Keunggulan SMP – SMA Al Ma’soem : Tindak Tegas Nyontek

12 Maret 2015 | Dibaca : 1056x | Oleh : admiral
Oleh : Asep Sujana, Drs. M.M Sejalan dengan mengemukanya perdebatan di berbagai diskusi formal dan media masa tentang sanksi hukuman mati  bagi seorang koruptor, penulis menyoroti  sisi yang lain yaitu bukan pada sanksi tapi perlunya  pembinaan sikap dan karakter  terutama pada anak usia sekolah.  Korupsi di Negeri  ini sepertinya telah merasuki berbagai sendi kehidupan ,sehingga  menuntut partisipasi berbagai kalangan untuk memberantasnya termasuk dari kalangan dunia Pendidikan. Memasukan materi tentang korupsi pada struktur kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah adalah salah satu upaya pembinaan generasi bebas korupsi, dalam aplikasinya hal itupun sulit untuk dilaksanakan karena harus melaui kajian dan analisis dari birokrasi yang panjang sehingga prilaku korupsipun cenderung masih terpelihara. Berikut ini penulis sampaikan system yang telah diterapkan di SMP dan SMA Al Ma’soem Jatinangor, pada tata tertib/aturan yang diberlakukan pada siswa ada satu pasal yang mengatakan bahwa jika siwa menyontek pada saat ujiaan/ulangan baik harian , tengah semester maupun dikuatkan dengan bukti fisik temuan alat contekan , maka kepada siswa tersebut dikenkan sanksi 100 poin, artinya siswa tersebut dikenakan sanksi tanpa tahapan tapi langsung dikembalikan pada orang tuanya. Sebelum pemberlakuan sanksi tersebut, diawal masuk sebagai siswa kepada orang tua dan siswa disodorkan tata tertib untuk dipahami terlebih dahulu, jika telah memahami dan bersedia menjalankan tata tertib tersebut maka keduanya dipersilahkan untuk menandatangi tata tertib tersebut, sehingga ketika kami harus mengembalikan siswa ditemukan nyontek tersebut tidak ada  perdebatan ataupun diskusi yang saling mempertahankan. Mengapa sanksi untuk prilaku menyontek dikategorikan berat? Hakekatnya perbuatan tersebut telah mengambil hak dan merugikan siswa lainnya sehingga tak bedanya dengan perbuatan korupsi. Dengan dasar itu kami kami mengembangkan suatu slogan yang secara tidak langsung akan membentuk siswa untuk menjauhinya, yaitu NYONTEK EMBRIO KORUPTOR. Memperhatikan hal yang lainnya,  tidak bisa dipungkiri bahwa tidak sedikit siswa selalu punya keinginan untuk menyontek karena hal tersebut diangggap perbuatan yang biasa-biasa saja, padahal  jika dibiarkan hal itu akan membentuk siswa terbiasa  dan bukan mustahil akan terbawa sampai dewasa. Di saat dewasa pola pikir yang tertanampun bukanhanya mecari peluang tapi malah menciptakan peluang untuk berkorupsi. Akhirnya penulis berkesimpilan bahwa hakekatnya  salah satu tujuan pendidikan  adalah pembentukan   prilaku,  alatnya antara lain adalah tata tertib yang harus ditegakkan semaksimal  tanpa pandang bulu, berikanlah sanksi tegas pada perbuatan yang mengarah pada pembentukan prilaku negative.   Asep Sujana, Drs. M.M adalah Guru dan Pengelola Yayasan Pendidikan Al Ma’soem Jatinangor. asep sujana
Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

258 Siswa SD Ikuti Olimpiade Sains Kuark 2018 di Al Ma'soem
26 Februari 2018
258 orang siswa sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 6 dari enam SD wilayah Bandung dan sekitarnya mengikuti Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2018 pada Sabtu (24/2) ...
Jum'at besih jadwal siswa Armapala untuk membuat citarik Harum
16 Agustus 2019
(Cipacing 16/7/2019) weekend merupakan hari special bagi siswa Al Ma'soem. karena dihari ini berbagai macam ekstrakulikuler berlangsung dari siang (bada ...
2 Siswa SMP Al Ma'soem Juara I & II Storytelling di FLS2N Subrayon I
22 Maret 2018
SMP Al Ma’soem Bandung memang tidak pernah sepi dari prestasi para siswanya, dua orang peserta didik berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih ...
28 Oktober 2015
Dalam benak pembaca tersirat pemikiran bahwa Sekolah yang berbasis Lingkungan itu antara lain adalah  sekolah dengan suasana lingkungan sekitarnya asri dengan ...
SMP Al Ma'soem Selenggarakan UNBK 2017
2 Mei 2017
Setelah menjalani proses persiapan yang panjang akhirnya hari ini Selasa, 2 Mei 2017 para peserta didik SMP Al Ma’soem menjalani hari pertama kegiatan ...
Meredeka tau mati
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top