Ospek sebagai pembentukan Mental atau Bentuk Penjajahan terhadap Maba?

2 September 2019 | Dibaca : 196x | Oleh : EM
Ospek sebagai pembentukan Mental atau Bentuk Penjajahan terhadap Maba?

Miris mungkin itu kata pertama yang bisa saya ucapkan ketika membaca sebuah berita Ospek di salah satu univrsitas di Ternate dimana Maba (Mahasiswa Baru.red) harus mau dan terpaksa meminum air ludah temannya sendiri. Miris itu pasti, namun apakah hal tersebut diharuskan? banyak yang berpendapat bahwa hal tersebut masih tergolong wajar, karena banyak mahasiswa Khususnya bagian Teknik yang merasakan hal yang lebih "parah dari kejadian tersebut". Mahasiswa teknik banyak sekali yang harus rela "bermandi OLI" dalam ospeknya. 

selain mahasiswa Teknik mahasiswa Kedokteranpun harus merasakan hal yang terbilang gila seperti "bermalam dikamar mayat" sebagai bentuk pembentukan Mental. Memang jika melihat sedikit seorang Calon Dokter memang harus bisa menahan rasa takut dan ngerinya terhadap sesuatu hal seperti itu dan itu memang hal yang sangat wajar bagi seorang Maba Kedokteran. namun jika seperti meninum air bekas (maaf) ludah teman sendiri bagaimana? apakah hal tersebut termasuk kedalam Pembentukan Mental? Tidak !! itu bukan Pembentukan Mental tetapi memang Pelampiasan dari seorang "preman Kampus" 

Ospek seakan menjadi hal yang Miris bagi Maba maupun bagi Orang Tua Mahasiswa itu sendiri. Ingat tidak kejadian Ospek yang berujung Kematian? seperti yang pernah terjadi di masa lalu? hal tersebut jangan sampat terulang kembali. karena pada dasarnya Ospek adalah bentuk pengenalan Kampus bukan sebuiah program penyerangan dari seorang Senior.

Nah berbeda dengan Ma'soem University yang berdiri Kokoh di Jl. Raya Jatinangor-Sumedang. Di Ma'soem University tidak pernah ada tindakan kriminal dalam mendidik dan mengospek para maba. malah jauh dari kata itu, Maba di Ma'soem University diperilakukan dengan sangat baik. seperti pada KPAM (ospek kami menyebutnya KPAM) pertama yang diselenggarakan pada Sabtu, 31 Agustus lalu di Lapangan Dome. Maba diperlihakan untuk duduk dan mendengarkan ceramah dan pembukaan KPAM. 

KPAM sendiri berlangsung selama 5 hari dan berakhir pada Rabu 04 September 2019. acara yang diikuti oleh ratusan siswa dari berbagai macam sekolah itu berlangung damai dan tidak ada sama sekali kontak fisik yang buah hati melilit. Memang tidak aneh jika Al Ma'soem bisa jadi Pencetus Program Ospek terbaik untuk daerah Bandung dan sekitarnya.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Siswa SMA Al Ma'soem Boyong Medali Emas di Kejuaraan Judo Karawang
21 November 2017
Satu siswa SMA Al Ma’soem Bandung yang mengikuti kejuaraan Judo di kota Karawang beberapa waktu lalu berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan. ...
Tumbuhkan Minat Sastra Sejak Dini
22 Agustus 2017
Jatinangor – Para peserta didik SD Al Ma’soem Bandung kelas 4 dan 5 hari ini, Selasa, (28/8) disibukan dengan kegiatan pelatihan membuat karya ...
Perayaan Idul Adha 1436 H di Al Ma'soem
25 September 2015
Kamis, 10 Dzulhijjah 1436 Hijriah, Yayasan Pendidikan Al Ma’soem kembali menyelenggarakan shalat Ied yang kemudian dilanjutkan dengan acara penyembelihan ...
SD Terbaik di Sumedang
6 April 2015
SD Terbaik di Sumedang – Sekolah dasar merupakan jenjang pendidikan paling dasar pada jenjang pendidikan formal di negara Indonesia. Sekolah dasar biasanya ...
Beasiswa Kriteria Akhlak Bagi 19 Siswa SMA Al Ma'soem
16 Juli 2018
Pembukaan semester baru bagi para peserta didik SMA Al Ma’soem pada Senin, 16 Juli 2018 dimulai dengan kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi yang dihadiri ...

Informasi Pendaftaran

klm
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang

Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 – 

+6281122700227

E-mail: info@masoem.com

Youtube Chanel : Ma'soem TV

IG : almasoembdg

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2020
All rights reserved
Scroll Top