Ketika PR (tugas rumah) dijadikan BEBAN

28 Agustus 2019 | Dibaca : 301x | Oleh : EM
Ketika PR (tugas rumah) dijadikan BEBAN

Masa sekolah merupakan salah satu masa yang indah bagi sebagian siswa. Masa dimana pelajaran menjadi menu setiap hari. Masa dimana bisa berkumpul dengan kawan, dan rasanya ingin sekali untuk cepat cepat libur. namun ketika libur panjang, malah ingin sekolah. sekolah adalah lembaga pendidikan untuk mendidik siswa nya menjadi pribadi yang lebih baik. Namun ada berita duka di Negara tetangga kita , Malaysia. Pada Sabtu (24/8) pagi waktu setempat anak laki-laki berusia 13 tahun ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya. Kejadian ini diperkirakan karena sang anak merasa tertekan harus menyelesaikan PR sekolah.

Seperti dilansir Asia One, jenazah korban ditemukan ayahnya gantung diri menggunakan handuk. Sang ayah curiga lantaran anaknya tidak keluar dari kamar mandi, padahal sudah cukup lama sekitar 30 menit. Kejadian ini bermula saat pihak sekolah mengkonfirmasi kepada ibu sang anak, bahwa anak tersebut tidak mengerjakan PR. kemudian sang ibu menyuruh anaknya untuk mengerjakan PR nya dengan dibantu dikerjakan oleh sang ibu. namun ketika sedang mengerjakan PR sang anak meminta ijin kepada ibunya untuk pergi ke Toilet. namun setelah di tunggu sekitar 30 menit sang anak tidak keluar dari kamar mani tersebut. ternyata terjadilah hal yang tidak diinginkan tersebut.

Setelah kejadian tersebut, orang tua anak tersebut membawanya ke rumah sakit. namun sangat disayangkan ternyata sang anak meninggal ketika perjalanan menuju rumah sakit. setelah polisi setempat melakukan investigasi terhadap kasus ini, maka dapat disimpulkan sang anak merasa depresi akan tugas rumah yang terlalu banyak. dan anak tersebut juga tidak memiliki minat akan akademik. Polisi juga menemukan catatan sang anak yang mengatakan kalau dirinya berterima kasih terhadap sang ibu yang telah mengurusnya selama 13 tahun.

sedikit ktia merenungkan kejadian yang sangat miris. padahal pada dasarnya PR diciptakan agar siswa bisa belajar lagi dirumah dan agar siswa lebih memahami apa yang telah dipelajari di sekolahmya. PR bukan Paksaan, tetapi lebih ke sukarelaan dari siswa untuk bisa mengerjakan. jangan sampai PR dijadikan sebuah beban yang berat sehingga kejadian seperti itu terulang kembali.

pada kejadian diatas penulis sendiri teringat pada artikel yang pernah penulis baca tentang Negara Jepang yang Tidak mengadakan PR dan Tugas Tugas Rumah Lainnya untuk siswa kelas 1 sampai dengan kelas 4 SD. alasannya cukup menarik dikarenakan siswa kelas 1 sampai kelas 4 mereka lebih mengutamakan pendidikan moral untuk membentuk karakter dan bagaimana si murid bisa bersosialisasi.

Pendidikan Moral ini yang membuat siswa siswi Jepang menjadi lebih disiplin dibandingkan dengan negara negara lainnya. Pembentukan Mindset dari sejak dini merupakan sebuah proyek manusia yang sangat epik, karena dapat menghasilkan pribadi pekerja keras, disiplin dan juga taat akan aturan yang berlaku. akhirnya terciptalah sumber daya manusia yang terbaik.

Tugas Rumah atau kita sering sebut PR adalah salah satu bentuk "kasih sayng" dari seorang guru untuk mengasah siswanya agar siswa lebih bisa memahami apa yang mereka telah pelajari sebelumnya. jangan jadikan PR sebagai beban dan jangan sampai guru memaksa anaknya untuk mengerjakan PR. karena pada hakikatnya sekolah selama 8 jam pun terasa sudah cukup berat bagi siswa apa lagi harus dipaksakan untuk mengerjakan PR .

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Ustad Ali Firdaus : Selepas Ramadhan seharusnya kita bisa menahan Nafsu seperti saat ramadhan
29 Mei 2020
Almasoem.sch.id,- Selepas Ramadhan sepertinya semua umat mulai bisa bebas makan makanan tanpa di batasi waktu, mungkin sepetti itulah pemikiran setiap ...
20 Siswa SMA Mengikuti Pelatihan ITT Bersama Mahasiswa Telkom University
11 September 2019
Jatinangor,- Kerjasama dalam penyaluran ilmu memang menjadi sebuah kebutuhan setiap pendidikan. Tak luput juga oleh Yayasan Al Ma'soem Bandung. Dalam ...
Candu Media Social yang Mengakar !!
11 Januari 2020
Foto : http://blog.nolimit.id Opini (almasoem.sch.id),- Kecanduan atau kata dasar dari kata CANDU yang artinya adalah ketergantungan akan sesuatu. Biasanya ...
Siswa/siswi SMP Al M’soem Juara OS2N Kategori Renang & Bulutangkis Wilayah I
3 Maret 2017
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2017 telah mulai bergulir, para peserta didik bersaing untuk menjadi yang terbaik mewakili daerah mereka ...
Pendidikan Yang Di Rindukan Oleh Orang Tua Siswa
12 Juni 2020
Almasoem.sch.id,- Pendidikan adalah hal yang terpenting dalam kehidupan seseorang. Melalui pendidikan, seseorang dapat dipandang terhormat, memiliki karir ...

Informasi Pendaftaran

Selamat Hari Santri Nasional 2020
Brocure SMP SMA
Brocure SMP SMA
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang

Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 – 

+6281122700227

E-mail: info@masoem.com

Youtube Chanel : Ma'soem TV

IG : almasoembdg

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2020
All rights reserved
Scroll Top