{"id":14707,"date":"2024-04-08T05:27:06","date_gmt":"2024-04-07T21:27:06","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?post_type=saling-doa&#038;p=14707"},"modified":"2024-04-08T10:50:38","modified_gmt":"2024-04-08T02:50:38","slug":"nabi-yang-paling-banyak-disebut-dalam-al-quran","status":"publish","type":"saling-doa","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/saling-doa\/nabi-yang-paling-banyak-disebut-dalam-al-quran\/","title":{"rendered":"Nabi yang Paling Banyak Disebut dalam Al Qur&#8217;an"},"content":{"rendered":"<p>\u200e\u0623\u064e\u0639\u064f\u0648\u0630\u064f \u0628\u0650\u0627\u0644\u0644\u064e\u0651\u0647\u0650 \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0634\u064e\u0651\u064a\u0652\u0637\u064e\u0627\u0646\u0650 \u0627\u0644\u0631\u064e\u0651\u062c\u0650\u064a\u0645\u0650<\/p>\n<p>\u0642\u064e\u0627 \u0644\u064e\u2009\u2009\u064a\u0670\u0642\u064e\u0648\u0652\u0645\u0650\u2009\u2009\u0644\u064e\u0640\u064a\u0652\u0633\u064e\u2009\u2009\u0628\u0650\u064a\u0652\u2009\u2009\u0633\u064e\u0641\u064e\u0627\u0647\u064e\u0629\u064c\u2009\u2009\u0648\u0651\u064e\u0644\u0670\u0640\u0643\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a\u0652\u2009\u2009\u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0652\u0644\u064c\u2009\u2009\u0645\u0651\u0650\u0646\u0652\u2009\u2009\u0631\u0651\u064e\u0628\u0651\u0650\u2009\u2009\u0627\u0644\u0652\u0639\u0670\u0644\u064e\u0645\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e<\/p>\n<p><em>\u201cDia (Hud) menjawab, Wahai kaumku! Bukan aku kurang waras, tetapi aku ini adalah rasul dari Tuhan seluruh alam.&#8221; <\/em><em>(QS. Al-A&#8217;raf 7: Ayat 67)<\/em><\/p>\n<p>Rassul diutus sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan<\/p>\n<p>Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI;\u00a0Dia, Hud, menjawab sekaligus memberikan penjelasan tentang kesalahan anggapan dan dugaan kaumnya, &#8220;Wahai kaumku! Aku tidak seperti sangkaanmu. Bukan aku kurang waras karena aku sadar dengan ucapan dan tindakanku. Aku juga bukan pendusta, tetapi yang aku lakukan adalah berdasarkan tuntunan dari Tuhanku karena aku ini adalah seorang rasul yang diutus dari Tuhan seluruh alam kepada kamu semua.<br \/>\nTugas rassul yang utama ;<\/p>\n<p><em>INNA ARSALNAKA BIL HAQ BASYIIRON WANADZIIRON\u2026(QS.2 Al-Baqoroh 119) \u201cSesungguhnya Kami telah mengutusmu dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, \u2026\u201d<\/em><\/p>\n<p>Nama-nama Nabi dan Rasul<\/p>\n<p><strong>1. Nabi Adam As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Adam As adalah manusia pertama yang diciptakan Allah SWT untuk diturunkan ke bumi. Adam pernah dihukum Allah karena memakan buah khuldi, buah yang terlarang. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.<\/p>\n<p><strong>2. Nabi Idris As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Idris As pernah merasakan surga selama hidup di dunia dan diberi keistimewaan oleh Allah untuk pernah merasakan kematian dalam kehidupan. Karena Allah tidak membolehkan siapa pun masuk surga sebelum wafat. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.<\/p>\n<p><strong>3. Nabi Nuh As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Nuh termasuk dalam golongan ulul azmi. Salah satu mukjizat yang diberikan Allah kepadanya mampu membuat perahu yang besar untuk menyelamatkan kaumnya dari banjir bandang. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 43 kali.<\/p>\n<p><strong>4. Nabi Hud As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Hud yang berdakwah untuk kaum &#8216;Aad Awal diberikan mukjizat bisa menurunkan hujan atas seizin Allah saat kaum &#8216;Aad dilanda kekeringan dan tidak bisa menemukan sumber air. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 7 kali.<\/p>\n<p><strong>5. Nabi Saleh As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Saleh dapat memunculkan unta betina yang sedang hamil 10 bulan dari batu besar yang terbelah. Ia diutus berdakwah menyerukan kepada kaum Tsamud agar mau menyembah dan bertakwa kepada Allah SWT. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 9 kali.<\/p>\n<p><strong>6. Nabi Ibrahim As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Ibrahim menghancurkan patung-patung yang ada di kuil Raja Namrud dan menyisakan satu patung terbesar. Lalu ia taruh tongkat yang dibuatnya untuk menghabiskan patung-patung itu di tangan patung terbesar tersebut. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 69 kali.<\/p>\n<p><strong>7. Nabi Luth As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Luth diutus Allah SWT untuk kaum Sodom dan Gomorrah yang memiliki perilaku seks menyimpang. Karena itulah, kisahnya sering dijadikan landasan pelarangan perbuatan homoseksual dalam agama. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 27 kali.<\/p>\n<p><strong>8. Nabi Ismail As<\/strong><\/p>\n<p>Ismail adalah anak dari Nabi Ibrahim. Kisah keduanya merupakan awal mula terjadi qurban pada Idul Adha. Nabi Ibrahim dan Ismail juga diriwayatkan sebagai orang yang pertama mendirikan dan membangun Ka\u2019bah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 12 kali.<\/p>\n<p><strong>9. Nabi Ishaq As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Ishaq adalah anak kedua Nabi Ibrahim dan ibunya bernama Sarah (istri pertama Ibrahim) Dalam Alqur&#8217;an, Nabi Ishaq disebutkan memiliki ilmu, akhlak, dan perbuatan yang baik. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 17 kali.<\/p>\n<p><strong>10. Nabi Ya\u2019qub As<\/strong><\/p>\n<p>Ya&#8217;qub merupakan sosok yang yang memiliki karakter dan pribadi yang kuat serta mempunyai keimanan yang luar biasa. Namanya dikenal sebagai ayah yang sangat menyayangi anak-anaknya. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 18 kali.<\/p>\n<p><strong>11. Nabi Yusuf As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Yusuf putra Nabi Ya&#8217;qub adalah sosok saleh yang tampan dan rupawan baik jiwa maupun raganya. Ia juga bisa menafsirkan mimpi dan diberi amanah oleh raja untuk memimpin rakyat karena sifatnya. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 58 kali.<\/p>\n<p><strong>12. Nabi Ayyub As<\/strong><\/p>\n<p>Ayyub adalah seorang hamba yang saleh sekaligus nabi yang terkenal karena kesabarannya. Kisahnya banyak dimuat sebagai penghibur, pelipur, dan pembakar semangat orang-orang yang sedang ditimpa ujian. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 4 kali.<\/p>\n<p><strong>13. Nabi Syu\u2019aib As<\/strong><\/p>\n<p>Syua&#8217;aib adalah seorang rasul yang diutus untuk berdakwah kepada kaum Madyan. Seperti nabi-nabi yang lain, Nabi Syu&#8217;aib juga berjuang menyerukan kaumnya untuk kembali ke jalan Allah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 11 kali.<\/p>\n<p><strong>14. Nabi Musa As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Musa termasuk ulul &#8216;ilmi dan kitab taurat ditunkan kepadanya. Nabi Musa juga memiliki tongkat yang bisa berubah menjadi ular dan membelah lautan, ia berhasil membinasakan fir&#8217;aun beserta pengikutnya. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 136 kali.<\/p>\n<p><strong>15. Nabi Harun As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Harun memiliki jenggot dua warna, sebagian berwarna putih dan setengahnya hitam. Di antara dakwah Nabi Harun adalah keberhasilannya menanamkan rasa cinta kaumnya kepadanya dengan sangat mendalam. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 20 kali.<\/p>\n<p><strong>16. Nabi Dzulkifli As<\/strong><\/p>\n<p>Dzulkifli merupakan anak satu-satunya dari Nabi Ayyub yang selamat dari reruntuhan rumah. Dalam Al-Qur&#8217;an ia disebut sebagai orang yang sabar, saleh, mendapat rahmat, dan termasuk sebagai orang-orang pilihan Allah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.<\/p>\n<p><strong>17. Nabi Daud As<\/strong><\/p>\n<p>Salah satu mukzijat yang diberikan kepada Daud adalah kitab Zabur. Ia bisa berkomunikasi dengan burung, memiliki suara yang merdu dan dapat melunakkan besi dengan tangan kosong. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 18 kali.<\/p>\n<p><strong>18. Nabi Sulaiman As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Sulaiman memahami bahasa hewan dan mampu menundukkan jin. Ia juga merupakan seorang raja yang kaya raya serta memiliki sifat dermawan. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 21 kali.<\/p>\n<p><strong>19. Nabi Ilyas As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Ilyas diutus Allah SWT bagi kaum Bani Israil yang gemar menyembah patung berhala yang diberi nama Ba&#8217;al. Ia adalah sosok nabi yang taat dalam beribadah kepada Allah SWT. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.<\/p>\n<p><strong>20. Nabi Ilyasa As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Ilyasa menjadi penerus dakwah Nabi Ilyas kepada Bani Israil dan ia merupakan putra dari paman Nabi Ilyas. Allah memberikan Ilyasa mukjizat untuk menyembuhkan orang sakit atas seizin-Nya. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.<\/p>\n<p><strong>21. Nabi Yunus As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Yunus pernah bepergian tanpa seizin Allah karena menyerah dengan dakwahnya untuk menyadarkan penduduk Ninawa. Ia lalu dimakan ikan paus, tetapi setelah bertobat, ia berhasil selamat atas izin Allah SWT. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 5 kali.<\/p>\n<p><strong>22. Nabi Zakariya As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Zakariya terkenal sangat sabar dan tabah. Ia tidak memiliki keturunan hingga usianya senja. Tetapi karena tak pernah putus berdoa, Allah akhirnya mengabulkan doanya dan memiliki anak bernama Yahya. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 12 kali.<\/p>\n<p><strong>23. Nabi Yahya As<\/strong><\/p>\n<p>Nabi Yahya adalah putra dari Nabi Zakariya yang dikenal memiliki sifat pengasih, penyayang dan penuh hikmah. Sejak kecil ia rajin membaca dan menggali ilmu. Yahya merupakan salah seorang Nabi bagi Bani Israil. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 5 kali.<\/p>\n<p><strong>24. Nabi Isa As<\/strong><\/p>\n<p>Kitab Injil diturunkan pada Nabi Isa. Ia merupakan putra Maryam. Ia diberikan mukjizat dapat menyembuhkan orang buta dan berpenyakit kulit. Nabi Isa juga pernah menurunkan makanan dari langit. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 21 kali, sebutan al-Masih sebanyak 11 kali, dan sebutan Ibnu (Putra) Maryam sebanyak 23 kali.<\/p>\n<p><strong>25. Nabi Muhammad SAW<\/strong><\/p>\n<p>Muhammad SAW sang Nabi terakhir. Kitab Alqur&#8217;an diturunkan kepadanya, sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya. Kisah lahir sampai wafatnya selalu dijadikan pelajaran, karena beliau teladan seluruh umat di dunia. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.<\/p>\n<p>Lebih 2\/3 isi al Quran berisi tentang sejarah, sejarah penting untuk ibrah\/pelajaran bagi umat manusia di masa yang akan depan.<\/p>\n<p>Keledai saja tak jatuh di lubang yang sama sampai dua kali\u201d. Artinya, sebodoh-bodohnya orang, ia tak akan mengulang kesalahan sebelumnya.<\/p>\n<p>Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kisah kisah yang ada dalam al Quran untuk tidak membuat kesalahan yang sama.<\/p>","protected":false},"featured_media":4991,"parent":0,"template":"","class_list":["post-14707","saling-doa","type-saling-doa","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/166838926_3964245913662889_6864928728953213138_n.jpg",1080,1080,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/166838926_3964245913662889_6864928728953213138_n-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/166838926_3964245913662889_6864928728953213138_n-300x300.jpg",300,300,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/166838926_3964245913662889_6864928728953213138_n-768x768.jpg",768,768,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/166838926_3964245913662889_6864928728953213138_n-1024x1024.jpg",1024,1024,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/166838926_3964245913662889_6864928728953213138_n.jpg",1080,1080,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/166838926_3964245913662889_6864928728953213138_n.jpg",1080,1080,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/166838926_3964245913662889_6864928728953213138_n.jpg",12,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>\u200e\u0623\u064e\u0639\u064f\u0648\u0630\u064f \u0628\u0650\u0627\u0644\u0644\u064e\u0651\u0647\u0650 \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0634\u064e\u0651\u064a\u0652\u0637\u064e\u0627\u0646\u0650 \u0627\u0644\u0631\u064e\u0651\u062c\u0650\u064a\u0645\u0650 \u0642\u064e\u0627 \u0644\u064e\u2009\u2009\u064a\u0670\u0642\u064e\u0648\u0652\u0645\u0650\u2009\u2009\u0644\u064e\u0640\u064a\u0652\u0633\u064e\u2009\u2009\u0628\u0650\u064a\u0652\u2009\u2009\u0633\u064e\u0641\u064e\u0627\u0647\u064e\u0629\u064c\u2009\u2009\u0648\u0651\u064e\u0644\u0670\u0640\u0643\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a\u0652\u2009\u2009\u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0652\u0644\u064c\u2009\u2009\u0645\u0651\u0650\u0646\u0652\u2009\u2009\u0631\u0651\u064e\u0628\u0651\u0650\u2009\u2009\u0627\u0644\u0652\u0639\u0670\u0644\u064e\u0645\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e \u201cDia (Hud) menjawab, Wahai kaumku! Bukan aku kurang waras, tetapi aku ini adalah rasul dari Tuhan seluruh alam.&#8221; (QS. Al-A&#8217;raf 7: Ayat 67) Rassul diutus sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI;\u00a0Dia, Hud, menjawab sekaligus memberikan penjelasan tentang kesalahan anggapan dan dugaan kaumnya, &#8220;Wahai kaumku! Aku tidak seperti sangkaanmu. Bukan aku kurang waras karena aku sadar dengan ucapan dan tindakanku. Aku juga bukan pendusta, tetapi yang aku lakukan adalah berdasarkan tuntunan dari Tuhanku karena aku ini adalah seorang rasul yang diutus dari Tuhan seluruh alam kepada kamu&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"","author_info_v2":{"name":"","url":""},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":[],"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/166838926_3964245913662889_6864928728953213138_n-1024x1024.jpg",1024,1024,true],"author_info":[],"comment_info":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/saling-doa\/14707","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/saling-doa"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/saling-doa"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14707"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}