Nadiem Makarim : Ujian Nasinal akan dihapuskan mulai 2021, Apa opsi penggantinya??

5 Desember 2019 | Dibaca : 177x | Oleh : EM
Nadiem Makarim : Ujian Nasinal akan dihapuskan mulai 2021, Apa opsi penggantinya??

Opini,- Nadiem Makarim Mendikbud (Mentri Pendidikan Dan Budaya) mengungkapkan dalam pidatonya yang  bahwa dirinya akan menghapuskan UN atau Ujian nasional. Pidatonya tersebut disambut pro dan kontra dari berbagai pihak. Bagi Masyarakat luas yang awam penghapusan UN sepertinya tidak akan berdampak apa apa, berbeda dengan kenaikan sembako yang sepertinya melilit leher masyarakat yang kurang mampu. Namun bagi sebagian besar guru dan siswa penghapusan UN berdampak besar bagi pendidikan kita. Banyak sekali menteri yang merasa UN jangan sampai dihapuskan namun harus diganti dengan opsi yang lain, namun adakah opsi yang "lebih baik" dari Ujian nasional??

Seperti dikutip dari Hipwee.com ada dua opsi yang bisa menjadi pertimbangan Mendikbud untuk menggantikan Ujian Nasional diantaranya adalah :

  •  portofolio karya siswa. Dengan begini siswa jadi bisa lebih eksplor minat dan bakatnya

Pengamat pendidikan dari Center for Education Regulations and Development Analysis (Cerdas), Indra Charismiadji, mengatakan kalau portofolio siswa bisa jadi usulan yang ideal sebagai pengganti UN. Sejak masuk sekolah, siswa sudah diarahkan untuk menciptakan apa saja tergantung minat dan bakatnya. Nah nantinya karya-karyanya itu dikumpulkan dalam bentuk portofolio dan ditunjukkan saat menjelang kelulusan. Jenis karyanya bisa bermacam-macam, bisa berupa permainan, video, tarian, buku, animasi, bahkan hasil riset sekali pun.

Bisa dibilang usulan Indra ini merupakan wujud pembelajaran berbasis proyek. Jika sudah begitu, peran guru bukan lagi sebagai pengajar melainkan sebagai fasilitator.

  • Selain itu, ada juga yang mengusulkan tes tapi nggak berbasis mata pelajaran. Lebih ke assessment yang fungsinya buat melihat perkembangan belajar siswa. Pelaksanaannya juga di tengah masa studi, jadi bisa diperbaiki

Lain lagi sama usulan yang disampaikan anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud, Doni Koesoema. Saat ini menurutnya, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian tengah mengkaji model tes assessment sebagai format evaluasi belajar. Bentuknya memang tetap tes, tapi bedanya bukan mata pelajaran lagi yang diujikan, melainkan kompetisi siswa, misalnya kalau SD ya kemampuan baca-tulis, dan lain-lain.

Karena tujuannya untuk melihat perkembangan belajar siswa, jadi pelaksanaannya dilakukan di tengah masa studi. Kalau SD ya saat kelas 3 atau 4, SMP dan SMA kelas 2. Jadi ke depannya sekolah masih punya kesempatan untuk memperbaiki.

nah sebenarnya ada alasan realistis mengapa Ujian nasional perlu di kaji ulang diantaranya adalah anggaran 500 Miliar pertahun yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan Ujian Nasional itu sendiri, Nadiem mengungkapkan jika dana besar itu terus dikeluarkan oleh negara hanya untuk ujian Nasional, alangkah lebih baiknya jika anggaran itu digunakan untuk pembenahan sekolah yang kurang layak dan untuk kenaikan upah guru. Semoga dengan pemikiran cerdas seperti itu mempermudah siswa siswa yang masih harus berjalan kiloan meter ke sekolah dapat menikmati hasilnya.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

158 Siswa SD Ikuti Olimpiade Sains Kuark 2020 di Al Ma'soem
29 Februari 2020
Almasoem.sch.id,- 158 orang siswa sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 6 dari enam SD wilayah Bandung dan Sumedang mengikuti Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2020 ...
3 Siswa SD Al Ma'soem Juara SSB Nasional
26 Agustus 2016
Indonesia Junior Soccer League – Piala Kemerdekaan 2016 yang mempertemukan berbagai SSB (Sekolah Sepak Bola) usia 8 – 12 tahun yang berasal dari seluruh ...
Merpati Putih Al Masoem Selenggarakan ASC Pertama
4 Mei 2018
Sebanyak 150 orang pelajar tingkat SMP dan SMA mengikuti Kejuaraan Pencak Al Ma’soem Silat Competition 2018 yang berlangsung di Gelanggang Olah Raga ...
air galon dan Guci disebar di berbagai titik untuk minum siswa dan pengunjung
11 Juli 2019
                Air merupakan sumber daya yang tidak bisa kita pungkiri sangat ...
Alur Pendaftaran Siswa dan Calon Santri Yayasan Al Ma'soem Bandung tahun ajaran 2020/2021
17 Oktober 2019
OPINI,- Pendaftaran calon siswa dan santri Yayasan Al Ma'soem Bandung telah dibuka pada 1 Agustus 2019 silam. Dan pada saat artikel ini ditulis untuk ...

Informasi Pendaftaran

pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang

Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 – 

+628112206666

E-mail: info@masoem.com

Youtube Chanel : Ma'soem TV

IG : almasoembdg

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2020
All rights reserved
Scroll Top