MENUJU TAK TERBATAS DAN MELAMPAUINYA

19 Juli 2019 | Dibaca : 165x | Oleh : Bilal M. Ramdan
MENUJU TAK TERBATAS DAN MELAMPAUINYA

                Sedikit opini dari penulis.

                Setelah cukup lama akhirnya penulis memberanikan diri untuk menulis sebuah karya/karangan yang mungkin tidak terlalu bermanfaat bagi anda yang sudah terlalu pintar. Memang, karena saya hanya penulis bukan mereka yang berpendidikan tinggi apa lagi mereka yang pernah mencari ilmu hingga ke negeri Cina. Bahkan ada pepatah yang pernah penulis dengar, bahwa kentut seorang penjabat itu lebih didengarkan dari pada omongan dari pada orasi rakyat biasa. Memang sangat miris tetapi itulah kanyatannya yang memang harus diterima.

                Berbicara tentang pepatah, penulis sedikit “terayun” hati ketika membaca perkataan dari sebuah karya siswa SMP yang mungkin memang sengaja dibuat dan dipasang di kelas. Jikalau sebagai hiasan mungkin itu kurang indah jika dilihat. Tetapi ingat pepatah lain “don’t judge book from the cover” itulah yang penulis prinsipkan dalam hati dan sedikit menoleh dan memotretnya.

                Perkataan seperti ini sepertinya terlalu luas untuk seorang siswa SMP kelas Delapan. Atau mungkin ini tulisan dari walikelasnya? Yang kemudian di desain oleh siswa didiknya? Maybe? Meskipun sederhana namun membuat hati begitu terjun bebas. Merasa bahwa diri ini belum seberapa dalam berusaha. Memang terlalu lebay, tetapi penulis dengan sepenuh hati ingin mengatakan pada anda semua, bahwa “hidayah” itu selalu datang dari hal yang simpel dan sederhana.

                Tulisan dengan desain yang “kurang menarik” namun memiliki makna yang sangat Positif. Tulisan tersebut adalah “MENUJU TAK TERBATAS DAN MELAMPAUINYA”. Mungkin banyak orang yang sekedar membaca lalu tidak peduli. Penulis paham, hampir semua orang seperti itu. Tetapi penulis begitu kagum dengan perkataan itu. Bukan karena lebay, tetapi coba perdalam arti dari kata tersebut. Apa yang bisa dipetik? Apa makna yang bisa di dapatkan?

                Penulis kecil pernah ditanya oleh almarhum ayah “kalau besar nanti mau jadi apa?” penulis hanya menjawab PILOT. Sebuah cita cita yang begitu tinggi dari seorang anak yang belum memahami dunia yang sebenarnya. Seketika dunia berjalan, Kata PILOT itu kemudian mulai memudar, penulis paham untuk menjadi PILOT itu sangat sulit, hingga akhirnya penulis berkata pada diri sendiri bahwa penulis ingin menjadi seorang PENGUSAHA.

                Selang beberapa waktu, dunia terus meninjak penulis yang sudah remaja, aklhirnya penulis berkata bahwa penulis ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Mimpi yang besar itu menciut menjadi sesuatu mimpi yang penuh dengan kepasrahan. Kemudian Ayah penulis meninggal dunia dan seketika semuanya berubah, penulis hanya bermimpi “bekerja hari ini untuk esok” jika hari esok masih nampak, penulis akan melanjutkannya lagi untuk bekerja dan menanti lagi hari esok.

                Memang sulit untuk menerima fakta bahwa akhirnya penulis kecil menjadi dia yang begitu payah. Kalah semangat karena dunia. Tetapi semua itu hanya sementara. Penulis memahami setiap masalah selalu ada hikmah yang bisa dipetik. Meskipun penulis masih “merangkak” membangun tangga menuju langit kembali, tetapi penulis dewasa sudah paham. Bahwa MIMPI YANG BESAR AKAN MENGHASILKAN AMBISI YANG BESAR. Hingga penulis mengukir sedikit kisahnya dalam tulisan ini. Penulis masih berusaha membangun semuanya. Dengan rangkulan erat dari keluarga dan teman seperjuangan.

                “MENUJU TAK TERBATAS DAN MELAMPAUINYA” jika perkataan yang seakan angan ini ditanamkan dalam hati, penulis selalu yakin bahwa segala ketidakmungkinan akan menjadi mungkin jika kita campur dengan adanya tangan Tuhan. Setiap nafas setiap kedipan mata, Tuhan selalu ada dalam hati. Penulis selalu bernmimpi untuk mengapai sesuatu YANG TIDAK TERBATAS itu. Hingga penulis bisa berbagi pada dunia, bahwa sesuatu yang TAK TERBATAS itu adalah kenyataan. Bukan hanya angan.

                Teruntuk siswa/siswi atau mungkin guru/walikelas yang memiliki “poster” mengesankan ini, penulis hanya ingin berkata bahwa anda sangat luar biasa. Menuliskan mimpi di atas kertas dan biarkan satu dua mata yang memahaminya. Penulis hanya merasa “poster” seperti ini memang diharuskan ada disetiap kelas. Apa lagi di seluruh Yayasan Al Ma’soem Bandung. Selain dapat memotivasi, poster seperti ini juga dapat membuat ambisi siswa dan siswi Yayasan Al Ma’soem Bandung

                Penulis sedikit teringat dari perkataan Bpk Proklamasi. Ir. Soekarno bahwa “GANTUNGKAN MIMPIMU SETINGGI LANGIT, KARENA JIKA KAMU JATUH. MAKA KAMU AKAN JATUH DIANTARA RIBUAN BINTANG” sebuah perkataan indah yang bisa membangun bangsa menjadi lebih baik. Sebuah mimpi dari seorang proklamator. Jika penulis tanamkan paham ini kepada semua siswa Yayasan Al Ma’soem Bandung apakah diperbolehkan? Karena paham seperti ini sangat bagus diterapkan, apa lagi dilingkungan sekolah yang memang sangat rentan dengan “naik turunnya” ambisi dan prestasi siswanya.

                Sedikit kata lagi dari penulis, terimakasih buat anda yang telah sedia membaca apa yang ada dalam benak penulis. Penulis hanya ingin berbagai tentang apa yang psnulis dapatkan dan dapat dikagumkan oleh Yayasan. Perihal simpel seperti ini harus semakin di perbanyak. Agar selain menimba ilmu, siswa juga harus bisa lebih berfikir untuk ke depannya. Mau menjadi apa? Mau seperti apa? Mau bagaimana? Semua harus di bimbing oleh pengelola, guru dan semua sivitas Yayasan. Jangan sampai generasi Cageur, Bageur Pinter hanya menjadi angan yang siap menguap ke udara dan akhirnya menghilang.

                Akhir kata. Wassalam.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

3 Siswa SMP Al Ma'soem Melaju ke O2SN tingkat Sumedang
2 Maret 2018
Jatinangor – 3 orang siswa SMP Al Ma’soem meraih prestasi yang baik dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018 Tingkat Subrayon I, Wilayah ...
Penutupan Karantina Tahfidz Al Ma'soem
4 Juni 2018
Karantina Tahfidz Al Ma’soem resmi ditutup oleh Pembina Yayasan Al Ma’soem Bandung, Dr. Ir. H. Dadang Mohammad Ma’soem, MSCE., kemarin di ...
Siswa Kelas VII SMP Al Ma'soem Juara I Robotik Tingkat Jabar
18 Maret 2019
Dua orang siswa SMP Al Ma’soem berhasil menorehkan prestasi yang sangat baik pada Kejuaraan Robotik antar pelajar tingkat provinsi Jawa Barat; ...
Siswa SMA Al Ma'soem membuka Gallery Seni Rupa
6 September 2019
Jatinangor,- Di penghujung waktu weekend, sebagian siswa dan siswi SMA Al Ma'soem membuka sebuah gallery Seni Rupa yang berlokasi di sebelah selatan ...
PKM UNPAD di SD Al Ma'soem
19 Agustus 2016
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (FIKOM – UNPAD) pada Jum’at (19/8) mengadakan program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD ...
san3
MEssa
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top