{"id":6466,"date":"2022-05-23T12:01:55","date_gmt":"2022-05-23T04:01:55","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=6466"},"modified":"2023-06-10T14:54:55","modified_gmt":"2023-06-10T06:54:55","slug":"kepala-dinas-kabupaten-sumedang-mengapresiasi-157-calon-guru-penggerak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/kepala-dinas-kabupaten-sumedang-mengapresiasi-157-calon-guru-penggerak\/","title":{"rendered":"Kepala Dinas Kabupaten Sumedang Mengapresiasi 157 Calon Guru Penggerak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">157 Guru se kabupaten Sumedang mengikuti acara Lokakarya Orientasi Guru Penggerak Angkatan 5 di Gedung SMP Al Ma&#8217;soem jalan raya cipacing no.22 pada Sabtu (21\/2)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepala Dinas Kabupaten Sumedang, H. Agus Wahidin, S,Pd., M.Si., mengungkapkan ada beberapa cara untuk menjadikan proses belajar mengajar yang sukses dan mencapai goal yang diharapkan setiap sekolah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Resep kesuksesan mengajar menurut Kadisdik Sumedang tersebut dibagi menjadi 2 buah faktor yaitu faktor internal atau dari guru itu sendiri dan yang kedua adalah faktor dari metode pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru sebagai staff pengajar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor pertama adalah Guru yang baik. Guru yang baik itu bisa memberikan inspirasi atau penggambaran kepada siswa untuk menghadapi masalah. Dan juga seorang guru juga harus bisa bersifat adaptif artinya setiap guru harus bisa menghadapi setiap masalah yang ada dengan kepala dingin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika seorang guru sudah lulus dengan menjadikan dirinya sendiri sebagai guru yang baik, maka faktor kedua adalah metode pembelajaran yang diberikan guru kepada siswa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode pembelajaran yang baik adalah metode pembelajaran yang bisa memudahkan, menyenangkan dan membahagiakan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6472 size-full\" src=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_093557.jpg\" alt=\"IMG_20220521_093557\" width=\"631\" height=\"475\" srcset=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_093557.jpg 631w, https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_093557-300x226.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 631px) 100vw, 631px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode pembelajaran yang bisa melibatkan siswa dalam praktek atau teori yang diajarkan guru. Jangan sampai guru mengajar hanya sekedar mengajar tapi tidak menggunakan metode pembelajaran yang baik. Karena mau bagaimana juga,setiap siswa itu berbeda, ada yang dengan metode sederhana siswa bisa paham dengan mudah, ada juga siswa yang harus menggunakan metode yang sangat sederhana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang guru tidak bisa menjudge seorang siswa sebagai anak yang kurang pandai, seharusnya guru yang lebih kreatif untuk mendidik, memberikan pelajaran dan memberikan metode terbaik yang mudah dipahami siswa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepala Dinas Kabupaten Sumedang, H. Agus Wahidin, S,Pd., M.Si.,juga mengungkapkan untuk menjadi guru yang baik kita harus bisa belajar untuk merubah diri dan menjadikan diri sebagai diri yang bahagia. Adapun seseorang dikatakan bahagia menurut ahli psikolog Alfred Adler adalah sebagai berikut :\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b> Mandiri<\/b><\/li>\n<li><b> Harmonis dengan sesama<\/b><\/li>\n<li><b> Update terhadap perkembangan zaman<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang yang bahagia adalah mereka yang bisa hidup mandiri, apalagi sudah mandiri juga berkecukupan, selain itu juga harus bisa menjadi pribadi yang humoris yang bisa berinteraksi dengan sesama dan yang paling penting harus bisa up to date alias tidak tertinggal perkembangan zaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepala Dinas Kabupaten Sumedang menyebutkan meski lokakarya dilaksanakan satu hari terhadap Calon Guru Penggerak (CGP) namun diharapkan CGP kedepannya bisa mengubah paradigma kepemimpinan pendidikan, dari paradigma kepemimpinan yang berfokus kepada administrasi pendidikan menjadi paradigma kepemimpinan yang berfokus kepada pembelajaran murid.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih dari itu Kepala Dinas juga mengungkapkan bahwa setiap pembelajaran di sekolah itu ibaratkan hanya terserap sebagian saja. Jadi setiap guru memberikan edukasi yang maksimal kadang tidak terserap seutuhnya oleh siswa. Karena IQ masing masing siswa itu berbeda. Maka dari itu dengan adanya program guru penggerak juga selaras dengan inovasi dari program pemkab Sumedang yaitu program Transformasi Sekolah Simpati (PTSS)\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program PTSS ini juga berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang dimana mencangkup beberapa kompetisi literasi dan numerasi hingga karakter siswa. Dimana Program ini juga diperkuat dengan SDM yang unggul baik dari kepala sekolah hingga guru gurunya tutupnya.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>157 Guru se kabupaten Sumedang mengikuti acara Lokakarya Orientasi Guru Penggerak Angkatan 5 di Gedung SMP Al Ma&#8217;soem jalan raya cipacing no.22 pada Sabtu (21\/2) Kepala Dinas Kabupaten Sumedang, H. Agus Wahidin, S,Pd., M.Si., mengungkapkan ada beberapa cara untuk menjadikan proses belajar mengajar yang sukses dan mencapai goal yang diharapkan setiap sekolah. Resep kesuksesan mengajar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6471,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Kepala Dinas Kabupaten Sumedang Mengapresiasi 157 Calon Guru Penggerak - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"157 Guru se kabupaten Sumedang mengikuti acara Lokakarya Orientasi Guru Penggerak Angkatan 5 di Gedung SMP Al Ma'soem jalan raya cipacing no.22 pada Sabtu (21\/2"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[4659,3428,4658,167],"class_list":["post-6466","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-administrasi-pendidikan","tag-guru-penggerak","tag-kepala-dinas","tag-metode-pembelajaran"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_092508.jpg",631,475,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_092508-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_092508-300x226.jpg",300,226,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_092508.jpg",631,475,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_092508.jpg",631,475,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_092508.jpg",631,475,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_092508.jpg",631,475,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_092508.jpg",16,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>157 Guru se kabupaten Sumedang mengikuti acara Lokakarya Orientasi Guru Penggerak Angkatan 5 di Gedung SMP Al Ma&#8217;soem jalan raya cipacing no.22 pada Sabtu (21\/2) Kepala Dinas Kabupaten Sumedang, H. Agus Wahidin, S,Pd., M.Si., mengungkapkan ada beberapa cara untuk menjadikan proses belajar mengajar yang sukses dan mencapai goal yang diharapkan setiap sekolah. Resep kesuksesan mengajar menurut Kadisdik Sumedang tersebut dibagi menjadi 2 buah faktor yaitu faktor internal atau dari guru itu sendiri dan yang kedua adalah faktor dari metode pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru sebagai staff pengajar.\u00a0 Faktor pertama adalah Guru yang baik. Guru yang baik itu bisa memberikan inspirasi&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":29,"label":"Berita"}],"post_tag":[{"value":4659,"label":"administrasi pendidikan"},{"value":3428,"label":"guru penggerak"},{"value":4658,"label":"Kepala Dinas"},{"value":167,"label":"metode pembelajaran"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/IMG_20220521_092508.jpg",631,475,false],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":29,"name":"Berita","slug":"berita","term_group":0,"term_taxonomy_id":29,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":328,"filter":"raw","cat_ID":29,"category_count":328,"category_description":"","cat_name":"Berita","category_nicename":"berita","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":4659,"name":"administrasi pendidikan","slug":"administrasi-pendidikan","term_group":0,"term_taxonomy_id":4659,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":3428,"name":"guru penggerak","slug":"guru-penggerak","term_group":0,"term_taxonomy_id":3428,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":5,"filter":"raw"},{"term_id":4658,"name":"Kepala Dinas","slug":"kepala-dinas","term_group":0,"term_taxonomy_id":4658,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":167,"name":"metode pembelajaran","slug":"metode-pembelajaran","term_group":0,"term_taxonomy_id":167,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":63,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6466","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6466"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6466\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}