
Kantin sekolah adalah salah satu spot favorit bagi setiap siswa. Bagaimana tidak, disinilah mereka bisa membeli makanan dan minuman ketika jam istirahat tiba. Dalam hal ini, pihak sekolah punya andil besar untuk mewujudkan kantin yang nyaman dan sehat bagi siswanya. Namun, tidak semua kantin sekolah menyediakan makanan dan minuman yang sehat, terkadang masih ditemukan kantin sekolah yang menyediakan makanan cepat saji atau makanan ringan yang kurang sehat.
Artikel ini akan membahas tentang beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh kantin sekolah yang sehat, serta cara untuk meningkatkan kualitas kantin sekolah agar lebih sehat dan bernutrisi. Mari simak penjelasannya berikut!
Kantin Sekolah yang Sehat, Seperti Apa?
Kantin sekolah adalah salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh siswa untuk membeli makanan dan minuman selama waktu istirahat. Oleh karena itu, kantin sekolah harus menyediakan makanan dan minuman yang sehat dan bernustrisi untuk menjaga kesehatan siswa.
Namun memang, tidak seluruh kantin sekolah bisa menyediakan menu hidangan maupun minuman yang sehat dan bernutrisi. Apabila ini dibiarkan, dikhawatirkan kualitas kesehatan siswa akan menurun akibat konsumsi makanan dan minuman tidak sehat secara terus menerus. Ini akan berpengaruh langsung pada kualitas belajar yang bisa didapatkan di sekolah.
Untuk menghindari hal tersebut, sekolah perlu lebih selektif dalam mewujudkan kantin sekolah yang sehat. Ada beberapa pertimbangan yang perlu dipenuhi untuk mewujudkan hal tersebut, diantaranya tingkat kenyamanan dan pilihan menu makanan.
Yang pertama adalah tingkat kenyamanan ketika digunakan oleh banyak siswa sekaligus apakah sudah sesuai. Apakah jumlah meja makan dan kursi duduk sudah cukup menampung sebagian besar siswa? Apakah terdapat tempat sampah yang tersebar di lingkungan kantin? Apakah terdapat tempat cuci tangan layak pakai yang tersebar di beberapa titik kantin?
Yang kedua adalah menentukan jenis menu makanan dan minuman yang layak diperjualbelikan. Untungnya, dari pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah menyiapkan kriteria makanan kantin sekolah yang aman, bergizi dan bermutu. Apa saja itu?
- Menyediakan makanan yang aman serta bersih;
- Mengajarkan cara mencuci tangan dengan baik;
- Produk makanan memiliki label yang jelas;
- Melatih anak untuk membaca label informasi nilai gizi;
- Menyuplai berbagai minuman sehat;
- Tidak menjual makanan dan minuman berwarna mencolok;
- Tidak menjual makanan dengan rasa tertentu;
- Batasi persediaan makanan cepat saji;
- Membatasi persediaan makanan ringan;
- Memperbanyak persediaan makanan berserat.
Dapat dilihat bahwa makanan dan minuman yang tersedia di kantin sekolah sudah seharusnya memenuhi berbagai unsur di atas. Produk yang dijual perlu memiliki label yang jelas, misalnya label Halal dan label informasi nilai gizi. Kemudian wujud produk tidak boleh yang terlalu mencolok atau warnanya mencolok, dikhawatirkan menggunakan bahan tertentu yang kurang sehat. Makanan cepat saji mungkin terdengar praktis tetapi dikhawatirkan kandungan gizi dan nutrisi yang dimiliki kurang.

Itu tadi melihat kantin sekolah yang sehat dari sisi sekolah, lalu bagaimana bila dilihat dari sisi siswanya? Sejatinya, kantin yang sehat dapat menunjang proses belajar murid. Ketika memasuki jam istirahat, para siswa akan mendatangi kantin untuk mengisi ulang kembali tenaganya dengan membeli makanan dan minuman yang tersedia.
Sebenarnya keberadaan kantin sekolah punya aspek pembelajaran juga bagi setiap siswa. Ini dibahas oleh William H. Roe, penulis buku School Business Management, dimana disebutkan beberapa tujuan tercapainya penyediaan layanan kantin di sekolah yaitu:
- Memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar memilih makanan yang baik atau sehat;
- Memberikan bantun dalam mengajarkan ilmu gizi wcara nyata;
- Mengajurkan kersihan dan kesehatan;
- Menekankan kesopanana dalam masyarakat, dalam bekerja, dan kehidupan bersama;
- Menkankan penggunaan tata krama yang benar dan sesuai dengan yang berlaku di masyarakat;
- Memberikan gambaran tentang manajemen yang praktis dan baik;
- Menunjukan adanya koordinasi antara bidang pertanian dengan bidang industri;
- Menghindari terbelinya makanan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebersihannya dan kesehatannya.
Jadi, itulah manfaat bagi siswa yang bisa didapatkan ketika berbicara mengenai kantin sekolah yang sehat. Secara umum, keberadaan kantin sekolah yang sehat adalah sebuah keniscayaan bagi setiap sekolah. Hubungan antara apa yang dikonsumsi siswa dengan kesehatan siswa yang cukup erat membuat pihak sekolah mesti berhati-hati memilih menu makanan dan minuman yang sehat dan bergizi.
Hal ini pula yang dilakukan oleh Yayasan Al Ma’soem Bandung untuk mewujudkan kantin sehat bagi para civitas Al Ma’soem, termasuk siswa Al Ma’soem. Pada proses pemilihan makanan apa yang layak dijual, kami melibatkan pihak Gizi UNPAD yang menakar nilai gizi dan nutrisi setiap makanan yang dijajakan. Jadi dapat kami jamin bahwa pilihan menu yang ada di kantin memenuhi unsur sehat dan bernutrisi.
Selain itu, terdapat 36 kantin sekolah dengan beragam menu makanan dan minuman yang tersedia di Yayasan Al Ma’soem. Jadi para siswa, orang tua dan pegawai punya banyak pilihan untuk dikonsumsi. Konsep meja dan kursi makan yang terbuka mungkin agak merepotkan ketika hujan tiba, tetapi dengan keberadaan pohon yang rindang disekitar membuat suasana kantin lebih segar udaranya.
Penulis: Gumilar Ganda

