{"id":5963,"date":"2022-04-08T08:05:01","date_gmt":"2022-04-08T00:05:01","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=5963"},"modified":"2022-04-07T15:08:02","modified_gmt":"2022-04-07T07:08:02","slug":"kiat-kiat-mengajar-efektif-bagi-guru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/kiat-kiat-mengajar-efektif-bagi-guru\/","title":{"rendered":"Kiat-Kiat Mengajar Efektif Bagi Guru"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengajar yang baik di kelas adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> cara mengajar yang efektif untuk membentuk peserta didik. Dan setiap guru tentu harus memiliki kompetensi tersebut, agar mampu mendidik siswa dengan baik. Adapun kiat-kiat mengajar efektif adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Miliki persiapan yang Matang<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi seorang guru tentunya dia mesti memiliki persiapan yang sangat matang sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.\u00a0Jika tanpa persiapan, tentunya seorang guru akan kesulitan dalam proses menyampaikan materi yang berdampak pada ketidaktuntasan dalam sebuah proses pembelajaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, guru diharuskan mempersiapkan materi bahan ajar yang akan disampaikan baik berupa RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) atau silabus pembelajaran.\u00a0Dua hal ini tentunya sangat penting sebagai landasan bagi batasan-batasan materi, serta mengarahkan kegiatan bagi peserta didik dalam mencapai kompetensi yang diinginkan.\u00a0Ada juga persiapan lain, salah satunya menyediakan alat peraga sebagai media penunjang dalam proses penyampaian materi yang akan disajikan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Bekali dengan Pengetahuan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam proses penyampaian pelajaran, setiap siswa akan menerima serta menyimak seluruh informasi yang diberikan oleh gurunya.\u00a0Dan siswa akan tertarik dalam menyimak ketika guru yang mengajar menguasai materi yang disampaikan. Dengan demikian, seorang guru harus mempunyai pengetahuan yang luas berkaitan dengan konsep-konsep, teori, atau hal-hal lain yang memiliki bidang studi atau materi yang sedang mengajar. Jika tidak maka siswa biasanya akan merasa bosan dan kemungkinan siswa akan mengantuk atau memilih ngobrol bersama.\u00a0Akhirnya penjelasan guru tidak tersampaikan dengan efektif.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Miliki rasa percaya diri yang tinggi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guru harus mempunyai rasa kepercayaan diri yang tinggi.\u00a0Percaya diri yang dimaksud disini adalah yakin dan percaya bahwa dirinya memiliki kompetensi dalam menguasai materi dan menyampaikannya kepada siswa. Sebelum memulai kegiatan belajar mengajar, seorang guru harus bisa memberi sugesti positif pada dirinya sendiri.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Berikan motivasi saat pembelajaran.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan motivasi kepada siswa supaya mempunyai semangat dalam belajar merupakan sesuatu hal yang sangat penting.\u00a0Bentuk motivasi yang dapat diberikan oleh guru kepada siswa adalah menanamkan prinsip-prinsip belajar seperti fokus, telaten dan disiplin waktu.\u00a0Menginspirasi siswa dengan menyampaikan kisah-kisah inspiratif sebagai contoh dalam setiap gerak kehidupan. Tujuannya tentu supaya siswa agar terus belajar dan mengembangkan segala potensi yang dimilikinya.\u00a0Howard Gardner mengatakan bahwa tujuan belajar adalah proses Interaksi antara pelajar dengan kondisi eksternal yang dapat diakses. Kondisi luar yang dimaksud dapat berupa interaksi dengan teman sejawat, lingkungan keluarga maupun masyarakat luar.\u00a0Oleh karena itu agar mampu, maka siswa perlu ilmu.\u00a0Dan ilmu hanya diperoleh dengan motivasi yang kuat.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Pilih tutur kata yang baik<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guru tentunya harus memilih kata-kata yang baik dalam berbicara dan bertutur kata.\u00a0Seperti kata-kata yang dapat meningkatkan semangat belajar siswa, perbuatan baik dan sebagainya. Hal ini sebagai contoh bagi siswa sebab guru ada untuk digugu dan ditiru.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Pahami karakter peserta<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami karakter peserta didik tidak boleh diabaikan oleh seorang guru.\u00a0Sebab proses pembelajaran perlu berorientasi pada peserta didik.\u00a0Dan peserta didik pasti memiliki karakter, sifat, dan bakat yang berbeda-beda.\u00a0Ada diantara siswa yang aktif dan ada juga yang pasif.\u00a0Ada siswa yang rajin dan ada siswa yang malas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disini peran aktif seorang guru diperlukan untuk melihat sifat-sifat, bakat, bahkan sampai pada latar belakang dari keluarga siswa.\u00a0dikirimi agar hilang guru tidak salah dan tergesa-gesa dalam memberikan apalagi otoriter kepada siswa.<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Kelola kelas dengan baik.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengelola kelas dengan baik-baik saja tidak hanya membantu kelas agar tetap terlihat bersih, wangi dan indah.\u00a0Akan tetapi yang lebih penting adalah bagaimana guru mampu menciptakan kondisi belajar yang nyaman dan menyenangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita mengenalnya dalam proses pembelajaran dengan istilah belajar mengajar yang menyenangkan. Hal ini penting karena kondisi yang menyenangkan atau rileks, akan mudah membantu siswa menerima dan menanggapi setiap informasi yang diberikan oleh gurunya.\u00a0Untuk itu diperlukan strategi yang bervariasi, agar siswa tidak bosan dan terus mengikuti pelajaran sampai akhir.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara mengajar yang baik di kelas adalah cara mengajar yang efektif untuk membentuk peserta didik. Dan setiap guru tentu harus memiliki kompetensi tersebut, agar mampu mendidik siswa dengan baik. Adapun kiat-kiat mengajar efektif adalah sebagai berikut: Miliki persiapan yang Matang Bagi seorang guru tentunya dia mesti memiliki persiapan yang sangat matang sebelum memulai kegiatan belajar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5215,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Kiat-Kiat Mengajar Efektif Bagi Guru - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Cara mengajar yang baik di kelas adalah cara mengajar yang efektif untuk membentuk peserta didik. Dan setiap guru tentu harus memiliki kompetensi tersebut, agar"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[1982,1983,1984,387],"class_list":["post-5963","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-cara-mengajar-yang-baik","tag-cara-mengajar-yang-efektif","tag-kiat-kiat-mengajar-efektif","tag-proses-pembelajaran"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_6170_ed-Large.jpg",1619,1080,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_6170_ed-Large-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_6170_ed-Large-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_6170_ed-Large-768x512.jpg",768,512,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_6170_ed-Large-1024x683.jpg",1024,683,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_6170_ed-Large-1536x1025.jpg",1536,1025,true],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_6170_ed-Large.jpg",1619,1080,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_6170_ed-Large.jpg",18,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Cara mengajar yang baik di kelas adalah cara mengajar yang efektif untuk membentuk peserta didik. Dan setiap guru tentu harus memiliki kompetensi tersebut, agar mampu mendidik siswa dengan baik. Adapun kiat-kiat mengajar efektif adalah sebagai berikut: Miliki persiapan yang Matang Bagi seorang guru tentunya dia mesti memiliki persiapan yang sangat matang sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.\u00a0Jika tanpa persiapan, tentunya seorang guru akan kesulitan dalam proses menyampaikan materi yang berdampak pada ketidaktuntasan dalam sebuah proses pembelajaran. Oleh sebab itu, guru diharuskan mempersiapkan materi bahan ajar yang akan disampaikan baik berupa RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) atau silabus pembelajaran.\u00a0Dua hal ini tentunya sangat&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":1982,"label":"Cara mengajar yang baik"},{"value":1983,"label":"cara mengajar yang efektif"},{"value":1984,"label":"kiat-kiat mengajar efektif"},{"value":387,"label":"proses pembelajaran"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_6170_ed-Large-1024x683.jpg",1024,683,true],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":6267,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":6267,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":1982,"name":"Cara mengajar yang baik","slug":"cara-mengajar-yang-baik","term_group":0,"term_taxonomy_id":1982,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":1983,"name":"cara mengajar yang efektif","slug":"cara-mengajar-yang-efektif","term_group":0,"term_taxonomy_id":1983,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":1984,"name":"kiat-kiat mengajar efektif","slug":"kiat-kiat-mengajar-efektif","term_group":0,"term_taxonomy_id":1984,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":387,"name":"proses pembelajaran","slug":"proses-pembelajaran","term_group":0,"term_taxonomy_id":387,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":6,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5963"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5963\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5215"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}