{"id":5802,"date":"2022-03-18T08:28:03","date_gmt":"2022-03-18T00:28:03","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=5802"},"modified":"2023-06-10T17:07:49","modified_gmt":"2023-06-10T09:07:49","slug":"tips-mengatasi-kantuk-saat-di-kelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/tips-mengatasi-kantuk-saat-di-kelas\/","title":{"rendered":"Tips Mengatasi Kantuk Saat Di Kelas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat duduk di kelas, terkadang dalam keadaan dan kondisi tertentu, sangat mudah untuk tertidur ketika guru berada di depan kelas berbicara menjelaskan materi. Sementara siswanya tidak melakukan apa pun dengan pikiran atau tubuh yang tetap terlibat dalam materi tersebut. Berbeda halnya dengan kondisi ketika guru menjelaskan secara interkatif, siswa akan selalu terbangun dan bersiap dengan pertanyaan yang mungkin akan dilontarkan. Atau saat berdiskusi Bersama rekan sekelas, itu akan menjaga kondisi siswa untuk tidak mengantuk di dalam kelas saat jam pelajaran berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat guru berbicara, catat dan rumuskan pertanyaan tentang materi yang sedang dipelajari. Jika ada sesuatu yang tidak dapat dipahami, angkat tangan kemudian ajukan pertanyaan tentang hal tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat guru mengajukan pertanyaan mengenai materi yang sudah dijelaskan, jangan takut untuk mengangkat tangan dan memberikan jawaban. Hal tersebut sangat memungkinkan siswa untuk tetap fokus dengan pelajaran dan tidak mengantuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal lain yang membuat siswa berada di kondisi yang mengantuk adalah karena kebanyakan makan. Hampir semua orang pernah mengalami kekenyangan setelah makan di pagi hari. Ini tentunya akan menghasilkan perasaan kantuk dan lemas yang menguras energi di aktifitas lain. Hal ini terjadi karena tubuh melepaskan bahan kimia yang menandakan kantuk setelah makan. Ini terutama jika makan makanan tertentu, seperti makanan yang tinggi karbohidrat, atau dalam hal ini adalah nasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karbohidrat melepaskan lebih banyak serotonin dari otak, yang membuat seseorang merasa nyaman. Namun, terlalu banyak serotonin dapat meningkatkan produksi melatonin, yang menyebabkan kantuk. Pada dasarnya tidak semua makanan memiliki dampak yang sama bagi tubuh. Meskipun beberapa makanan dapat meningkatkan energi, seperti buah-buahan. Tetapi seperti diketahui Bersama, kebanyakan siswa di Indonesia memilih sarapan nasi agar kuat sampai waktu istirahat di siang hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, membiarkan tubuh untuk mencerna makanan dalam jumlah besar sangat melelahkan pastinya. Makan dalam porsi besar \u2014 \u200b\u200bterutama makanan yang tidak sehat seperti junk food \u2014 akan membuat tubuh kekurangan energi untuk digunakan di aktifitas lain. Seseorang dapat menjaga tingkat energi yang stabil jika mereka lebih sering makan dalam porsi kecil dan seimbang. Ini memberi tubuh kesempatan untuk mencerna makanan dalam jumlah yang lebih sedikit pada satu waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa kantuk juga dapat terjadi karena minimnya oksigen yang mengalir ke otak. Salah satu penyebabnya mungkin karena kelelahan setelah begadang. Untuk menyiasati kekurangan oksigen ini, bisa dengan menarik napas dalam-dalam. Dengan ini, kadar oksigen dalam darah akan meningkat,\u00a0sehingga bisa lebih\u00a0fresh\u00a0dan semangat lagi untuk mendengarkan guru dalam menjelaskan materi.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat duduk di kelas, terkadang dalam keadaan dan kondisi tertentu, sangat mudah untuk tertidur ketika guru berada di depan kelas berbicara menjelaskan materi. Sementara siswanya tidak melakukan apa pun dengan pikiran atau tubuh yang tetap terlibat dalam materi tersebut. Berbeda halnya dengan kondisi ketika guru menjelaskan secara interkatif, siswa akan selalu terbangun dan bersiap dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5209,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Tips Mengatasi Kantuk Saat Di Kelas - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Saat duduk di kelas, terkadang dalam keadaan dan kondisi tertentu, sangat mudah untuk tertidur ketika guru berada di depan kelas berbicara menjelaskan materi. S"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[3314,1863,1861],"class_list":["post-5802","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-mengantuk","tag-rasa-kantuk","tag-tips-mengatasi-kantuk-saat-di-kelas"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_2897-scaled.jpg",2560,1707,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_2897-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_2897-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_2897-768x512.jpg",768,512,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_2897-1024x683.jpg",1024,683,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_2897-1536x1024.jpg",1536,1024,true],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_2897-2048x1365.jpg",2048,1365,true],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_2897-scaled.jpg",18,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Saat duduk di kelas, terkadang dalam keadaan dan kondisi tertentu, sangat mudah untuk tertidur ketika guru berada di depan kelas berbicara menjelaskan materi. Sementara siswanya tidak melakukan apa pun dengan pikiran atau tubuh yang tetap terlibat dalam materi tersebut. Berbeda halnya dengan kondisi ketika guru menjelaskan secara interkatif, siswa akan selalu terbangun dan bersiap dengan pertanyaan yang mungkin akan dilontarkan. Atau saat berdiskusi Bersama rekan sekelas, itu akan menjaga kondisi siswa untuk tidak mengantuk di dalam kelas saat jam pelajaran berlangsung. Saat guru berbicara, catat dan rumuskan pertanyaan tentang materi yang sedang dipelajari. Jika ada sesuatu yang tidak dapat dipahami,&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":3314,"label":"mengantuk"},{"value":1863,"label":"Rasa kantuk"},{"value":1861,"label":"Tips Mengatasi Kantuk saat di Kelas"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_2897-1024x683.jpg",1024,683,true],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":8281,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":8281,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":3314,"name":"mengantuk","slug":"mengantuk","term_group":0,"term_taxonomy_id":3314,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":1863,"name":"Rasa kantuk","slug":"rasa-kantuk","term_group":0,"term_taxonomy_id":1863,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":1861,"name":"Tips Mengatasi Kantuk saat di Kelas","slug":"tips-mengatasi-kantuk-saat-di-kelas","term_group":0,"term_taxonomy_id":1861,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5802","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5802"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5802\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5209"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}