Maulid Nabi Muhammad SAW 1442H

2 November 2020 | Dibaca : 156x | Oleh : humas
Maulid Nabi Muhammad SAW 1442H

Dibulan yang mulia ini, merupakan bulan yang bersejarah bagi kita umat Islam, dimana dilahirkan Nabi Muhammad SAW tepatnya pada Senin 12 Rabiul Awal tahun Gajah. Banyak diantara kita bersuka cita atas kelahiran baginda Nabi Muhammad SAW. Janganlah kelahiran Nabi kita, bahkan kelahiran adik, anak, tetangga kita juga, kita suka bersuka cita. 

Jika kita ingin dimuliakan, maka kita harus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Seperti yang tercantum dalam QS Al Ahzab ayat 21
لَّقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِي رَسُولِ ٱللَّهِ أُسۡوَةٌ حَسَنَةٞ لِّمَن كَانَ يَرۡجُواْ ٱللَّهَ وَٱلۡيَوۡمَ ٱلۡأٓخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا 
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Al Ahzab: 21). Tauladan inilah yang harus kita ikuti, Jadi kita harus bersikap, beretika dan berakhak yang baik, seperti Rosululloh. Bahkan akhlak lebih diutamakan daripada ilmu, orang yang ilmunya tinggi belum tentu akhlaknya baik. tapi kalau berakhlak yang baik, insya Alloh dia berilmu. Pepatah bijak menyatakan “Kita lebih membutuhkan Adab (meski) sedikit, di banding ilmu (meski) banyak”

Sabda Nabi Muhammad SAW dalam satu riwayat Hadis Sahih: "Sesungguhya aku diutus untuk meyempurnakan akhlak yang mulia." Innamaa bu'itstu liutammima makarimal akhlaq (HR Bukhari). Tentunya kita tahu, sebelum Rosul lahir dinamakan zaman jahiliyah. bukan karena tidak berilmu tapi mereka tidak berakhlak. Ketika ada seorang ibu melahirkan anak perempuan, mereka bunuh, menyembah patung yang terbuat dari roti kemudian mereka makan. Akhlak-akhlak seperti iniliah dinamakan zaman jahiliyah.

Perjuangan Rosululloh SAW tidak mudah, dari mulai sejak lahir ayahnya sudah tidak ada, menginjak baligh ibunya meninggal, kemudian menyusul pamannya. Untuk itu, tidak menjadi alasan seorang santri saat ini tidak betah karena jauh dari orang tua. hanya 2 sampai 3 bulan tidak bertemu orang tua masih wajar.

Ketika Muhammad menginjak usia remaja dan tumbuh menjadi seorang yang dewasa, ia mulai mempelajari ilmu bela diri dan memanah, begitupula dengan ilmu untuk menambah keterampilannya dalam berdagang. Perdagangan menjadi hal yang umum dilakukan dan dianggap sebagai salah satu pendapatan yang stabil. Muhammad sering menemani pamannya berdagang ke arah Utara dan kabar tentang kejujuran dan sifatnya yang dapat dipercaya menyebar luas dengan cepat, membuatnya banyak dipercaya sebagai agen penjual perantara barang dagangan penduduk Mekkah.

Salah seseorang yang mendengar tentang kabar adanya anak muda yang bersifat jujur dan dapat dipercaya dalam berdagang dengan adalah seorang janda yang bernama Khadijah. Ia adalah seseorang yang memiliki status tinggi di kalangan suku Arab. Sebagai seorang pedagang, ia juga sering mengirim barang dagangan ke berbagai pelosok daerah di tanah Arab. Reputasi Muhammad membuat Khadijah memercayakannya untuk mengatur barang dagangan Khadijah, Muhammad dijanjikan olehnya akan dibayar dua kali lipat dan Khadijah sangat terkesan ketika sekembalinya Muhammad membawakan hasil berdagang yang lebih dari biasanya. Seiring waktu akhirnya Muhammad menikah dengan Khadijah, mereka menikah pada saat Muhammad berusia 25 tahun. Saat itu Khadijah telah berusia mendekati umur 40 tahun. Perbedaan umur yang jauh dan status janda yang dimiliki oleh Khadijah tidak menjadi halangan bagi mereka, walaupun pada saat itu suku Quraisy memiliki budaya yang lebih menekankan kepada perkawinan dengan seorang gadis ketimbang janda. Meskipun kekayaan mereka semakin bertambah, Muhammad tetap hidup sebagai orang yang sederhana, ia lebih memilih untuk menggunakan hartanya untuk hal-hal yang lebih penting.

Ketika Muhammad berumur 35 tahun, ia ikut bersama kaum Quraisy dalam perbaikan Ka'bah. Pada saat pemimpin-pemimpin suku Quraisy berdebat tentang siapa yang berhak meletakkan Hajar Aswad, Muhammad dapat menyelesaikan masalah tersebut dan memberikan penyelesaian adil. Saat itu ia dikenal di kalangan suku-suku Arab karena sifat-sifatnya yang terpuji. Kaumnya sangat mencintainya, hingga akhirnya ia memperoleh gelar Al-Amin yang artinya "orang yang dapat dipercaya".

Diriwayatkan pula bahwa Muhammad adalah orang yang percaya sepenuhnya dengan keesaan Tuhan. Ia hidup dengan cara amat sederhana dan membenci sifat-sifat tamak, angkuh dan sombong yang lazim di kalangan bangsa Arab saat itu. Ia dikenal menyayangi orang-orang miskin, janda-janda tak mampu dan anak-anak yatim serta berbagi penderitaan dengan berusaha menolong mereka. Ia juga menghindari semua kejahatan yang sudah membudaya di kalangan bangsa Arab pada masa itu seperti berjudi, meminum minuman keras, berkelakuan kasar dan lain-lain, sehingga ia dikenal sebagai As-Saadiq yang berarti "yang benar".

Sumber : Ceramah jum’at Ustadz Itang Rustandi dan wikipedia.org

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Pembekalan Siswa SMP Al Ma’soem Jelang US dan UN 2017
31 Maret 2017
Para siswa/siswi SMP Al Ma’soem kelas IX, pada hari Jum’at (31/3) kemarin mengikuti kegiatan Pembekalan dan Sosialisasai Ujian Nasional SMP Al Ma’soem ...
Pengukuhan UPZ Musadatul Ummah Al Ma'soem
3 Agustus 2015
Masih dalam suasana Milad PT Ma’soem Group ke-42 dan Haul ke-14 H. Ma’soem, Haul ke-8 Hj. Siti Aisyah, serta Haul ke-1 untuk H. Nanang Iskandar Ma’soem ...
Donor Darah – Kegiatan Peduli Sesama
12 Oktober 2016
Yayasan Al Ma’soem Bandung – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan OSIS SMA Al Ma’soem kembali mengajak segenap sivitas yayasan dan masyarakat sekitar ...
Mahasiswi STKOM Al Ma’soem Juara II Nasional Lomba Presentasi Akuntansi
22 Mei 2018
Prestasi impresif ditorehkan oleh salah satu mahasiswi Sekolah Tinggi Komputer (STKOM) Al Ma’soem dalam lomba Presentasi Akuntansi yang diselenggarakan ...
SMP Al Ma'soem Runner UP Di ALPHASEISMIC NATIONAL FUTSAL COMPETITION 2020 Di SMA Al Kautsar Sukabumi
6 Maret 2020
Almasoem.sch.id,- Siswa smp Al Ma'soem berhasil meraih juara dua setelah kalah Terhormat dalam adu Pinalti di ajang ALPHASEISMIC NATIONAL FUTSAL ...

Informasi Pendaftaran

sd
Fullday School atau Boarding School?!
Brocure SMP SMA
Brocure SMP SMA
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang

Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 – 

+6281122700227

E-mail: info@masoem.com

Youtube Chanel : Ma'soem TV

IG : almasoembdg

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2021
All rights reserved
Scroll Top