MENGAPA SEKOLAH BERASRAMA ?

21 April 2015 | Dibaca : 695x | Oleh : admiral
Oleh: Deni Purwadi. Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara, mengatakan bahwa ada 3 lingkungan pendidikan yang akan sangat berpengaruh pada keberhasilan pendidikan seseorang, yaitu : keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ketiga lingkungan pendidikan ini dikenal dengan sebutan Tri Pusat Pendidikan. Keluarga, tempat anak diasuh dan dibesarkan, berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangannya, terutama keadaan ekonomi rumah tangga serta tingkat kemampuan orangtua dalam merawat yang sangat besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan jasmani anak. Sementara tingkat pendidikan orang tua juga besar pengaruhnya terhadap perkembangan rohaniah anak, terutama kepribadian dan kemajuan pendidikannya. Sekolah, merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak terutama untuk kecerdasannya. Anak yang tidak pernah sekolah akan tertinggal dalam berbagai hal. Sekolah sangat berperan dalam meningkatkan pola pikir anak, karena di sekolah mereka dapat belajar bermacam-macam ilmu pengetahuan. Tinggi rendahnya pendidikan dan jenis sekolahnya turut menentukan pola pikir serta kepribadian anak. Masyarakat, lingkungan tempat tinggal anak. Mereka juga termasuk teman-teman anak di luar sekolah. Kondisi orang-orang di lingkungan desa atau kota tempat tinggal  anak juga turut mempengaruhi perkembangan jiwanya. Dari ketiga lingkungan tersebut, keluarga dan sekolah relatif dapat dikendalikan atau dengan kata lain dapat ditentukan dan diarahkan sesuai dengan keinginan kita. Tidak demikian halnya dengan lingkungan masyarakat karena banyak pihak yang ikut menentukan dan mempengaruhinya. Lingkungan msyarakat tidak dapat dikendalikan oleh kita bahkan yang terjadi adalah justru kebanyakan malah kita yang terpengaruh oleh kondisi masyarakat di mana kita berada. Sementara di sisi lain kita tidak dapat memisahkan anak-anak dengan masyarakat karena mereka perlu berinteraksi social dengan orang-orang di sekitarnya. Hal ini diperparah dengan situasi dan kondisi yang terjadi di keluarga modern saat ini. Dengan alasan menambah penghasilan keluarga, maka sudah tidak menjadi pemandangan yang aneh lagi apabila suami dan istri sama-sama sibuk bekerja setiap hari. Sementara sang anak sepulang sekolah tinggal di rumah bersama pembantu dan bermain di lingkungan masyarakat yang sama sekali tidak terpantau serta terkontrol oleh kedua orang tuanya. Dalam situasi dan kondisi kedua orang tua yang sama-sama sibuk bekerja seperti ini maka pilihan terbaiknya adalah memasukkan putera-puterinya ke sekolah yang berasrama atau memiliki pesantren sekaligus. Fungsi interaksi social dengan masyarakat akan tergantikan dengan lingkungan asrama/pesantren yang terkendali oleh aturan dan norma-norma keagamaan sehingga akan membentuk character building yang baik sesuai dengan harapan bersama. SMP – SMA Al Ma’soem dengan Pesantren Siswa Al Ma’soem (PSAM) nya siap untuk memfasilitasi serta menjawab kekhawatiran orang tua agar putera-puterinya terhindar dari pengaruh buruk lingkungan masyarakat yang relatif sukar dikendalikan dan ditebak arahnya. “Sekolah sambil Mesantren” itulah mottonya. Putera-puteri Bapak/Ibu Insya Allah akan terpelihara Akhlakul Karimahnya dan sekaligus juga mendapat ijazah pendidikan formal SMP – SMA Al Ma’soem yang sudah dikenal keunggulannya.
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Reuni Akbar SMA Al Ma'soem Angkatan 1990-2018
4 Maret 2019
JATINANGOR – Dalam rangka untuk mempererat silaturahmi, Ikatan Alumni SMA Al Ma’soem Bandung menggelar Reuni Akbar yang dihadiri oleh alumni ...
Siswa SMA Al Ma'soem Ukir Prestasi di Kejuaraan Robotik Internasional
4 April 2018
Divisi robotic KIR – ASIC SMA Al Ma’soem kembali mengharumkan nama sekolah di kancah internasional, Zulfa Garbiansyah menorehkan prestasi yang baik ...
SD Al Ma'soem Jadi Jawara Kompetisi Futsal se-Bandung Raya
11 April 2018
Raihan prestasi dari para peserta didik SD Al Ma’soem yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler Mini Soccer seakan tidak pernah surut, kali ini ...
Exploring Historical sites in Sumedang
21 Desember 2017
By Sabrina Putri A - 9 Super Class City Tour was held on Thursday, December14, 2017. Historical sites, Cut Nyak Dien Tomb, Gunung Kunci and Sumedang’s ...
seorang siswa tergeletak ditengah lapangan dome
15 Juli 2019
                Seorang siswa tergeletak di tengah lapangan dome. Bukan karena ...
MEssa
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top