Mengapa siswa Ogah Untuk Hobbi Membaca??

11 September 2019 | Dibaca : 111x | Oleh : Bilal M. Ramdan
Mengapa siswa Ogah Untuk Hobbi Membaca??

Jatinangor,- Masih banyak sekali anak yang tidak gemar membaca, padahal ada pepatah yang mengatakan bahwa membaca adalah jendela Ilmu, artinya dimana mereka yang hobi membaca pasti wawasannya lebih luas. Sebenarnya tidak ada sama sekali kerugian bagi seorang manusia untuk membaca baik itu membaca buku ataupun membaca di media digital. Akan tetapi ada beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang untuk malas membaca diantaranya adalah Ketidakbiasaan dari waktu kecil untuk membaca, kurangnya empati masyarakat terhadap taman bacaan dan yang terakhir adalah perpustakaan yang kurang menarik dikarenakan buku yang sudah terlalu tua (tidak up to date) ataupun dikarenakan memang keberadaan perpustakaan yang tidak nyaman.

Membaca merupakan arti dari Ayat pertama Qs. Al Alaq yang merupakan wahyu pertama yang diterima Rasul dari Allah swt. "Bacalah" dari ayat tersebut dapat kita pahami bahwa Allah menyuruh Rasul untuk membaca dan itu juga sebagai bahan bagi umatnya untuk Membaca. Membaca bukan sebuah beban, hanya saja masih banyak manusia yang lebih menyukai hal hal lain dari pada membaca. Seperti bermain Game, Menonton Video ataupun macam lainnya.

Di Era digital ini membaca memang dikalahkan oleh game ataupun film film romantic ataupun action. Seakan akan membaca dijadikan sebuah kegiatan Kuno yang tidak digemari lagi oleh berbagai manusia dibelahan bumi manapun. Tetapi mungkin saja ini hanya berlaku di Negara berkembang saja? Ya jika sedikit menelaah ke Negera maju mereka lebih memahami pentingnya membaca. sehingga dinegara maju seperti Amerika serikat keberadaan Taman bacaan diberbagai pojok kota sudah marak.

Jauh seperti negara berkembang seperti kita yang masih saja menganggap sepele tentang pentingnya membaca. Selain masih kurangnya pemahaman tentang pentingnya membaca negara berkembang seperti kita masih belum adanya moral masyarakat untuk menjaga semua fasilitas yang pemerintah berikan untuk masyarakatnya. Pernah ingat kasus hilangnya bendera bendera pajagan yang ditanam di  setiap "Bakso Batu" di daerah Kota Bandung Beberapa tahun lalu? atau perusakan fasilitas taman kota oleh tangan tangan jahil yang menyebut diri mereka seniman jalanan??

hal seperti itu memang lumrah terjadi diindonesia, mungkin faktor itu juga yang membuat pemerintah "ogah" untuk mengikuti negara negara berkembang untuk membuka pojok baca sebagai fasilitas di perkotaan. Memang moral bangsa yang lemah, perusakan masih menjadi sesuatu yang biasa. Ketika Pemerintah angkat tangan maka berterimakasihlah kepada sekolah sekolah swasta yang masih rela menyediakan fasilitas membaca seperti Perpustakaan. Karena sekolah swasta seperti Yayasan Al Ma'soem Bandung mengerti dan lebih memahami bahwa kebutuhan utama setiap orang dalam menimba ilmu itu adalah membaca. Tanpa bisa membaca semua ilmu yang diajarkan tidak akan bisa dicerna dengan baik dan benar

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Para Taekwondoin Cilik SD Al Ma'soem Sumbangkan 5 Medali di Kejuaraan se-Jabar
9 Maret 2018
Peserta didik SD Al Ma’soem yang tergabung dalam tim taekwondo kembali menorehkan prestasi yang gemilang dalam kejuaraan taekwondo se-Jaw Barat; ITN OPEN ...
Kegiatan Pesantren Kilat: Kaligrafi
9 Juli 2015
Banyak sekali kegiatan yang dapat diikuti oleh siswa SMP dan SMA Al Ma’soem dalam mengikuti program Pesantren Kilat yang saat ini tengah digelar. Kegiatan ...
Al Ma'soem Budayakan Tidak Nyampah
15 Mei 2015
oleh Dani Hamdani (PSAM) " Ya program budayakan tidak nyampah di al masoem memang sedang gencar-gencarnya di laksanakan, hal ini mengingat semakin banyaknya ...
Menciptakan Mental Siswa yang Aktif dengan Kelas Bertanya.
30 Agustus 2019
Berbicara tentang "bertanya" dalam kelas pasti hanya beberapa siswa yang berani bertanya dan mengemukakan pendapatnya. dan dari 40 siswa yang berani ...
Siswa Al Ma'soem Sambut Liburan dengan Karantina Tahfidz
29 Mei 2017
“Menghafal Al Qur’an menjanjikan kebaikan, keberkah, dan kenikmatan bagi para penghafalnya. Selain itu dapat membuat otak menjadi hangat, karena ...
asdadhadkadh
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2020
All rights reserved
Scroll Top