{"id":9173,"date":"2022-10-19T11:39:05","date_gmt":"2022-10-19T03:39:05","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=9173"},"modified":"2023-06-08T11:52:33","modified_gmt":"2023-06-08T03:52:33","slug":"lakukan-ini-agar-hidup-lebih-bahagia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/lakukan-ini-agar-hidup-lebih-bahagia\/","title":{"rendered":"Lakukan ini Agar Hidup Lebih Bahagia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi pribadi yang bahagia adalah hal yang bisa anda laksanakan sendiri, dengan merubah pola pikir, memberi waktu yang banyak bagi diri sendiri, tidak membandingkan diri anda dengan orang lain dan berhenti untuk overthinking serta yang paling penting adalah selalu mensyukuri tentang apa yang kita punya. Namun jika anda memiliki pola pikir yang sama dengan saya yang menganggap hal tersebut adalah hal yang terlalu mainstream, maka anda bisa melakukan 3 hal berikut yaitu 3 hal yang wajib anda lakukan untuk menjadi pribadi yang bahagia :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b> Perhatian Media yang anda konsumsi<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Media sosial dan media visual menjadi salah satu media yang memang banyak sekali dikonsumsi oleh orang orang di dunia. Seperti mengutip dari kominfo.go.id setidaknya ada 63 juta pengguna internet di Indonesia saat ini dimana dari angka tersebut, 95 persennya menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial. Dan bahkan dari jurnal.unpad.ac.id dalam Asosiasi penyelenggara jasa Internet Indonesia pada tahun 2017 silam 75,50% pengguna media sosial adalah remaja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya mereka para pengakses media sosial ini jarang memperhatikan apa yang mereka konsumsi, seperti :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Film yang tidak berfaedah yang malah membuat penontonnya merah,sedih dan penuh dengan drama dan konflik yang tiada henti\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Berita buruk tentang hal yang terjadi didunia yang dapat merusak mood<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Konflik rumah tangga artis dan kasus kasus yang menyimpang di kalangan artis<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang kami tidak pernah melarang anda mengkonsumsi hal hal tersebut, anda juga makhluk merdeka yang bisa memperhatikan tontonan yang anda sukai. Tapi menonton hal hal yang bersifat toxic seperti itu dapat mempengaruhi kepribadian anda juga.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh paling gampang saja, ketika kita menonton sebuah gosip tentang artis yang menjadi korban KDRT, yang kita rasakan adalah kesal, marah dan benci. Atau ketika kita santai mendengarkan lagu, ternyata lagu melow seperti lagu Adele Someone Like You atau Lagunya Evanescence My Immortal memang enak didengarkan namun efeknya ketika anda bersedih anda akan semakin terpuruk, begitu juga ketika anda bahagia anda akan terbawa suasana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya bukan tidak boleh tapi coba diminimalisir dan ganti apa yang anda tonton menjadi tontonan yang bermanfaat seperti :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang dapat menginspirasi anda<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang dapat membuat anda tertawa, jika anda suka KPOP cari meme tentang KPOP atau jika anda suka anime cari anime yang bukan hanya memberikan visual dan jalan cerita yang bagus tapi juga cari yang bergenre comedy<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang bisa buat kamu semakin bersemangat seperti video motivasi dan sebagainya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Kurangi menggunakan gadget<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit? Jelas, saya juga orang yang sulit mengurangi penggunaan gadget namun sadar atau tidak semakin lama kita semakin terikat dengan gadget baik secara langsung dan secara tidak langsung. Namun yang jadi pertanyaan, apakah anda tidak lelah menggunakan gadget setiap waktu? Apalagi jika konten yang anda lihat adalah konten konten yang tidak mendidik yang bisa membuat kamu badmood seperti scrool scrool berandanya Mantan atau Artis yang mencari Sensasi. Lantas bagaimana solusi terbaik agar bisa bahagia tanpa gadget?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Solusinya ya cari pekerjaan atau hal yang bisa anda laksanakan tanpa gadget, kalau menggunakan gadget juga usahakan tidak 100% gadget seperti :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bermain alat musik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berolahraga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkebun<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkendara berkeliling kota<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Main bersama saudara atau teman<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memasak<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca buku atau Novel<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> Bersyukur dengan apa yang anda miliki<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang paling ampuh agar anda bisa bahagia dengan cara anti mainstream adalah bersyukur, bersyukur dengan apa yang anda miliki saat ini. Hape anda Xiaomi? bersyukur karena anda mampu membeli smartphone disaat orang lain masih banyak yang masih sibuk mencari uang untuk sesuap nasi. Anda makan dengan ayam goreng pinggir jalan? Bersyukur karena masih banyak orang yang masih bingung besok makan sama apa karena tidak punya uang untuk membeli makanan. Bersyukur dengan apa yang dimiliki adalah salah satu cara efektif untuk menjadi pribadi yang bahagia. Tapi bahagia disini bukan bahagia diatas penderitaan orang lain, tentu saja bahagia atas apa yang dimiliki saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang paling penting adalah \u201cSTOP MEMBANDING BANDINGKAN DIRI ANDA DENGAN ORANG LAIN\u201d orang dewasa selalu berkata, circle anda pengguna IPHONE tidak berhak berkata Ayo nongkrong, ke Hokben kan \u201ccuma\u201d segini masa gak bisa kepada pengguna Xiaomi karena mau bagaimanapun semua orang itu berbeda, ada yang kaya karena terlahir dari orang tua yang kaya raya ada juga yang kurang mampu karena memang lahir dikeluarga yang sederhana. Jadi harus pandai juga anda dalam memilih circle. Selain itu ada juga manfaat menjadi pribadi yang bahagia seperti :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b> Mampu memberikan efek positif kepada orang lain<\/b><\/li>\n<li><b> Terlihat seperti pribadi yang menyenangkan<\/b><\/li>\n<li><b> Lebih disukai orang lain<\/b><\/li>\n<li><b> Jauh dari pribadi yang TOXIC<\/b><\/li>\n<li><b> Bisa menyadari seberapa hebatnya anda secara pribadi<\/b><\/li>\n<\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi pribadi yang bahagia adalah hal yang bisa anda laksanakan sendiri, dengan merubah pola pikir, memberi waktu yang banyak bagi diri sendiri, tidak membandingkan diri anda dengan orang lain dan berhenti untuk overthinking serta yang paling penting adalah selalu mensyukuri tentang apa yang kita punya. Namun jika anda memiliki pola pikir yang sama dengan saya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8305,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Lakukan ini Agar Hidup Lebih Bahagia - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Menjadi pribadi yang bahagia adalah hal yang bisa anda laksanakan sendiri, dengan merubah pola pikir, memberi waktu yang banyak bagi diri sendiri, tidak memband"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[2992,301,2989,1976],"class_list":["post-9173","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-bentuk-syukur","tag-gadget","tag-hidup-bahagia","tag-overthinking"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Fasilitas-dan-kegiatan-siswa-pesantren-129.jpg",713,475,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Fasilitas-dan-kegiatan-siswa-pesantren-129-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Fasilitas-dan-kegiatan-siswa-pesantren-129-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Fasilitas-dan-kegiatan-siswa-pesantren-129.jpg",713,475,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Fasilitas-dan-kegiatan-siswa-pesantren-129.jpg",713,475,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Fasilitas-dan-kegiatan-siswa-pesantren-129.jpg",713,475,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Fasilitas-dan-kegiatan-siswa-pesantren-129.jpg",713,475,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Fasilitas-dan-kegiatan-siswa-pesantren-129.jpg",18,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Menjadi pribadi yang bahagia adalah hal yang bisa anda laksanakan sendiri, dengan merubah pola pikir, memberi waktu yang banyak bagi diri sendiri, tidak membandingkan diri anda dengan orang lain dan berhenti untuk overthinking serta yang paling penting adalah selalu mensyukuri tentang apa yang kita punya. Namun jika anda memiliki pola pikir yang sama dengan saya yang menganggap hal tersebut adalah hal yang terlalu mainstream, maka anda bisa melakukan 3 hal berikut yaitu 3 hal yang wajib anda lakukan untuk menjadi pribadi yang bahagia : Perhatian Media yang anda konsumsi Media sosial dan media visual menjadi salah satu media yang memang&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":2992,"label":"bentuk syukur"},{"value":301,"label":"Gadget"},{"value":2989,"label":"Hidup Bahagia"},{"value":1976,"label":"Overthinking"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Fasilitas-dan-kegiatan-siswa-pesantren-129.jpg",713,475,false],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":14677,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":14677,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":2992,"name":"bentuk syukur","slug":"bentuk-syukur","term_group":0,"term_taxonomy_id":2992,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":301,"name":"Gadget","slug":"gadget","term_group":0,"term_taxonomy_id":301,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":4,"filter":"raw"},{"term_id":2989,"name":"Hidup Bahagia","slug":"hidup-bahagia","term_group":0,"term_taxonomy_id":2989,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":1976,"name":"Overthinking","slug":"overthinking","term_group":0,"term_taxonomy_id":1976,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":5,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9173","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9173"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9173\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9173"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9173"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9173"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}