{"id":23767,"date":"2026-09-05T06:36:31","date_gmt":"2026-09-04T22:36:31","guid":{"rendered":"https:\/\/old.almasoem.sch.id\/?post_type=saling-doa&amp;p=21668"},"modified":"2026-09-05T06:36:31","modified_gmt":"2026-09-04T22:36:31","slug":"ketika-kesombongan-membawa-kepada-kehinaan-jangan-sampai-neraka-menjadi-tempat-kembali","status":"publish","type":"saling-doa","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/saling-doa\/ketika-kesombongan-membawa-kepada-kehinaan-jangan-sampai-neraka-menjadi-tempat-kembali\/","title":{"rendered":"Ketika Kesombongan Membawa kepada Kehinaan: Jangan Sampai Neraka Menjadi Tempat Kembali"},"content":{"rendered":"<p>Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berfirman:<\/p>\n<p>\u0641\u064e\u0627\u00a0\u062f\u0652\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0652\u06e4\u0627\u2009\u2009\u0627\u064e\u0628\u0652\u0648\u064e\u0627\u00a0\u0628\u064e\u2009\u2009\u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u2009\u2009\u062e\u0670\u0644\u0650\u062f\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e\u2009\u2009\u0641\u0650\u064a\u0652\u0647\u064e\u0627\u202f\u06d7\u2002\u0641\u064e\u0644\u064e\u0628\u0650\u0626\u0652\u0633\u064e\u2009\u2009\u0645\u064e\u062b\u0652\u0648\u064e\u0649\u2009\u2009\u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u062a\u064e\u0643\u064e\u0628\u0651\u0650\u0631\u0650\u202f\u064a\u0652\u0646\u064e<\/p>\n<p>&#8220;Maka masukilah pintu-pintu Neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Pasti itu seburuk-buruk tempat orang yang menyombongkan diri.&#8221; (QS. An-Nahl 16: Ayat 29).<\/p>\n<p><strong>Ketika Kesombongan Membawa kepada Kehinaan: Jangan Sampai Neraka Menjadi Tempat Kembali<\/strong><\/p>\n<p>Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI: Maka malaikat berkata kepada mereka, &#8220;Wahai orang kafir, masukilah pintu-pintu neraka Jahanam yang telah dijanjikan dan disiapkan sebagai tempat kembalimu beserta siksa yang amat pedih di dalamnya. Kamu tinggal dengan kekal di dalamnya. Pasti, neraka Jahanam itu adalah seburuk-buruk tempat orang yang menyombongkan diri.<\/p>\n<p>Ayat ini merupakan kelanjutan dari ayat sebelumnya. Orang-orang yang ketika hidup di dunia berada dalam keadaan zalim terhadap dirinya sendiri, kemudian ketika kematian datang, mereka mengatakan bahwa mereka tidak pernah melakukan keburukan.<\/p>\n<p>Namun Allah mengetahui semuanya. Kini, setelah kehidupan dunia berakhir, tidak ada lagi kesempatan untuk berkilah.<\/p>\n<p>Mereka yang dahulu menolak kebenaran, membantah ayat-ayat Allah, merasa dirinya paling benar, dan menyombongkan diri, akhirnya diperintahkan untuk memasuki pintu-pintu Jahanam.<\/p>\n<p>Kesombongan mungkin membuat seseorang merasa tinggi di dunia, tetapi dapat menjadi sebab kehinaan di akhirat. Di dunia, orang yang sombong mungkin merasa memiliki kedudukan, ilmu, jabatan, kekayaan, pengaruh, atau kekuasaan.<\/p>\n<p>Ia merasa tidak membutuhkan nasihat. Ketika diberi tahu, ia membantah. Ketika dikoreksi, ia tersinggung dan ketika kebenaran datang dari orang yang dianggap lebih rendah darinya, ia menolaknya.<\/p>\n<blockquote><p>Kesombongan yang paling berbahaya adalah ketika seseorang menolak kebenaran karena merasa dirinya lebih tinggi daripada kebenaran tersebut.<\/p><\/blockquote>\n<p>Karena itu, kita perlu bertanya kepada diri sendiri: Apakah saya masih mau menerima kebenaran ketika kebenaran itu tidak sesuai dengan keinginan saya?<\/p>\n<p>Apakah saya masih mau menerima nasihat ketika nasihat itu datang dari orang yang lebih muda, lebih sederhana, atau kedudukannya di bawah saya?<\/p>\n<p>Apakah saya mampu mengatakan \u201csaya salah\u201d ketika ternyata memang saya yang salah?<\/p>\n<p><strong>Inilah ujian kesombongan<\/strong>.<\/p>\n<p>Sebab orang berilmu bukanlah orang yang selalu merasa benar. Orang berilmu adalah orang yang bersedia tunduk ketika kebenaran telah jelas.<\/p>\n<ul>\n<li>Jangan sampai jabatan membuat kita sulit menerima nasihat.<\/li>\n<li>Jangan sampai ilmu membuat kita meremehkan orang lain.<\/li>\n<li>Jangan sampai kekayaan membuat kita merasa lebih tinggi.<\/li>\n<li>Jangan sampai usia membuat kita merasa paling tahu.<\/li>\n<li>Dan jangan sampai banyaknya ibadah membuat kita memandang rendah orang yang masih belajar memperbaiki dirinya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sebab pada akhirnya, yang menentukan kemuliaan seseorang bukan apa yang membuatnya tinggi di mata manusia, tetapi bagaimana kedudukannya di hadapan Allah SWT.<\/p>\n<p>Ayat ini juga mengajarkan bahwa manusia perlu berhati-hati terhadap kesombongan yang tumbuh perlahan. Kesombongan sering kali tidak datang dalam bentuk yang terang-terangan dan datang perlahan lahan ;<\/p>\n<p>\u201cSudah, saya lebih tahu.\u201d<\/p>\n<p>\u201cTidak perlu menasihati saya.\u201d<\/p>\n<p>\u201cSiapa dia sampai berani mengkritik saya?\u201d<\/p>\n<p>\u201cSaya sudah melakukan ini puluhan tahun.\u201d<\/p>\n<p>Pada saat inilah kita sedang kehilangan kemampuan untuk menerima kebenaran.<\/p>\n<p>An-Nahl ayat 29 seakan mengajak kita melihat jauh ke depan.<\/p>\n<ul>\n<li>Hari ini kita masih memiliki pilihan.<\/li>\n<li>Kita masih bisa menerima nasihat.<\/li>\n<li>Kita masih bisa meminta maaf.<\/li>\n<li>Kita masih bisa memperbaiki kesalahan.<\/li>\n<li>Kita masih bisa meninggalkan kesombongan.<\/li>\n<li>Kita masih bisa kembali kepada Allah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Tetapi akan datang suatu hari ketika kesempatan itu berakhir.<\/p>\n<p>Jangan sampai ketika datang pintu kematian, baru kita menyadari bahwa selama hidup kita terlalu sibuk mempertahankan ego, terlalu sulit menerima kebenaran, dan terlalu tinggi menempatkan diri di hadapan manusia.<\/p>\n<p>Lebih baik merendahkan hati di dunia daripada direndahkan di akhirat. Lebih baik mengakui kesalahan hari ini daripada mempertanggungjawabkan kesombongan di hadapan Allah nanti.<\/p>\n<p>Semoga Allah menjadikan kita hamba yang rendah hati, mudah menerima kebenaran, senang menerima nasihat, dan tidak meremehkan siapa pun.<\/p>\n<p>\u201cYa Allah, kami berlindung kepada-Mu dari kesombongan dan tipu daya diri. Kami berlindung kepada-Mu dari menolak kebenaran dan meremehkan manusia.<\/p>\n<p>\u201cYa Allah, tutuplah kehidupan kami dengan iman. Jadikan akhir ucapan kami di dunia sebagai kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Masukkanlah kami ke dalam surga dengan rahmat-Mu dan lindungilah kami dari api neraka.\u201d<\/p>","protected":false},"featured_media":23768,"parent":0,"template":"","class_list":["post-23767","saling-doa","type-saling-doa","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260905-WA0000.jpg",1536,1024,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260905-WA0000-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260905-WA0000-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260905-WA0000-768x512.jpg",768,512,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260905-WA0000-1024x683.jpg",1024,683,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260905-WA0000.jpg",1536,1024,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260905-WA0000.jpg",1536,1024,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260905-WA0000-18x12.jpg",18,12,true]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berfirman: \u0641\u064e\u0627\u00a0\u062f\u0652\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0652\u06e4\u0627\u2009\u2009\u0627\u064e\u0628\u0652\u0648\u064e\u0627\u00a0\u0628\u064e\u2009\u2009\u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u2009\u2009\u062e\u0670\u0644\u0650\u062f\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e\u2009\u2009\u0641\u0650\u064a\u0652\u0647\u064e\u0627\u202f\u06d7\u2002\u0641\u064e\u0644\u064e\u0628\u0650\u0626\u0652\u0633\u064e\u2009\u2009\u0645\u064e\u062b\u0652\u0648\u064e\u0649\u2009\u2009\u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u062a\u064e\u0643\u064e\u0628\u0651\u0650\u0631\u0650\u202f\u064a\u0652\u0646\u064e &#8220;Maka masukilah pintu-pintu Neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Pasti itu seburuk-buruk tempat orang yang menyombongkan diri.&#8221; (QS. An-Nahl 16: Ayat 29). Ketika Kesombongan Membawa kepada Kehinaan: Jangan Sampai Neraka Menjadi Tempat Kembali Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI: Maka malaikat berkata kepada mereka, &#8220;Wahai orang kafir, masukilah pintu-pintu neraka Jahanam yang telah dijanjikan dan disiapkan sebagai tempat kembalimu beserta siksa yang amat pedih di dalamnya. Kamu tinggal dengan kekal di dalamnya. Pasti, neraka Jahanam itu adalah seburuk-buruk tempat orang yang menyombongkan diri. Ayat ini merupakan kelanjutan dari ayat sebelumnya. Orang-orang yang ketika hidup&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"","author_info_v2":{"name":"","url":""},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":[],"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260905-WA0000-1024x683.jpg",1024,683,true],"author_info":[],"comment_info":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/saling-doa\/23767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/saling-doa"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/saling-doa"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}