hati hati dalam berucap !! karena memang FAKTANYA lidah itu lebih tajam dari silet !!

30 Oktober 2019 | Dibaca : 51x | Oleh : Bilal M. Ramdan
hati hati dalam berucap !! karena memang FAKTANYA lidah itu lebih tajam dari silet !!

Opini,- Ada pepatah yang mengatakan bahwa lidah itu lebih tajam dari pada pedang, namun patut diketahui bahwa jikalau kita berbicara tentang benda tajam dipikran saya hanya satu, SILET !! kenapa?? karena teringat pada sebuah infotaiment di televisi swasta yang berkata Setajam SILET !! maka dari itu karena kebetulan saya tidak punya pedang dan tidak tahu tajamnya pedang maka saya akan samakan dengan silet saya di rumah

nah berbicara tentang lidah, tidak akan jauh dari sebuah tindakan yang kita sebut bullyan !! Bully merupakan sebuah tindakan keji yang siap menghujam korban, tidak segan segan bahkan karena daging lunak itu bullyan bahkan bisa menerobos jantung sang korban hingga akhirnya korbanpun melakukan tindakan yang diluar nalar !!

Saya sendiri termasuk korban Bully pada usia 9 tahunan kurang lebih karena saya sudah lupa namun jikalau mengingat kejadian tersebut rasa sakit dalam hati ini akan kembali muncul. Jujur saja, saya memang seorang siswa yang terlalu aktif (mungkin) hingga diluar dunia pendidikan pun sifat itu memang tidak bisa di hilangkan begitu saja !! pernah suatu ketika karena rasa penasaran saya akan sesuatu dan jiwa "pembuat dengan ide dan kreativitas" saya yang memang sudah ada semenjak saya kecil saya bermain ke sebuah tempat yang saya sebut itu sebuah "Dungeon" atau sebuah tempat bawah tanah (meskipun kenyataannya tidak di bawah tanah)

saya selalu bermain kesana dengan kerabat masa kecil saya untuk mencari bongkahan kayu bekas dan potongan kayu kecil ataupun besar unutk dijadikan pedang2an atau mobil2an dan jikalau hasilnya bagus kadang suka saya jual kepada teman saya di SD. Nah kejadian waktu itu teman saya mengambil kayu yang bagus dia berkata bahwa ini tidak apa di ambil dan saya mengikutinya kemudian sang pemilik "Dungeon" itu menyadari ada barang yang mereka akan pakai kita ambil mereka langsung menjambak saya dan memukul saya dengan begitu keras, sambil berkata "maling maneh mah !! ngingkah kaditu dasar maling !!" perkataan dari beberapa pemuda yang lebih tua dari saya itu membuat saya sedikit syok dan rasanya ingin sekali datang lagi ke tempat itu dan menghajar mereka.

Mungkin itu yang saya rasakan dulu, karena bagaimanapun saya masih kecil, SD dan tidak paham apa2. saya pulang kerumah dengan keadaan rumit, dan saya tipe orang yang tidak pernah bercerita kepada orang tua saya tentang apa yang sudah saya alami. hanya saja rasa trauma itu melekat hingga saat ini. nah dari sana saya belajar pentingnya menjaga lisan untuk menjaga hati seseorang. Nah dari realita itu maka dapat kita pahami bahwa, sepasak paku akan selalu berbekas pada kayu yang tertusuknya. seberapa besar hati seseorang tetap saja rasa "traumatik" itu selalu ada.

Nah berdasarkan apda pengalama itu, saya mengharapkan dan begitu sangat mengharapkan kepada siswa dan siswi khususnya siswi YAB untuk tidak pernah melakukan hal serupa, seperti yang saya lakukan dan yang mereka lakukan, bagaimanapun kekuatan sebuuah lisan itu lebih parah dari pada bogeman mentah yang menghajar muka saya. Bahkan jikalau pihak Direksi membaca tulisan ini, saya mengharapkan bahwa mereka harus membuat sebuah peraturan baru di YAB tentang pentingnya arti sebuah korban Bully. Jika misalkan pemukul pertama maka akan di berikan sanksi poin yaitu di kembalikan kepada orang tua nya, maka saya mengharap yang melakukan pembullyan terutama pembullyan fisik ditindak tegas yaitu dikembalikan kepada orang tuanya.

karena bagaimanapun fisik seseorang itu adalah takdir yang maha kuasa, jikalau setiap orang bisa memilih untuk lahir dengan keadaan sempurna (dalam artian tampan dan berani) maka tidak masalah jikalau orang lain dapat membully keadaan fisik seseorang, namun jika keadaannya karena tidak ada pilihan, maka pembullyan merupakan sebuah kegiatan yang terlalu jahanam.

bagi pembully, saya tegaskan !! membully merupakan kegiatan yang tidak ada faedahnya, menghina fisik orang lain sama saja dengan menghina yang maha kuasa. maka dari itu, berhentilah melakukan hal tersebut meskipun itu hanya sebuah percandaan !! karena sebagaimanapun percandaan itu sangatlah tidak lucu dan tidak menarik untuk di simak.. kepada korban Bullying bersabarlah jikalau anda tidak siap menerima itu laporkanlah kepada BK atau kepada wali kelas/wali santri jikalau memang terlalu aprah laporkan pada orang tua anda. bagaimanapun pembullyan merupakan hal hina yang lebih parah dari pada pembunuhan. karena bully merupakan sebuah pembunuhan karakter yang secara perlahan dapat mempengaruhi seorang korban untuk melakukan tindakan yang negative !!

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Wisuda SMA Al Ma'soem, Banyak Siswa yang Sudah Diterima di PTN
21 Mei 2017
Sabtu (20/5) kemarin bertempat dome Yayasan Al Ma’soem Bandung, SMA – PSAM Al Ma’soem menyelenggarakan kegiatan Wisuda Purna SMA – PSAM untuk ...
ALMAPALA Menjadi juara harapan 3 Lomba Lintas Alam dan Penanaman Pohon Se Jawa Barat
19 November 2019
jatinangor,- ALMAPALA atau AL Ma'soem Pecinta Alam menjadi juara harapan III dalam kompetisi Lintas Alam dan Penanaman pohon Wanayuda Se-Jawa Barat ...
Hukuman Untuk Pembully
15 Oktober 2019
Opini,- Pembullyan sepertinya menjadi sebuah hal yang biasa dilakukan bagi setiap orang, baik itu pembullyan Fisik ataupun lainnya. Padahal jika kita ...
Pelantikan Pengurus OSIS-MPK SMP Al Ma'soem
18 November 2015
Senin (16/11) pagi setelah pelaksanaan Sosialisasi dan Desiminasi SMP Al Ma’soem, disaksikan oleh siswa/siswi, guru, pengelola, direksi dan ketua Yayasan ...
Ratusan Siswa Ikuti ASIC Fair 2019
28 April 2019
Ratusan peserta didik tingkat SD, SMP dan SMA mengikuti kegiatan ASIC Fair 2019. Dihadiri oleh peserta dari berbagai sekolah tingkat SD, SMP dan SMA di ...
thfdz
PGRI
MEssa
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top