Pemaksaan Pemahaman dan Peminatan

31 Maret 2016 | Dibaca : 406x | Oleh : Bambang Irawan
IMG_7230 new (Large) Dalam kapasitas sebagai seorang Guru, kita menyadari bahwa kemampuan dan tingkat kecerdasan siswa berbeda satu dengan lainnya, namun ketika guru tersebut menjalankan proses mengajarnya, kondisi seperti ini terkadang di lupakan oleh Guru, sehinggga menuntut hasil yang sama pada semua siswa . Dampaknya jika ada siswa yang tidak mampu menjawab atau mengerjkan soal yang di buat Guru tersebut, siswa terpaksa diberi sangsi, dan kadang pula memberi "cap" mereka bodoh. Tindakan yang dianggap "memaksa" tersebut membentuk sikap guru mengelompokkan mereka pada kelompok yang memiliki kemampuan yang diharapkan guru dan kelompok lain yang masuk pada kelompok yang tidak sesuai harapan guru, hal itu bukan mustahil membuat tindakàn guru menganakemaskan mereka. Hal lain ketika kita memandang tingkat kecerdasan siswa, seumpama Si X memiliki kemampuan bagus dalam bidang Bahasa dan IPA, sementara Si Y, memilki kemampuan lebih dalam bidang Seni dan Olah Raga, tugas kita sebagai seorang Guru adalah membimbing mereka yang menyukai satu bidang untuk berprestasi pada bidang itu tidak "memaksa" untuk berprestasi pada bidang yang sebenarnya tidak mereka sukai. Kondisi di lapangan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah di Republik ini, menggiring para guru untuk melakukan hal tersebut, bahkan dipersempit dengan cukup melihat salah satu sisi dimeñsi kemampuan yaitu tingkat kecerdasannya saja, lupa melatih siswa untuk bersikap positif dan mampu mengembangkan "mind set" sehingga dengan nalarnya bisa melakukan proses pemecahan masalah. Bentuk soal pilihan ganda dengan jawaban tertutup semakin mendorong membentuk sikap guru yang megarah pada satu dimensi kecerdasan ini. Dampak psikologis jika siswa mendapat tekanan belajar pada aspek yang tidak disukai adalah kejenuhan dalam belajar dan kehilangan semangat belajar dan kemampuan anak pun semakin menurun, bukan yang tidak mungkin mereka mendekatkan diri pada hal yang tidak sesuai dengan kaidah pendidikan. Salah satu upayanya adalah pengembangan program pendidikan dengan konsep Peminatan, yaitu siswa diberi kesempatan keluar dan pindah kelas selama 4 (empat) jam dalam seminggu untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran pada bidang yang benar-benar mereka sukai. Beberapa kegiatan seperti bidang : budaya, bahasa, olah raga, seni, matematika, kimia, biologi, fisika, poilitik, antropologi, sejarah, ditawarkan pada siswa untuk mereka ikuti, hal ini diharapkan akan menyegarkan kembali pola pikir mereka yang sebelumnya sudah mendapatkan tekanan. Program ini sepintas tidak ada bedanya dengan ekstra kurikuler, peminatan dan ekatra kurikuler sangat berbeda, karena program peminatan pesertanya terseleksi sedang ekstra kurikuler lebih terbuka.   Penulis; Asep Sujana Drs. MM Guru dan pengelola di Yayasan Al Masoem Bandung
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

SMA Al Ma'soem Selenggarakan UTS Semester Genap
27 Februari 2017
Selama satu pekan kedepan SMA Al Ma’soem akan menyelenggarkan Ujian Tengah Semester tahun pelajaran 016/2017 bagi seluruh peserta didiknya. Menurut Wakil ...
Pembukaan MESSA Al Ma’soem 2016
16 April 2016
Jatinangor – Tahun ini Yayasan Al Ma’soem Bandung kembali menggelar MESSA – Multi Event in Science, Sport and Art (16/4/2016). Selain sebagai tolak ...
Siswa SMA Al Masoem Juara III Speech Contest ASNC 2018
26 April 2018
Jatinangor – Satu lagi peserta didik SMA Al Ma’soem kembali menorehkan prestasi yang sangat membanggakan dengan berhasil meraih prestasi dalam ...
BERBAHASA INGGRIS SEBAGAI SEBUAH KEBIASAAN DI SEKOLAH
12 Maret 2015
Oleh : Ahmad Zeni, S.S. Menyikapi usulan pemerintah daerah yang mengajukan agar tidak mencantumkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran muatan lokal (Mulok) ...
Juara Pidato dan Tahfidz se-Kab. Sumedang
29 Mei 2017
Dua orang siswa SMP Al Ma’soem Bandung kembali menorehkan prestasi yang baik dengan meraih Juara I pada lomba pidato dan Juara II pada lomba tahfidz yang ...
Banner Pendaftaran
Gel Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAMB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 – 0811224337
E-mail: info@masoem.com

 

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2018
All rights reserved
Scroll Top