hybrid learning Al Masoem

Metode Pembelajaran Di Al Masoem Boarding School Dan Full Day School

Sebagai sekolah swasta islam terbaik di Jawa Barat, sudah semestinya sekolah memiliki sistem pembelajaran yang bagus untuk anak didiknya. Dengan pembelajaran yang bagus dan unik akan membuat anak menjadi nyaman, betah, dan tidak mudah bosan dengan kegiatan belajar mengajar yang diadakan.

Di sekolah Al Masoem sendiri, terdapat dua tipe yaitu full day school dan boarding school, di mana masing – masing memiliki metode pembelajaran yang berbeda – beda. Hal ini bisa saja terjadi karena konsen pendidikannya saja sudah berbeda. Untuk full day school sendiri lebih terkonsen ke pendidikan akademis, sedangkan untuk boarding school lebih mendalami ilmu agama, baik ilmu al quran dan ilmu fiqih.

Metode Pembelajaran Untuk Al Masoem Full Day School

Metode pembelajaran untuk full day school memang lebih beragam karena banyaknya mata pelajaran yang diajarkan. Oleh karena itu, metode pembelajaran yang diterapkan harus menarik dan sekreatif mungkin. Di sini, para guru bisa menerapkan metode pembelajaran terpadu, di mana pendekatan pembelajaran dibuat saling berkesinambungan dan dilakukan secara tatap muka, sehingga anak bisa memahami inti pembelajaran dan bisa menghubungkannya dengan pembelajaran yang lainnya.

Metode pembelajaran terpadu terdiri dari beberapa metode yaitu

  • Metode flipped classroom

Flipped classroom  merupakan sebuah metode dimana guru memberikan materi kepada anak didiknya, kemudian akan dilakukan diskusi secara bersama sehingga terjadi kesinambungan bahan pembelajaran. Di dalam metode ini, anak akan mempelajari hal yang baru dan jika penasaran akan langsung bertanya di dalam forum diskusi.

  • Metode discovery learning

Metode discovery learning adalah sebuah metode yang akan membuat siswa lebih aktif berbicara di kelas. Di metode ini, guru hanya sebatas memberikan pancingan pertanyaan, sehingga anak akan mudah untuk menjawab dan bercerita, tentunya sesuai dengan materi yang dipelajari. Hingga di akhir pembelajaran, guru akan menarik sebuah kesimpulan sederhana.

  • Metode debat learning.

Hampir sama dengan flipped classroom, debat learning juga sama – sama berdiskusi. Hanya saja, kelas akan dibagi menjadi dua kelompok, di mana terdapat kelompok pro dan kelompok kontra untuk membahas sebuah topik tertentu. Di sini guru hanyalah sebagai moderator dan pengarah dalam debat saja.

  • Metode play role

Secara sederhana, play role bisa diartikan dengan berlatih menjadi orang lain. Di dalam metode ini, guru akan meminta siswa untuk berubah peran menjadi seseorang, lalu menceritakan sesuatu yang diketahui. Dari metode ini, siswa akan mendapatkan pemahaman baru terkait dengan peran yang dilakoni, baik melalui sikap, skill, hingga kemampuan yang dimiliki oleh tokoh yang diperankan.

  • Metode e-learning

Untuk metode yang satu ini merupakan sebuah metode di mana siswa akan menggunakan gadget sebagai sarana untuk belajar serta sebagai sumber utama dalam pembelajaran. Cara ini dinilai lebih efektif dan efisien, karena sangat fleksibel. Siswa tidak harus belajar di dalam kelas, karena metode e-learning bisa dilakukan di mana saja selama ada koneksi internet. Kemudian dengan metode ini, siswa bisa belajar dengan mandiri karena siswa bisa mengakses berbagai sumber atau referensi belajar dan tidak terpaku pada satu sumber.

  • Metode hybrid learning

Bisa dikatakan jika metode hybrid learning adalah gabungan antara kelas daring dan kelas tatap muka. Metode ini biasa diterapkan di dalam kelas dan guru akan melibatkan gadget dalam pembelajaran. Metode ini sangat sering digunakan di sekolah Al Masoem, terutama dalam situasi pandemi covid 19 saat ini.

Sedangkan metode pembelajaraan untuk boarding school adalah

  • Metode talaqqi

Metode talaqqi merupakan salah satu metode untuk belajar tahsin saat di asrama Pesantren Al Masoem Bandung. Di dalam metode ini, guru dan santri akan duduk berhadap –hadapan. Kemudian santri akan mengaji dan guru akan memberikan koreksi jika santri melakukan kesalahan dalam membaca al quran baik dari segi tajwid maupun makhorijul hurufnya.

  • Metode ummi

Ketika belajar tahfidz atau menghafal al quran, biasanya sering digunakan metode ummi, begitu pun di Al Masoem bandung. Dengan metode ummi ini, santri harus sudah menguasai ilmu tajwid karena metode ummi berkaitan erat dengan tartil al quran.

  • Metode murajaah

Salah satu metode hafalan quran yang sering digunakan adalah metode murajaah, di mana santri akan mengulang suatu bacaan al quran sesering mungkin. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat ingatan dan menjaga hafalan supaya tidak mudah lupa.

  • Metode sima`an

Dalam belajar tahfiz atau pun tahsin, metode simaan juga sering dilakukan. Yaitu dengan membaca dan mendengarkan al quran secara bersama – sama. Ketika terdapat santri yang melakukan kesalahan dalam membaca al quran maka akan ada banyak orang yang membantu membetulkan bacaannya.

  • Metode belajar kitab kuning

Mempelajari kitab kuning identik mempelajari ilmu akidah dan ilmu fiqih. Dalam belajar kitab kuning, ada banyak metode yang bisa digunakan. Mulai dari metode metode bandongan dan wetonan, sorogan, halaqah, diskusi, tanya jawab, dan metode ceramah.