Manajemen Kelas Untuk Anak Usia Dini

3 Mei 2021 | Dibaca : 103x | Oleh : Bambang Irawan
Situasi Kelas di TK Al Ma'soem

Deskripsi: Memahami manajemen kelas yang mengacu pada perilaku siswa, gerakan dan interaksi selama pelajaran diatur dan dikendalikan oleh guru.

==========

Definisi Disiplin

“Untuk menjaga ketertiban dan untuk menjaga kelompok tetap bekerja, tidak untuk menandai dan menghukum siswa yang berperilaku tidak baik. "(Greenwood dan Parkay, 1989)

Guru terbaik mengantisipasi kapan perilaku buruk mungkin terjadi dan turun tangan lebih awal untuk mencegahnya. Intervensi yang paling efektif bersifat halus, singkat dan hampir pribadi. Oleh karena itu, mereka tidak mengganggu aktivitas kelas.

Peraturan kelas

  • Di awal tahun ajaran, tetapkan peraturan kelas.
  • Diskusikan peraturan Kelas dengan siswa dan konsekuensi dari perilaku buruk.
  • Posting aturan kamar dan konsekuensi perilaku buruk.

Tempat Duduk Siswa

Cara siswa duduk di dalam kelas seringkali menentukan dinamika pembelajaran. Memang, perubahan sederhana dalam pola tempat duduk dapat membuat perbedaan yang luar biasa pada koherensi kelompok dan kepuasan siswa. Dalam banyak kasus, tempat duduk telah menjadi elemen penting dalam keberhasilan atau kegagalan pelajaran. Dalam beberapa kasus, meja dipasang ke lantai atau sekolah memiliki aturan ketat tentang tidak memindahkan furnitur.

Jumlah siswa akan menjadi masalah

Guru memiliki preferensi yang berbeda untuk pengaturan tempat duduk - setiap kelompok duduk melingkar meja kecil seringkali merupakan satu pilihan. Ini mungkin pilihan terbaik untuk kelas yang lebih besar. Untuk jumlah yang lebih sedikit dan dengan siswa dewasa atau remaja saya pikir bentuk tapal kuda, yang saya temukan memiliki semua kelebihan kelompok, dan tidak ada kekurangannya. Tapal kuda dapat berupa meja berbentuk U dengan bagian tengah berlubang, siswa berbentuk setengah lingkaran di kursi dengan sandaran tangan dan tanpa meja, atau siswa yang duduk mengelilingi tiga sisi meja besar, dengan guru di salah satu ujungnya.

Bagaimanapun, apapun pola tempat duduk yang kamu pilih atau yang dikenakan di kelas, kemungkinan besar kelasnya akan lebih berhasil jika tetap mengingat asas-asas berikut:

  • Coba dan maksimalkan kontak mata.
  • Pastikan siswa duduk dengan jarak yang nyaman dari satu sama lain.
  • Pikirkan terlebih dahulu tentang bagaimana kamu akan mengatur mitra yang berganti atau mengubah kelompok.
  • Nama Siswa; Buat dua set label nama - satu untuk ruang meja atau meja anak, dan satu lagi untuk dikenakan anak di leher ke kelas khusus.
  • Gantung label nama pada pengait di dekat pintu.
  • Masalah pribadi: panggil ke meja, bisikan, isyarat nonverbal.
  • Bicaralah secara singkat dengan siswa / nilai hukuman.
  • Waktu istirahat di meja atau ruangan lain.
  • Komunikasikan harapan positif kepada siswa: tunjukkan kepercayaan pada kemampuan siswa untuk melakukannya dengan baik dan pertahankan harapan yang tinggi.

Guru Berbicara & Meminta Perhatian

Jangan berbicara ketika anak-anak tidak mendengarkan dan siap. Tunggu. Tetapkan sinyal untuk mendapatkan perhatian kelompok:

  • mematikan lampu
  • tepuk pola dengan tangan kamu
  • Ucapkan "Freeze!" dan semua orang berhenti tepat di tempatnya, seperti patung. Lalu ucapkan "Melt!" ketika kamu siap untuk mereka pindah lagi.

Latih angka, pada awalnya, bahkan ketika anak-anak melakukannya dengan baik, agar mereka mendapatkan ide tentang bagaimana menanggapi sinyal kamu. Kemudian puji mereka.

  • Contoh: "Satu, dua, tiga mata tertuju padaku"

Bangun kebiasaan mendengarkan yang baik di waktu cerita. Terkadang kita membaca dan mendengarkan, dan terkadang kita membaca dan berdiskusi, tetapi kita selalu mendengarkan.

Memberi Instruksi

Lebih baik membuat instruksi untuk siswa sekolah dasar dengan tepat dan ringkas. Gunakan boneka untuk membantu manajemen kelas. Boneka dapat berbisik di telinga guru, dan mereka dapat menulis pesan ke kelas.

Puji kepemimpinan pada siswa. "Oh, aku suka cara Antonio menyiapkan diri!" akan menyebabkan semua orang berpaling untuk melihat siswa yang siap dan mereka juga ikut bersiap. Gunakan standar yang sama untuk semua orang - tidak ada favorit!

Menciptakan kerja berpasangan dan kerja kelompok

Ini salah satu cara yang berhasil, jika guru cukup banyak akal dan terampil untuk memotivasi siswanya berpartisipasi dalam pelajaran adalah dengan menggunakan “kerja berpasangan” atau “kerja kelompok” dengan tepat.

Bahasa adalah cara terbaik untuk dipelajari melalui kolaborasi dan komunikasi yang erat di antara siswa. Jenis kolaborasi ini menghasilkan manfaat bagi semua pelajar. Faktanya, peserta didik dapat membantu satu sama lain saat mengerjakan berbagai jenis tugas seperti menulis dialog, wawancara, menggambar dan memberi komentar tentang mereka, bermain peran, dll.

Mengatur Batas Waktu

Menetapkan waktu untuk setiap aktivitas ketika merencanakan pelajaran sehingga akan tahu apakah bisa menyelesaikan tujuan atau tidak. Kamu harus memberi tahu siswa tentang waktu yang diberikan untuk setiap kegiatan ketika memberi mereka tugas untuk dilakukan di kelas. Siswa harus secara bertahap menyadari pentingnya masalah waktu dan menghormatinya.

Bermain Peran

Ini adalah teknik untuk memvariasikan kecepatan pelajaran dan untuk menanggapi gagasan dasar tentang variasi dalam pengajaran. Guru disarankan untuk menggunakan kegiatan bermain peran untuk memotivasi siswa dan untuk membantu peserta didik yang kurang termotivasi untuk berperan serta dalam pelajaran. Selain itu, tugas-tugas tertentu dalam buku siswa diikuti dengan kegiatan bermain peran yang menjadi suatu keharusan untuk menjalani kegiatan tersebut.

Tugas untuk Penuntas Awal

Ini terutama terjadi ketika seorang siswa menyelesaikan tugas dengan cepat sementara siswa lain masih mengerjakannya. Itulah mengapa kamu perlu menyertakan aktivitas "penuntas awal" dengan setiap tugas. Pikirkan terlebih dahulu untuk kemungkinan kegiatan, pilihan termasuk kegiatan penyuluhan terkait dengan topik saat ini, menulis jurnal, membaca dalam hati, dan permainan pendidikan

Menggunakan Whiteboard

  • Pastikan siswa dengan mudah melihat papan tulis.
  • Buatlah tujuan pelajaran dengan jelas bagi siswa. Tuliskan di papan tulis atau buat anak-anak mengenal mereka di awal - di akhir pelajaran ini saya akan belajar.
  • Tujuan yang jelas ini memberikan panduan tentang apa yang ingin dicapai dan dapat menjadi dasar struktur pelajaran. Peta di papan tulis dapat membantu menunjukkan kepada anak-anak tujuan kamu untuk pelajaran mendatang.
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Daftar Online Di Web Al Ma'soem
4 Desember 2019
Opini,- Pendaftaran Online merupakan sebuah Opsi bagi calon siswa untuk mendaftar sekolah dengan sistemn berbasis komputerisasi, artinya siswa dan orang ...
12 Siswa SMP Lulus Tes Tahfidz Bulan Agustus
25 September 2018
12 siswa/santri SMP – PSAM Al Ma’soem berhasil dinyatakan lulus tes tahfidz (menghafal Al Qur’an) untuk gelombang ke-4 di tahun 2018 ini. ...
3 September 2015
Manusia sebagai makluk sosial saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.  Pengaruh dari interaksi ini kadang membawa kebaikan  kadang juga berdampak buruk pada orang disekitarnya. Kadang terpikirkan, bagaimana kondisi diri ini dan sejauh apa berpengaruh pada lingkungan? Kalau pengaruh ...
masuk PTN
27 Maret 2021
Foto : gedung kelas SMA Al Masoem, sekolah terbaik di Sumedang Almasoem.sch.id,- Lulusan SMA Al masoem tahun ajaran 2019/2020 ada 119 siswa kami yang ...
Siswa berprestasi
18 Februari 2020
Tiga siswa AL Ma'soem yang terbentuk dalam Tim cerdas Cermat SMP Al Ma'soem berhasil meraih juara I pada Kompetisi LLC Mipa Di SMAN 2 Sumedang setelah ...

Informasi Pendaftaran

png
SMP SMA
sd
tk
masoem TV
yt psam
YT ALM

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang

Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448
info@masoem.com

 0811224337 (Ayi Miraz)
 081122700227 (Humas/Kantor)
 08112194421 (Sri Hanipah)

 

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2021
All rights reserved
Scroll Top