{"id":9228,"date":"2022-10-24T16:17:35","date_gmt":"2022-10-24T08:17:35","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=9228"},"modified":"2023-06-08T11:42:45","modified_gmt":"2023-06-08T03:42:45","slug":"apakah-kita-harus-menjadi-orang-yang-cerdas-untuk-kuliah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/apakah-kita-harus-menjadi-orang-yang-cerdas-untuk-kuliah\/","title":{"rendered":"Apakah Kita Harus Menjadi Orang yang Cerdas untuk Kuliah?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah sebagian orang tidak cukup pintar untuk kuliah atau tidak memiliki kemampuan intelektual untuk meneruskan ke jenjang kuliah? Pastinya ada sebagian orang yang tidak memiliki kemampuan intelektual untuk kuliah. Kecerdasan, seperti setiap sifat lainnya, didistribusikan seperti pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bell curve<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, akan memastikan sebagian kecil orang pasti berada dalam posisi yang berhasil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, mayoritas orang yang tidak berhasil di perguruan tinggi tidak menemui kesulitan dengan kemampuan intelektual mereka. Ada perguruan tinggi yang dapat menampung setiap orang dengan kecerdasan yang hampir rata-rata dan lebih tinggi. Tantangan yang menghalangi orang untuk sukses dalam lingkungan perguruan tinggi tradisional lebih berkaitan dengan sifat-sifat lainnya, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangnya keterampilan berorganisasi atau keterampilan fungsi eksekutif (seperti manajemen waktu)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pikiran-pikiran yang membuatnya enggan belajar dengan benar dalam setiap pelajaran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak dapat menerima toleransi kegagalan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terlalu banyak hal-hal penting lainnya yang terjadi dalam hidup mereka (seperti: masalah terhadap tanggung jawab keluarga, kondisi yang harus menghasilkan uang, dan juga masalah kesehatan)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketidak-dewasaan (dalam arti yang bersangkutan tidak siap untuk beralih dari masa sekolah ke dalam kondisi perkuliahan dengan banyak aturan dan pengawasan di mana seseorang diharapkan berfungsi sepenuhnya secara independen)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa tidak ingin hanya menghabiskan waktu di ruang kelas. Hal ini mendorong dan membantu mereka mencapai tujuan hidup yang mereka inginkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangnya disiplin diri (misalnya tidak memprioritaskan pendidikan mereka dan malah menghabiskan terlalu banyak waktu untuk melakukan hal-hal menyenangkan)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak alasan karena ada orang yang sepertinya tidak dapat meretasnya saat belajar. Tapi intinya adalah apakah orang tersebut dapat memprioritaskan aktivitas semacam ini untuk merasa cukup melakukan pekerjaan yang membosankan. Dan kemudian, apakah mereka memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">soft skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berfungsi secara mandiri untuk melakukan pekerjaannya tersebut. Perhatikan bahwa tidak satupun dari hal-hal itu ada hubungannya dengan kecerdasan yang sebenarnya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa orang pintar yang pernah ditemui justru tidak lulus kuliah. Mereka tidak bisa terlalu lama duduk diam. Mereka tidak bisa mentolerir untuk mengambil kelas yang tidak menarik bagi mereka. Mereka sudah memiliki gagasan tentang apa yang ingin mereka lakukan dalam hidup dan perguruan tinggi tampaknya seperti jalan memutar dari rencana mereka yang lebih besar. Ada siswa yang tidak begitu cerdas tetapi memiliki banyak ketekunan dan lulus dari perguruan tinggi adalah tujuan yang mereka tetapkan sendiri untuk membuktikan bahwa mereka mampu melakukannya dan orang-orang muda itu mampu lulus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Pendidikan Al Masoem menerapkan konsep sekolah berbasis pesantren, fasilitas di Al-masoem dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang modern. Banyak fasilitasnya menyesuaikan dengan kebutuhan anak-anak sekarang. Semua yang disediakan senantiasa mendukung proses pembelajaran demi meningkatkan kualitas Pendidikan yang akan diperoleh para peserta didik di Al-masoem. Oleh karena itu, tantangan-tantangan yang disebutkan di atas akan bisa teratasi dengan baik melalui lembaga pendidikan Al-masoem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatannya mengutamakan keseimbangan antara kegiatan akademis dan non-akademis bagi para siswa. Selain itu, disediakan waktu khusus untuk minat lain seperti olahraga, musik, atau layanan masyarakat.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hal-hal yang dilakukan lembaga inilah yang akan mendukung perkembangan intelektual siswa dan membantu mereka\u00a0 untuk menemukan jalan hidupnya kelak di masa depan.\u00a0<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah sebagian orang tidak cukup pintar untuk kuliah atau tidak memiliki kemampuan intelektual untuk meneruskan ke jenjang kuliah? Pastinya ada sebagian orang yang tidak memiliki kemampuan intelektual untuk kuliah. Kecerdasan, seperti setiap sifat lainnya, didistribusikan seperti pada bell curve, akan memastikan sebagian kecil orang pasti berada dalam posisi yang berhasil. Namun, mayoritas orang yang tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8985,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Apakah Kita Harus Menjadi Orang yang Cerdas untuk Kuliah? - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Apakah sebagian orang tidak cukup pintar untuk kuliah atau tidak memiliki kemampuan intelektual untuk meneruskan ke jenjang kuliah? Pastinya ada sebagian orang"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[4552,3962,4461,589],"class_list":["post-9228","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-kemampuan-intelektual","tag-manajemen-waktu","tag-organisasi","tag-soft-skill"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Diseminasi-03102022-1.jpg",633,475,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Diseminasi-03102022-1-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Diseminasi-03102022-1-300x225.jpg",300,225,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Diseminasi-03102022-1.jpg",633,475,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Diseminasi-03102022-1.jpg",633,475,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Diseminasi-03102022-1.jpg",633,475,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Diseminasi-03102022-1.jpg",633,475,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Diseminasi-03102022-1.jpg",16,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Apakah sebagian orang tidak cukup pintar untuk kuliah atau tidak memiliki kemampuan intelektual untuk meneruskan ke jenjang kuliah? Pastinya ada sebagian orang yang tidak memiliki kemampuan intelektual untuk kuliah. Kecerdasan, seperti setiap sifat lainnya, didistribusikan seperti pada bell curve, akan memastikan sebagian kecil orang pasti berada dalam posisi yang berhasil. Namun, mayoritas orang yang tidak berhasil di perguruan tinggi tidak menemui kesulitan dengan kemampuan intelektual mereka. Ada perguruan tinggi yang dapat menampung setiap orang dengan kecerdasan yang hampir rata-rata dan lebih tinggi. Tantangan yang menghalangi orang untuk sukses dalam lingkungan perguruan tinggi tradisional lebih berkaitan dengan sifat-sifat lainnya, seperti: Kurangnya&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":4552,"label":"kemampuan intelektual"},{"value":3962,"label":"manajemen waktu"},{"value":4461,"label":"organisasi"},{"value":589,"label":"soft skill"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Diseminasi-03102022-1.jpg",633,475,false],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":6032,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":6032,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":4552,"name":"kemampuan intelektual","slug":"kemampuan-intelektual","term_group":0,"term_taxonomy_id":4552,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":3962,"name":"manajemen waktu","slug":"manajemen-waktu","term_group":0,"term_taxonomy_id":3962,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":8,"filter":"raw"},{"term_id":4461,"name":"organisasi","slug":"organisasi","term_group":0,"term_taxonomy_id":4461,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":589,"name":"soft skill","slug":"soft-skill","term_group":0,"term_taxonomy_id":589,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":22,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9228","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9228"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9228\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9228"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9228"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9228"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}