepat dengan menuntaskan UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri) ke UKBM berikutnya. Hal ini bisa dilakukan siswa jika mereka telah menuntaskan beban belajar dalam 1 semester. Beban belajar ini ditentukan dengan jumlah sistem kredit semester (SKS).

Wakil Kepala Sekolah SMA Al Ma’soem Bidang Kurikulum, Iqbal Ridha, S. Si., menjelaskan bahwa siswa dapat secara individu bisa menuntaskan SKS. Hal ini tergantung dari kemampuan siswa dalam menyelesaikan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) untuk setiap mata pelajaran. UKBM berisi beberapa materi yang harus diselesaikan siswa dalam satu semester.

“Siswa yang bisa merampungkan UKBM lebih cepat bisa mengambil materi pelajaran semester berikutnya. Sementara itu siswa yang belum tuntas menyelesaikan UKBM diberikan kesempatan untuk mengulang. UKBM disusun dengan meramu materi buku ajar dalam Kurikulum 2013 (K-13). UKBM berisi materi sekaligus soal yang harus dituntaskan siswa. Materinya bertumpu pada peningkatan kemampuan siswa secara mandiri.

Dalam 6 semester ada 260 SKS yang harus dituntaskan siswa. Dengan 17 mata pelajaran atau 44 SKS persemester, sehingga jika 260 SKS dituntaskan dalam 2 tahun maka siswa dianggap menyelesaikan pendidikannya. “Untuk anak yang cerdas ya memang mudah, tapi sistem ini juga tidak memaksakan siswa untuk lulus selama dua tahun,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah SMA Al Ma’soem Bandung, Ir. Deni Purwadi, M. Pd., secara terpisah mengungkapkan penerapan sistem kurikulum di sekolah menjadi kebijakan sekolah dan menurutnya sistem SKS ini sebagai pengganti sistem Akselerasi.

“Sistem SKS bisa dikatakan sebagai koreksi terhadap sistem akselerasi. Karena sama-sama menekankan pada pengembangan ruang individualisasi pada siswa atau individual education in mass. Jadi anak bisa diurus dan dibimbing sesuai kemampuannya,” ungkap beliau.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

BEM AMIK & STIBANKS Selenggarakan Shalat Istisqa
30 Oktober 2015
BEM Amik dan Stibanks Al Ma’soem menggelar Shalat Istisqa atau shalat meminta hujan di lapangan basket Yayasan Pendidikan Al Ma’soem (YPAM). Hari ini ...
Atlit Muda Berbakat Ramaikan Pembukaan MESSA 2017
8 November 2017
Jatinangor (5/11) – Yayasan Al Ma’soem Bandung kembali menyelenggarakan ajang adu bakat dan potensi siswa dari sekolah-sekolah di seluruh Jawa ...
30 Peserta Didik SMP/PSAM Al Ma’soem Raih Beasiswa Kriteria Akhlak Semester Genap
17 Januari 2019
Disela-sela kegiatan Forum Sosialisasi dan Diseminasi pada Senin, 14 Januari 2019, Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi ...
SMA Al- Ma’soem Jatinangor
18 Maret 2015
Oleh: Ir. Tonton Taufik, MBA SMA Al Ma’soem Jatinangor – Apakah sedang mencari sebuah lembaga pendidikan pada jenjang atau tingkat SMA yang memiliki ...
Tim Basket SD Al Ma'soem Borong Juara di Kejuaraan Tingkat Kabupaten
4 Maret 2019
Tim basket putra dan putri Sekolah Dasar (SD) Al Ma’soem sukses menghentikan perlawanan sengit dari tim-tim lainnya yang ikut dalam kompetisi Bola Basket ...
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAMB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

 

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top