{"id":53862,"date":"2026-09-30T13:22:16","date_gmt":"2026-09-30T05:22:16","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=53862"},"modified":"2026-09-30T13:22:18","modified_gmt":"2026-09-30T05:22:18","slug":"mengapa-sma-al-masoem-disebut-full-day-boarding-school-dalam-pembelajaran-pesantren","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/mengapa-sma-al-masoem-disebut-full-day-boarding-school-dalam-pembelajaran-pesantren\/","title":{"rendered":"Mengapa SMA Al Ma\u2019soem disebut Full Day &amp; Boarding School dalam pembelajaran pesantren?"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Memilih sekolah untuk jenjang SMA bukan hanya tentang mencari tempat untuk mendapatkan pendidikan akademik. Bagi sebagian orang tua, sekolah juga menjadi lingkungan penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta pemahaman keagamaan anak. Karena itu, konsep sekolah yang mampu menggabungkan pendidikan akademik dengan pembelajaran berbasis pesantren menjadi salah satu pilihan yang menarik. Salah satunya adalah <strong>Al Ma\u2019soem Senior High School<\/strong> yang mengusung konsep <strong>Full Day &amp; Boarding School<\/strong> pada Tahun Ajaran 2027\u20132028.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas, mengapa SMA Al Ma\u2019soem disebut sebagai Full Day &amp; Boarding School dalam pembelajaran pesantren? Konsep tersebut dapat dipahami dari bagaimana kegiatan pendidikan tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga dilengkapi dengan program keagamaan, tahfidz, ibadah, kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan karakter, hingga lingkungan pesantren bagi siswa yang memilih program boarding.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Full Day School, Pembelajaran yang Tidak Berhenti pada Jam Pelajaran<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep <strong>Full Day School<\/strong> di SMA Al Ma\u2019soem menunjukkan bahwa proses pendidikan dirancang secara menyeluruh dalam lingkungan sekolah. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menyampaikan materi pelajaran akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan berbagai kemampuan dan karakter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam materi SMA Al Ma\u2019soem, sekolah mencantumkan <strong>Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher, serta Beasiswa Akademik dan Non Akademik<\/strong> sebagai bagian dari program pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa aspek akademik tetap menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan yang diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menariknya, SMA Al Ma\u2019soem juga mencantumkan konsep <strong>tidak ada jam kosong<\/strong>. Ketika tidak terdapat pembelajaran utama, kegiatan siswa tetap diarahkan agar waktu di lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan secara positif. Selain itu, terdapat otonomi wali kelas serta kegiatan tambahan seperti wisata dan kunjungan ilmiah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, istilah Full Day School tidak sekadar berkaitan dengan lamanya siswa berada di sekolah. Lebih dari itu, konsep tersebut berkaitan dengan bagaimana waktu siswa di lingkungan pendidikan dapat diisi dengan kegiatan yang mendukung perkembangan akademik, karakter, minat, dan keterampilan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Boarding School Menghadirkan Lingkungan Pendidikan Berbasis Pesantren<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain Full Day School, SMA Al Ma\u2019soem menyediakan sistem <strong>Boarding School<\/strong>. Dalam sistem ini, siswa tinggal di lingkungan pondok sehingga pembinaan tidak hanya berlangsung selama kegiatan sekolah, tetapi juga berlanjut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi SMA Al Ma\u2019soem mencantumkan fasilitas pesantren berupa <strong>pondok putra dan putri yang terpisah, kamar berkapasitas 4\u20136 orang dengan kamar mandi di dalam, laundry dan catering, aula, ruang tunggu, security 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, serta fasilitas olahraga<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran fasilitas tersebut mendukung terbentuknya lingkungan pendidikan yang lebih terintegrasi. Siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran ketika berada di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman hidup bersama dalam lingkungan pondok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks inilah istilah <strong>Boarding School<\/strong> menjadi relevan dengan pembelajaran pesantren. Siswa yang mengikuti program boarding mendapatkan kesempatan untuk menjalani aktivitas pendidikan sekaligus kehidupan pesantren dalam satu lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pembelajaran Pesantren Menjadi Bagian Penting<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu alasan SMA Al Ma\u2019soem menggunakan konsep Full Day &amp; Boarding School adalah adanya <strong>pembelajaran pesantren<\/strong>. Program tersebut mencakup beberapa materi keagamaan, yaitu <strong>Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran pesantren tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur\u2019an. Siswa juga mendapatkan pembelajaran yang berkaitan dengan praktik ibadah, akhlak, bahasa Arab, serta kajian keislaman melalui Kitab Kuning.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan adanya berbagai materi tersebut, pendidikan agama menjadi bagian yang terintegrasi dengan kehidupan pendidikan siswa. Hal ini menjadi salah satu karakter yang membedakan konsep pembelajaran pesantren dengan pendidikan akademik yang hanya berfokus pada mata pelajaran umum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tahfidz dan Ibadah sebagai Bagian dari Keseharian<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program keagamaan di SMA Al Ma\u2019soem juga terlihat dari program <strong>Tahfidz minimal 3 juz<\/strong>, pelaksanaan <strong>shalat wajib berjamaah<\/strong>, serta <strong>Dhuha bersama<\/strong>. Program tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran agama tidak hanya disampaikan sebagai teori, tetapi juga dikaitkan dengan aktivitas ibadah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi siswa, kegiatan seperti tahfidz dan ibadah berjamaah dapat menjadi bagian dari rutinitas selama berada di lingkungan pendidikan. Sementara bagi orang tua, konsep ini memberikan gambaran bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu unsur yang diperhatikan dalam sistem pendidikan SMA Al Ma\u2019soem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain program utama tersebut, sekolah juga mencantumkan sejumlah bentuk penghargaan, seperti <strong>Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur&#8217;an, serta bebas DOP bagi siswa berprestasi<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Membentuk Generasi CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep Full Day &amp; Boarding School SMA Al Ma\u2019soem juga berkaitan dengan tujuan pembentukan karakter siswa. Sekolah mencantumkan tiga karakter utama yang ingin dibentuk, yaitu <strong>CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CAGEUR memiliki makna <strong>takwa, disiplin, dan tangguh<\/strong>. BAGEUR berarti <strong>akhlak, jujur, dan manfaat<\/strong>, sedangkan PINTER berarti <strong>cerdas, adaptif, dan mandiri<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketiga karakter tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di SMA Al Ma\u2019soem tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik. Siswa juga diharapkan memiliki sikap disiplin, akhlak, kejujuran, kemampuan beradaptasi, serta kemandirian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lingkungan Full Day dan Boarding dapat mendukung proses tersebut karena siswa memiliki lebih banyak kesempatan untuk menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam aktivitas sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Mengembangkan Potensi Siswa<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembelajaran di SMA Al Ma\u2019soem juga dilengkapi dengan kegiatan ekstrakurikuler yang variatif. Dalam materi sekolah disebutkan bahwa siswa diwajibkan memilih minimal satu ekstrakurikuler.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu sarana bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat di luar pembelajaran akademik. Dengan demikian, konsep Full Day School tidak hanya diisi dengan pelajaran formal, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekolah juga memiliki berbagai fasilitas yang menunjang aktivitas siswa, seperti masjid, dome, ruang konselor, ruang seminar, ruang multimedia, lapang panahan, studio mini dan podcast, reading corner, sarana olahraga, serta laboratorium komputer, biologi, fisika, kimia, dan bahasa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pendidikan Akademik dan Pesantren Berjalan Berdampingan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika melihat keseluruhan program yang ditawarkan, konsep Full Day &amp; Boarding School di SMA Al Ma\u2019soem dapat dipahami sebagai perpaduan antara pendidikan akademik, pembentukan karakter, kegiatan keagamaan, dan lingkungan pesantren.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di satu sisi, siswa mendapatkan pembelajaran melalui Kurikulum Merdeka, kelas interaktif, kelas internasional, program persiapan PTN, dan berbagai fasilitas laboratorium. Di sisi lain, siswa juga mendapatkan pembelajaran pesantren berupa Al-Qur\u2019an, tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.<br>Kombinasi tersebut membuat proses pendidikan tidak hanya berlangsung dalam satu bentuk. Ada pembelajaran akademik, pembinaan agama, pengembangan minat, serta pembiasaan karakter.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Lingkungan Pesantren Mendukung Kemandirian<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu karakter yang ingin dibentuk SMA Al Ma\u2019soem adalah <strong>mandiri<\/strong> sebagai bagian dari PINTER.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi siswa boarding, kehidupan di pondok menjadi bagian dari pengalaman pendidikan. Tinggal bersama teman, mengikuti jadwal kegiatan, menjaga kebersihan dan kerapian, serta mengikuti berbagai aktivitas pesantren merupakan pengalaman yang dapat menjadi bagian dari proses pembentukan kemandirian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fasilitas pondok yang disediakan juga dirancang untuk mendukung kehidupan santri, mulai dari tempat tinggal, catering dan laundry hingga keamanan, internet, sistem informasi santri, serta fasilitas olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, <strong>SMA Al Ma\u2019soem disebut Full Day &amp; Boarding School dalam pembelajaran pesantren karena sistem pendidikannya memadukan pembelajaran akademik dengan pembinaan agama dan kehidupan pesantren<\/strong>. Konsep Full Day memberikan ruang bagi siswa untuk mengikuti berbagai aktivitas pendidikan secara terarah, sedangkan sistem Boarding memberikan lingkungan tempat tinggal yang memungkinkan pembinaan dan aktivitas pesantren berlangsung secara lebih terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembelajaran pesantren yang mencakup Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab menjadi bagian penting dari konsep tersebut. Program tahfidz minimal 3 juz, shalat wajib berjamaah, dan Dhuha bersama juga memperlihatkan adanya pembiasaan keagamaan dalam kehidupan siswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada akhirnya, konsep pendidikan SMA Al Ma\u2019soem diarahkan untuk membentuk generasi <strong>CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER<\/strong>: takwa, disiplin, tangguh, berakhlak, jujur, bermanfaat, cerdas, adaptif, dan mandiri. Dengan perpaduan pendidikan akademik dan pembelajaran pesantren tersebut, Full Day &amp; Boarding School menjadi konsep pendidikan yang menyatukan proses belajar di sekolah dengan pembinaan karakter dan keagamaan dalam lingkungan yang lebih menyeluruh.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memilih sekolah untuk jenjang SMA bukan hanya tentang mencari tempat untuk mendapatkan pendidikan akademik. Bagi sebagian orang tua, sekolah juga menjadi lingkungan penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta pemahaman keagamaan anak. Karena itu, konsep sekolah yang mampu menggabungkan pendidikan akademik dengan pembelajaran berbasis pesantren menjadi salah satu pilihan yang menarik. Salah satunya adalah SMA [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":24230,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Mengapa SMA Al Ma\u2019soem disebut Full Day &amp; Boarding School dalam pembelajaran pesantren? - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Memilih sekolah untuk jenjang SMA bukan hanya tentang mencari tempat untuk mendapatkan pendidikan akademik. Bagi sebagian orang tua, sekolah juga menjadi lingku"},"_slim_seo_primary_term_category":12,"_slim_seo_primary_term_post_tag":8662,"footnotes":""},"categories":[12,1],"tags":[8662,8121,7081],"class_list":["post-53862","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-uncategorized","tag-sekolahalmasoembandung","tag-siswasekolah","tag-smaalmasoem"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/PSAM-shalat-1-2.jpg",1920,1440,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/PSAM-shalat-1-2-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/PSAM-shalat-1-2-300x225.jpg",300,225,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/PSAM-shalat-1-2-768x576.jpg",768,576,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/PSAM-shalat-1-2-1024x768.jpg",1024,768,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/PSAM-shalat-1-2-1536x1152.jpg",1536,1152,true],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/PSAM-shalat-1-2.jpg",1920,1440,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/PSAM-shalat-1-2-16x12.jpg",16,12,true]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Memilih sekolah untuk jenjang SMA bukan hanya tentang mencari tempat untuk mendapatkan pendidikan akademik. Bagi sebagian orang tua, sekolah juga menjadi lingkungan penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta pemahaman keagamaan anak. Karena itu, konsep sekolah yang mampu menggabungkan pendidikan akademik dengan pembelajaran berbasis pesantren menjadi salah satu pilihan yang menarik. Salah satunya adalah SMA Al Ma\u2019soem yang mengusung konsep Full Day &amp; Boarding School pada Tahun Ajaran 2027\u20132028. Lantas, mengapa SMA Al Ma\u2019soem disebut sebagai Full Day &amp; Boarding School dalam pembelajaran pesantren? Konsep tersebut dapat dipahami dari bagaimana kegiatan pendidikan tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>, <a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/uncategorized\/\" rel=\"category tag\">Umum<\/a>","author_info_v2":{"name":"Penulis 4","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"},{"value":1,"label":"Umum"}],"post_tag":[{"value":8662,"label":"sekolahAlMa\u2019soemBandung"},{"value":8121,"label":"SiswaSekolah"},{"value":7081,"label":"smaalmasoem"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/PSAM-shalat-1-2-1024x768.jpg",1024,768,true],"author_info":{"display_name":"Penulis 4","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":13453,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":13453,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0},{"term_id":1,"name":"Umum","slug":"uncategorized","term_group":0,"term_taxonomy_id":1,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":5994,"filter":"raw","cat_ID":1,"category_count":5994,"category_description":"","cat_name":"Umum","category_nicename":"uncategorized","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":8662,"name":"sekolahAlMa\u2019soemBandung","slug":"sekolahalmasoembandung","term_group":0,"term_taxonomy_id":8662,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1762,"filter":"raw"},{"term_id":8121,"name":"SiswaSekolah","slug":"siswasekolah","term_group":0,"term_taxonomy_id":8121,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":743,"filter":"raw"},{"term_id":7081,"name":"smaalmasoem","slug":"smaalmasoem","term_group":0,"term_taxonomy_id":7081,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1342,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53862","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53862"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53862\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53867,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53862\/revisions\/53867"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24230"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}