Nadiem Makarim : Ujian Nasinal akan dihapuskan mulai 2021, Apa opsi penggantinya??

5 Desember 2019 | Dibaca : 91x | Oleh : Bilal M. Ramdan
Nadiem Makarim : Ujian Nasinal akan dihapuskan mulai 2021, Apa opsi penggantinya??

Opini,- Nadiem Makarim Mendikbud (Mentri Pendidikan Dan Budaya) mengungkapkan dalam pidatonya yang  bahwa dirinya akan menghapuskan UN atau Ujian nasional. Pidatonya tersebut disambut pro dan kontra dari berbagai pihak. Bagi Masyarakat luas yang awam penghapusan UN sepertinya tidak akan berdampak apa apa, berbeda dengan kenaikan sembako yang sepertinya melilit leher masyarakat yang kurang mampu. Namun bagi sebagian besar guru dan siswa penghapusan UN berdampak besar bagi pendidikan kita. Banyak sekali menteri yang merasa UN jangan sampai dihapuskan namun harus diganti dengan opsi yang lain, namun adakah opsi yang "lebih baik" dari Ujian nasional??

Seperti dikutip dari Hipwee.com ada dua opsi yang bisa menjadi pertimbangan Mendikbud untuk menggantikan Ujian Nasional diantaranya adalah :

  •  portofolio karya siswa. Dengan begini siswa jadi bisa lebih eksplor minat dan bakatnya

Pengamat pendidikan dari Center for Education Regulations and Development Analysis (Cerdas), Indra Charismiadji, mengatakan kalau portofolio siswa bisa jadi usulan yang ideal sebagai pengganti UN. Sejak masuk sekolah, siswa sudah diarahkan untuk menciptakan apa saja tergantung minat dan bakatnya. Nah nantinya karya-karyanya itu dikumpulkan dalam bentuk portofolio dan ditunjukkan saat menjelang kelulusan. Jenis karyanya bisa bermacam-macam, bisa berupa permainan, video, tarian, buku, animasi, bahkan hasil riset sekali pun.

Bisa dibilang usulan Indra ini merupakan wujud pembelajaran berbasis proyek. Jika sudah begitu, peran guru bukan lagi sebagai pengajar melainkan sebagai fasilitator.

  • Selain itu, ada juga yang mengusulkan tes tapi nggak berbasis mata pelajaran. Lebih ke assessment yang fungsinya buat melihat perkembangan belajar siswa. Pelaksanaannya juga di tengah masa studi, jadi bisa diperbaiki

Lain lagi sama usulan yang disampaikan anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud, Doni Koesoema. Saat ini menurutnya, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian tengah mengkaji model tes assessment sebagai format evaluasi belajar. Bentuknya memang tetap tes, tapi bedanya bukan mata pelajaran lagi yang diujikan, melainkan kompetisi siswa, misalnya kalau SD ya kemampuan baca-tulis, dan lain-lain.

Karena tujuannya untuk melihat perkembangan belajar siswa, jadi pelaksanaannya dilakukan di tengah masa studi. Kalau SD ya saat kelas 3 atau 4, SMP dan SMA kelas 2. Jadi ke depannya sekolah masih punya kesempatan untuk memperbaiki.

nah sebenarnya ada alasan realistis mengapa Ujian nasional perlu di kaji ulang diantaranya adalah anggaran 500 Miliar pertahun yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan Ujian Nasional itu sendiri, Nadiem mengungkapkan jika dana besar itu terus dikeluarkan oleh negara hanya untuk ujian Nasional, alangkah lebih baiknya jika anggaran itu digunakan untuk pembenahan sekolah yang kurang layak dan untuk kenaikan upah guru. Semoga dengan pemikiran cerdas seperti itu mempermudah siswa siswa yang masih harus berjalan kiloan meter ke sekolah dapat menikmati hasilnya.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Seminar IT dan Soft Skill AMIK – STIBANKS Al Ma’soem
11 Juni 2016
Pusat Karir (Career Centre) AMIK – STIBANKS Al Ma’soem bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) AMIK – STIBANKS Al Ma’soem menyelenggarakan ...
Siswa SMP Al Ma'soem Raih 3 Emas dan 1 Perunggu di SAC 2019
28 Januari 2019
Satu lagi kegiatan ekstrakurikuler SMP Al Ma’soem yang berhasil menorehkan prestasi yang sangat baik diawal semester genap 2018/2019 ini, adalah Ekskul ...
Siswa SMA Al Ma’soem Kembali Raih Emas di Kejuaraan Taekwondo
23 Februari 2017
Siswa SMA Al Ma’soem, Yudhistira, kembali meraih prestasi yang sangat membanggakan dengan memperoleh medali emas pada kejuaraan tingkat Jawa Barat. ...
Penutupan KPAM SMP & SMA Al Ma'soem 2016
21 Juli 2016
Sudah beberapa hari ini siswa siswi SMP dan SMA Al Ma’soem telah mengikuti kegiatan KPAM (Konvergensi Prilaku Model Al Ma’soem) yang dilaksanakan pada ...
Istilah DPR di Yayasan Pendidikan Al Ma'soem Bandung
26 Juni 2019
                Apa yang ada dalam benak anda jika anda mendengar kata ...
asdadhadkadh
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2020
All rights reserved
Scroll Top