{"id":7686,"date":"2022-07-18T11:35:31","date_gmt":"2022-07-18T03:35:31","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=7686"},"modified":"2023-06-09T11:32:33","modified_gmt":"2023-06-09T03:32:33","slug":"cara-mengatasi-homesick","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/cara-mengatasi-homesick\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi Homesick"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun pelajaran baru sekolah dan pesantren sudah dimulai. Biasanya pada tahun pelajaran baru ini, banyak sekali santri yang mengalami gejala homesick atau rasa kehilangan hal hal yang familiar memang umum terjadi terutama bagi anda anak pesantren kelas 1 SMP yang baru pertama kali merasakan jauh dari rumah dan jauh dari orang tua. Menjadi anak rantau memang terkadang sulit, apalagi ketika rasa rindu kepada orang tua mulai menyebar ke dalam jiwa, selain stress jelas rasa rindu itu juga dapat menimbulkan beban tersendiri bagi anak rantau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi tahukah kamu, gejala homesick ini bisa diatasi dengan mudah, dan berikut adalah cara mengatasi homesick bagi anak rantau.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sibukan diri dengan melakukan berbagai macam aktivitas yang positif<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi anda anak rantau yang sedang mengalami homesick, alangkah baiknya jika anda melakukan kegiatan atau aktivitas yang positif, misalkan seperti pergi ngegym, healing bersama teman seperantauan, jika anda anak pesantren yang jauh dari orang tua alangkah baiknya jika anda melakukan kegiatan kegiatan yang ada di pesantren. Pesantren modern saat ini memiliki berbagai macam fasilitas yang bisa anda manfaatkan sebaik mungkin. Bahkan biasanya fasilitas pesantren juga bisa anda gunakan secara gratis. Dengan menyibukan diri, anda bukan hanya akan menghilangkan gejala homesick yang anda alami, akan tetapi juga anda bisa mendapatkan beberapa hal yang positif lainnya. Dengan menyibukan diri juga anda bisa menguasai hal hal yang sebelumnya tidak pernah anda kuasai.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Telepon orang tua atau sanak saudara yang berada di kampung<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat komunikasi saat ini sangat mudah dimiliki setiap orang, minimal jika anda tidak memiliki smartphone anda memiliki telepon genggam biasa yang bisa digunakan untuk komunikasi dengan orang tua atau sanak saudara yang berada di kampung halaman. Memang berkomunikasi melalui telepon ini kadang malah membuat hati jadi lebih galau. Tapi setidaknya dengan mengetahui kabar dari kerabat atau keluarga anda bisa paham, bahwa mereka baik baik saja di kampung halaman dan bisa sedikit menghilangkan rindu terhadap orang tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas bagaimana dengan anak pesantren yang tidak diperbolehkan membawa alat komunikasi? Seketat ketatnya pondok pesantren, selalu ada kesempatan bagi santrinya untuk berkomunikasi dengan orang tua. Begitu juga Al Ma&#8217;soem, kami memang melarang santri membawa smartphone tapi jika telepon genggam biasa masih diperbolehkan, salah satunya adalah untuk mencegah santri merasa homesick atau rindu rumah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Berkumpul bersama teman seperantauan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang anak rantau itu unik, ketika mereka bertemu dengan teman sekampung atau teman satu logat mereka akan nyambung hingga jauh. Berkumpul dengan teman seperantauan juga bisa menghilangkan homesick. Alasannya simpel, karena ada orang yang mengerti anda karena mereka juga merasakan anda. Ungkapkan keluh kesah anda dengan teman teman sejawat agar anda merasa anda masih memiliki teman untuk membantu menghilangkan beban yang anda miliki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkumpul dengan teman seperantauan juga dapat menghilangkan sedikit rindu pada kampung halaman, apa lagi kebanyakan anak anak rantau selalu memiliki cerita unik tersendiri yang ketika diceritakan akan menjadi sebuah cerita komedi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengikuti sebuah komunitas atau organisasi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir konsepnya sama seperti yang kasus atau poin pertama, menyibukan diri dengan kegiatan yang positif dan salah satu pilihan terbaiknya adalah mengikuti sebuah komunitas tertentu.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi anda seorang santri Al Ma&#8217;soem, komunitas disekolah atau di pesantren itu banyak.Dari OSIS, MPK, Dewan Santri dan lain sebagainya. Kegiatan dalam sebuah kelompok ini selain dapat menghilangkan homesick juga dapat dijadikan sebagai bahan utama bagi anda mendapatkan beasiswa kuliah LPDP atau lembaga pengelola dana pendidikan. Jadi seperti menyelam sambil minum air, sekali mendayung dua pulau terlewati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya gejala homesick tidak harus anda lewati dan tinggalkan begitu saja. Bisa juga dijadikan hal negatif itu menjadi sebuah hal yang positif, misalkan ketika anda rindu dengan rumah anda jadikan itu motivasi dan target hingga visi anda kedepannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahwa anda berada di tanah perantauan karena anda sedang menuntut ilmu yang jauh dari rumah adalah demi anda menjadi seorang hafidz Qur\u2019an atau anda berada jauh dari rumah adalah demi menjadi seorang Dokter atau lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan pola pikir atau mindset ini dapat merubah hal negatif seperti homesick menjadi sesuatu yang memang hal yang umum. Disini fase kedewasaan anda juga akan terbentuk, bahwa tidak semua masalah adalah beban. Justru ada beberapa masalah yang membuat anda menjadi seorang yang bijaksana dan dewasa. Maka dari itu, jika anda mengalami gejala homesick namun berbagai cara sudah dilakukan, coba ubah pola pikir anda sendiri. karena terkadang apa yang merusak itu orang lain,tapi dari pemikiran anda sendiri.\u00a0<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahun pelajaran baru sekolah dan pesantren sudah dimulai. Biasanya pada tahun pelajaran baru ini, banyak sekali santri yang mengalami gejala homesick atau rasa kehilangan hal hal yang familiar memang umum terjadi terutama bagi anda anak pesantren kelas 1 SMP yang baru pertama kali merasakan jauh dari rumah dan jauh dari orang tua. Menjadi anak rantau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5377,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"description":"Homesick pada umumnya selalu menimpa anak kost kostan, anak pesantren dan anak rantau, berikut tips menghilangkan homesick bagi anak rantau","title":"Cara Mengatasi Homesick - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[1074,2436,4625,4555],"class_list":["post-7686","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-hafidz-quran","tag-homesick","tag-komunitas","tag-mindset"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/IMG_20211021_162347-scaled.jpg",2560,1920,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/IMG_20211021_162347-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/IMG_20211021_162347-300x225.jpg",300,225,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/IMG_20211021_162347-768x576.jpg",768,576,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/IMG_20211021_162347-1024x768.jpg",1024,768,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/IMG_20211021_162347-1536x1152.jpg",1536,1152,true],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/IMG_20211021_162347-2048x1536.jpg",2048,1536,true],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/IMG_20211021_162347-scaled.jpg",16,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Tahun pelajaran baru sekolah dan pesantren sudah dimulai. Biasanya pada tahun pelajaran baru ini, banyak sekali santri yang mengalami gejala homesick atau rasa kehilangan hal hal yang familiar memang umum terjadi terutama bagi anda anak pesantren kelas 1 SMP yang baru pertama kali merasakan jauh dari rumah dan jauh dari orang tua. Menjadi anak rantau memang terkadang sulit, apalagi ketika rasa rindu kepada orang tua mulai menyebar ke dalam jiwa, selain stress jelas rasa rindu itu juga dapat menimbulkan beban tersendiri bagi anak rantau. Tapi tahukah kamu, gejala homesick ini bisa diatasi dengan mudah, dan berikut adalah cara mengatasi homesick&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":1074,"label":"Hafidz Quran"},{"value":2436,"label":"Homesick"},{"value":4625,"label":"Komunitas"},{"value":4555,"label":"mindset"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/IMG_20211021_162347-1024x768.jpg",1024,768,true],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":2943,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":2943,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":1074,"name":"Hafidz Quran","slug":"hafidz-quran","term_group":0,"term_taxonomy_id":1074,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":8,"filter":"raw"},{"term_id":2436,"name":"Homesick","slug":"homesick","term_group":0,"term_taxonomy_id":2436,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":4625,"name":"Komunitas","slug":"komunitas","term_group":0,"term_taxonomy_id":4625,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":4555,"name":"mindset","slug":"mindset","term_group":0,"term_taxonomy_id":4555,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":5,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7686"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7686\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}