Era baru belajar dengan Mode Digital haruskan dilakukan??

10 September 2019 | Dibaca : 28x | Oleh : Bilal M. Ramdan
Era baru belajar dengan Mode Digital haruskan dilakukan??

Jatinangor,- Welcome to Mobile Legend Era Digital, masa dimana segala serba canggih dan lebih memudahkan manusia untuk melakukan apapun itu. hal hal yang nenek moyang kita dahulu katakan masih menjadi mysteri dan hanya hayalan belaka, di masa ini adalah sebuah realisasi nyata yang memang begitulah adanya. Era digital atau saya sebut sebagai era Cyborg dimana dunia ada di genggaman mereka yang bisa lebih memaksimalkan teknologi dan sistem Informasi. Dengan kata lain era ini adalah era dimana masa depan sudah dimulai. Masa dimana kemungkinan Bumi akan mengalami perubahan yang signifikan, yang saya berharap itu adalah hal yang positif.

Di era saat ini keberadaan kertas masih menjadi sesuatu yang penting untuk digunakan. Dalam sekolah atau belajar kertas masih menjadi amunisi pertama para pelajar untuk mengerjakan semua tugas sekolah, Kertas juga masih menjadi selembaran pembawa berita dari hari ke hari atau mingguan atau juga bulanan, kertas itu juga menjadi sebuah tempat penyimpanan informasi tentang nama hari dan waktu saat ini, bahkan kertas sendiri di Indonesia masih menjadi teman favorit untuk menjadi tempat beredarnya bala bala dan gehu pedas dari para pejuang rejeki jalanan, selain itu juga masih banyak industri lainnya yang membutuhkan jasa sang kertas untuk menghasilkan laba. namun sampai kapan kertas ini dijadikan teman hidup yang selalu ada??

Yang akan saya bahas bukan tentang lamanya kertas terurai. Kertas merupakan material yang bersahabat dengan alam, berbeda dengan saudara tirinya yang kita sebut kantong keresek atau plastik yang butuh ratusan tahun untuk teruai, dan jika dibakar malah akan menyebarkan racun pembunuh bagi manusia dan juga alam, jika dibuang saja menjadi nuklir untuk ribuan biota darat dan laut, dan jika di kubur malah akan menjadi Fosil yang keras kepala tidak mau kalah ketika tanah menekan malah dia melawan. Kertas hanya membutuhkan waktu 2-6 minggu untuk terurai. Tetapi bukan itu yang menjadi masalah, apakah anda tahu bahan utama kertas itu apa?

Bahan baku membuat kertas adalah serat kayu (selulosa) dari pohon dan tanaman. Ya anda tidak salah bahan utamanya adalah dari mereka yang sering kita tebang, kita hancurkan keberadaannya demi bangunan dan perumahan. Mereka yang menjadi "tameng" bagi setiap manusia ketika banjir mengetuk ke Desa yang kita tempati. tahukan anda bahwa Diperlukan 1 Batang Pohon Usia 5 Tahun untuk Memproduksi 1 Rim Kertas? dan setiap hari ada berapa juta kertas yang digunakan oleh manusia untuk membungkus bala bala dan Tahu Bulat? 

1 Rim kertas adalah 500 Lembar kertas. Berapa banyak manusia se Jatinangor menggunakan kertas setiap harinya? berapa banyak manusia se Bandung Menggunakanya? Berapa banyak manusia Se pulau Jawa Menggunakannya? Seberapa banyak jika manusia seIndoensia Menggunakanya? dan seberapa banyak jika manusia sedunia menggunakanya?? berapa banyak pohon yang harus dikorbankan untuk penggunaan kertas? lalu harus berapa juta pohon lagi yang harus kita tebang untuk penggunaan kertas itu sendiri??

Didunia Pendidikan kertas masih menjadi sebuah material yang sangat penting, bagaimana tidak catatan dan amunisi siswa adalah buku yang terbuat dari kertas. lalu haruskah kita membiasakan dengan mencatat melalui kertas? tidak adakah Opsi lain selain mencatat menggunakan kertas?? bukannya dengan adanya tablet dan NoteBook bisa menjadi Opsi lain dalam mencatat sebuah pelajaran dari pada harus mencatat melalui selembar kertas yang kita namakan buku??

Namun, ada sebuah studi baru yang dimuat dalam jurnal Psychological Science terkait perbedaan dampak mencatat di atas kertas atau mencatat di laptop. Studi tersebut mengatakan bahwa menulis dengan pena dan kertas mampu meningkatkan memori dan kemampuan memahami konsep-konsep, dibanding dengan menggunakan laptop. namun tidak adakah opsi lainnya demi meminimalisir pemakaian kertas? jawabannya adalah ada !! yaitu dengan memanfaatkan semua kertas yang ada dengan semaksimal mungkin dan juga dengan tidak memubazirkan penggunaan kertas untuk hal yang tidak penting. pembuatan daur ulang dari kertas lain juga dapat dimaksimalkan oleh para pembuat media masa, selain itu juga kertas bersih yang didaur ulang dapat digunakan oleh para pejuang tahu bulat untuk digunakan sebagai wadah si bulat.

Era digital ternyata tidak sepenuhnya digital, semakin tingginya ilmu dan pengetahuan manusia selalu membawa efek positif ataupun negative. baik itu membawa perubahan ada juga yang tidak bisa tergantikan.Keberadaan kertas seakan menjadi hal yang belum bisa tergantikan meskipun teknologi kita sudah mencapai langit dan angkasa. Peminimalisiran kertas mungkin akan menjadi solusi yang harus kita lakukan tetapi selalu saja setiap ada permasalahan akan timbul permasalahan lainnya. Namun pastikan ada solusi untuk meminimalisir itu semua. jangan sampai, amunisi pelajar kita menjadi sesuatu yang malah menggerus alam lebih parah lagi.

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Pembekalan Jelang Ramadhan & Libur Sekolah
3 Juni 2016
Siswa dan siswi SMA Al Ma’soem Kamis (28/5) beberapa waktu lalu selenggarakan kegiatan pembekalan menjelang bulan suci Ramadhan dan Libur Sekolah. Kegiatan ...
11 Santri SMP - PSAM Lulus Tes Tahfidz Bulan Maret
15 Mei 2018
Sebelas orang siswa/santri SMP – PSAM Al Ma’soem berhasil dinyatakan lulus tes tahfidz (menghafal Al Qur’an) untuk gelombang ke-3 di tahun ...
Tiga Siswa SMP Al Ma'soem Meraih prestasi di Kejuaraan Renang Antar Pelajar se-Jabar
16 September 2019
Jatinangor,- Tiga peserta didik SMP Al Ma’soem kembali menunjukan kemampuannya dalam cabang olahraga renang dengan memborong medali di berbagai ...
MENUJU TAK TERBATAS DAN MELAMPAUINYA
19 Juli 2019
                Sedikit opini dari ...
Matematika, siapa takut!
6 Juli 2015
Oleh: Tatan Herawati, Spd Matematika sebagai salah satu “basic science” dan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di tingkat dasar. Berbagai macam cara ...
Messa
pcs20202021
Banner Pendaftaran
Download File
Keseharian Santri
Kunjungan Jokowi ke Al Ma'soem
Presiden Joko Widodo memberikan pidato dan bingkisan bagi siswa Al Ma'soem

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang
Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448 –  +628112206666
E-mail: info@masoem.com

Bagikan :
Copyright © almasoem.sch.id 2019
All rights reserved
Scroll Top