{"id":5259,"date":"2021-12-23T08:09:55","date_gmt":"2021-12-23T00:09:55","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=5259"},"modified":"2021-12-23T09:11:15","modified_gmt":"2021-12-23T01:11:15","slug":"model-kurikulum-di-pesantren-siswa-al-masoem-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/model-kurikulum-di-pesantren-siswa-al-masoem-2\/","title":{"rendered":"Model Kurikulum Di Pesantren Siswa Al Masoem"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap pesantren berhak untuk menentukan sendiri kurikulumnya, sesuai dengan visi dan misinya masing-masing. Sebagai lembaga pendidikan swasta yang non formal sudah barang tentu bebas menentukan sendiri kebijakannya. Tetapi hal itu tidak terlepas dari pedoman, arahan atau standar yang telah ditentukan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan arahan dari Kementerian Agama cq. Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (laman kemenag.go.id), bahwa pemetaan model kurikulum pesantren, untuk tingkat ula, wustho maupun ulya, setidaknya harus memiliki 7 (tujuh) fungsi, yaitu :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fungsi Kesesuaian, kurikulum pesantren harus sesuai dengan kebutuhan, sesuai dengan kebutuhan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fungsi Integrasi, kurikulum harus disesuaikan dengan konteksnya, bisa berintegrasi dengan masyarakat, mengenal masyarakat, mengetahui kebutuhan masyarakat sehingga tidak terasing atau diasingkan oleh masyarakat,<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fungsi Diferensiasi, kurikulum bisa mengakomodasi spesialisasi keilmuan yang dipelajari atau digunakan dalam kegiatan pembelajaran, sehingga bisa menjadi pembeda dengan pesantren atau lembaga lain,<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fungsi Berkiprah di Masyarakat, kurikulum harus bisa mempersiapkan diri santri untuk dapat berkiprah dan hidup di lingkungan masyarakat. Membantu mempersiapkan diri santri, sebelum terjun dalam kehidupan masyarakat,<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fungsi Pemilihan, disajikan beberapa alternatif kurikulum, yang bisa dipilih oleh santri sesuai\/relevan dengan dirinya,<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fungsi Diagnostik, kurikulum harus bisa mendiagnosa perubahan zaman atau perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, agar santri bisa beradaptasi dalam kehidupan masyarakat dan<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fungsi Dialogis, kurikulum harus bisa mendialogkan antara isi kitab yang ditulis pada abad 5 Hijriah dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada saat sekarang ini.<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disamping itu perlu pula diperhatikan standarisasi kurikulum, yang penentuannya diserahkan sendiri pada masing-masing pesantren. Pemerintah tidak terlalu ikut campur dalam menentukan bahan literatur\/bacaan\/kitab yang digunakan di pesantren, sepanjang tidak ada kaitannya dengan faham-faham radikal. Maksud standarisasi kurikulum dalam hal ini adalah penyeragaman bahan bacaan atau kitab yang digunakan. Biasanya dibahas dalam forum-forum pesantren, baik di tingkat kecamatan atau kabupaten. Kitab apa saja yang akan dijadikan rujukan, sehingga setiap pesantren mempunyai kesamaan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Model Kurikulum PSAM<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesantren Siswa Al Ma\u2019soem (PSAM), memiliki kurikulum sendiri, yang telah disempurnakan berdasarkan hasil perpaduan antara kurikulum kemenag dengan kurikulum yayasan. Disamping itu dilengkapi pula dengan hasil studi banding dari lokasi atau tempat yang telah dikunjungi. Hasil dari perpaduan tersebut, dijadikan standar kurikulum pesantren, yang dibagi menjadi 3 (tiga) bagian, yaitu : intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun rinciannya, adalah sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Intrakurikuler,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan kegiatan KBM pesantren secara terjadwal di kelas, sesuai dengan mata pelajaran dan guru yang telah ditentukan. Mata pelajaran terdiri dari Al Qur\u2019an\/Tajwid, Fiqih. Akidah Akhlak, Nahwu Shorof, Bahasa (Inggris-Arab) dan Tahfidz Qur\u2019an. Guru yang mengajar adalah guru bidang studi (bukan guru kelas), yang telah ditentukan sesuai dengan kompetensinya masing-masing. Bahan bacaan atau kitab yang digunakan disesuaikan dengan standarisasi yang telah dirumuskan sebelumnya. Kegiatan intrakurikuler ini wajib diikuti oleh seluruh santri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kokurikuler,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan penunjang kegiatan intrakurikuler, dilaksanakan di luar jam pelajaran terjadwal dan berlaku untuk seluruh santri, Kegiatan ini meliputi Sholat Wajib (5 waktu) secara Berjamaah, Sholat Rawatib, Sholat Tahajud, Sholat Dhuha, Tadarus Al Qur\u2019an, Muroja\u2019ah Juz 30, Hafalan Mahfudzot, Pengajian Umum dan Sholawat Nabi. Pelaksanaannya dibimbing dan diawasi oleh petugas\/ustadzah yang ditugaskan terjadwal secara bergiliran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ekstrakurikuler,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan kegiatan di luar jam pelajaran terjadwal, yang diadakan sesuai dengan minat dan bakat santri. Para santri diperbolehkan untuk memilih salah satu bidang sesuai dengan minat dan bakatnya. Santri dibebaskan untuk memilih sendiri, tidak ada kewajiban untuk memilih dan mengikuti salah satu bidang tertentu. Kegiatan ekstrakurikuler terdiri dari 3 (tiga) bidang, yaitu :<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bidang Imtaq dan Iptek : Dakwah, Tahfidz, Bahasa Arab, Animasi dll<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Seni : Hadroh, Marawis, Qasidah, Tilawah, Nasyid dll.<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Olahraga : Futsal, Basket, Volly, Berenang, Berkuda, Panahan dll.<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah ada sekitar 30 bidang\/cabang ekstrakurikuler yang telah dilaksanakan. Jika ada permintaan bidang yang baru, maka bisa dilaksanakan sesuai dengan syarat yang telah ditentukan. Tidak ada pembatasan jumlah bidang atau cabang yang diselenggarakan, kecuali jika sudah tidak ada peminatnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kurikulum Tambahan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PSAM mempunyai kurikulum tambahan, merupakan kegiatan tambahan di luar standar kurikulum yang telah ditentukan. Dikemas dalam program khusus, yang disebut dengan Kelas Takhosus. Tidak berlaku bagi seluruh santri, tetapi ada yang diwajibkan untuk mengikutinya dan ada pula yang hanya diperbolehkan.<\/span><\/p>\n<p><b>Adapun kurikulum tambahan tersebut. adalah berikut :<\/b><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kelas Takhosus Tahsin,<\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">wajib bagi santri yang sama sekali belum lancar membaca Al Qur\u2019an, difokuskan agar santri bisa dan lancar membaca Al Qur\u2019an.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kelas Takhosus Tahfidz,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> diikuti hanya oleh santri yang sudah lancar membaca Al Qur\u2019an, yang ingin fokus pada Tahfidz (hafalan Al Qur\u2019an).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kelas Takhosus Kitab Kuning,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> khusus bagi santri yang berminat dan ingin mendalami Kitab Kuning, diantaranya Kitab Safinah, Tijan, Jurumiyah, Ta\u2019lim Muta\u2019alim, Jazariyah, Sulam, Nashoihul \u2018Ibad dan kitab yang lainnya, sesuai dengan standarisasi yang telah ditentukan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pelaksanaan Program Kurikulum<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program kurikulum yang telah direncanakan, diaplikasikan dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari di pesantren. Target yang ingin dicapai adalah santri menjadi pribadi yang cageur-bageur-pinter. Cageur dalam arti sehat jasmani dan rohani, bageur yaitu berkelakuan baik atau berakhlakul karimah dan pintar maksudnya berilmu atau menguasai ilmu pengetahuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Program dilaksanakan sesuai jadwal yang telah dibuat sebelumnya, semuanya disusun secara lengkap dan detail termasuk para personil di dalamnya. Secara garis besar jadwal kegiatan dibagi menjadi 3 (tiga) bagian, yaitu sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Intrakurikuler (KBM pesantren) dilaksanakan setiap hari Ahad-Kamis, mulai ba\u2019da Isya sd. pk. 21.00, (Jum\u2019at-Sabtu diisi dengan kegiatan Dewan Santri). Kemudian Senin-Jum\u2019at mulai ba\u2019da Shubuh sd. pk. 06.00 (Sabtu-Ahad diisi dengan Pengajian Umum Shubuh).<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kokurikuler (kegiatan penunjang) dilaksanakan setiap hari, sesuai dengan waktu-waktu yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan tersebut. Waktu beragam, diantaranya pada waktu shalat wajib, sebelum atau sesudah sholat wajib dan waktu lain sesuai kebutuhan. Secara terperinci, untuk semua kegiatan kokurikuler telah disusun waktu atau jadwalnya masing-masing.<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ekstrakurikuler, dilaksanakan pada hari Sabtu-Ahad, disusun jadwal secara terpisah, pagi dan sore, sesuai dengan bidang atau cabangnya masing-masing. Pada kegiatan ini ada petugas tersendiri, yang mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan ekstrakurikuler.<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Evaluasi Program Kurikulum<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Evaluasi dilakukan pada akhir semester menjelang tahun ajaran baru, baik untuk evaluasi program maupun untuk evaluasi hasil. Evaluasi program berhubungan dengan pelaksanaan program, apakah sudah relevan atau tidak, dilanjutkan, ditingkatkan atau dihentikan, diganti dengan program baru atau tidak. Sedangkan evaluasi hasil berhubungan dengan target yang ingin dicapai, apakah sudah tercapai dengan optimal atau belum, perlu diperbaiki atau ditingkatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini, evaluasi yang telah dilaksanakan terhadap seluruh program kurikulum di PSAM, hasilnya sudah baik. Secara umum hasilnya memuaskan, tetapi perlu ditingkatkan, sehingga ada beberapa program yang dihentikan, ditambah dan diganti untuk mencapai target yang diharapkan dengan hasil yang sangat memuaskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Evaluasi yang dilaksanakan tidak terbatas oleh pihak interen saja, tetapi menerima juga kritik dan saran dari pihak ekstern. Pesantren sangat terbuka terhadap masukan dari pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, lisan maupun tulisan. Semuanya akan menjadi perhatian, dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan, demi mencapai kemajuan di masa datang.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p> Drs. Didin Djahrudin M.Pd<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":5228,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Model Kurikulum Di Pesantren Siswa Al Masoem - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Drs. Didin Djahrudin M.Pd"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[1199,1196,939,940,941,1197,1198],"class_list":["post-5259","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-evaluasi-program-kurikulum","tag-kelas-takhosus","tag-model-kurikulum","tag-model-kurikulum-al-masoem","tag-model-kurikulum-pesantren","tag-model-kurikulum-psam","tag-pelaksanaan-program-kurikulum"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20210527_084704-scaled.jpg",2560,1920,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20210527_084704-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20210527_084704-300x225.jpg",300,225,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20210527_084704-768x576.jpg",768,576,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20210527_084704-1024x768.jpg",1024,768,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20210527_084704-1536x1152.jpg",1536,1152,true],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20210527_084704-2048x1536.jpg",2048,1536,true],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20210527_084704-scaled.jpg",16,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p> Drs. Didin Djahrudin M.Pd<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":1199,"label":"Evaluasi Program Kurikulum"},{"value":1196,"label":"Kelas Takhosus"},{"value":939,"label":"Model Kurikulum"},{"value":940,"label":"Model Kurikulum Al Ma\u2019soem"},{"value":941,"label":"model kurikulum pesantren"},{"value":1197,"label":"Model Kurikulum PSAM"},{"value":1198,"label":"Pelaksanaan Program Kurikulum"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20210527_084704-1024x768.jpg",1024,768,true],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":5309,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":5309,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":1199,"name":"Evaluasi Program Kurikulum","slug":"evaluasi-program-kurikulum","term_group":0,"term_taxonomy_id":1199,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":1196,"name":"Kelas Takhosus","slug":"kelas-takhosus","term_group":0,"term_taxonomy_id":1196,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":939,"name":"Model Kurikulum","slug":"model-kurikulum","term_group":0,"term_taxonomy_id":939,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":940,"name":"Model Kurikulum Al Ma\u2019soem","slug":"model-kurikulum-al-masoem","term_group":0,"term_taxonomy_id":940,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":941,"name":"model kurikulum pesantren","slug":"model-kurikulum-pesantren","term_group":0,"term_taxonomy_id":941,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":1197,"name":"Model Kurikulum PSAM","slug":"model-kurikulum-psam","term_group":0,"term_taxonomy_id":1197,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":1198,"name":"Pelaksanaan Program Kurikulum","slug":"pelaksanaan-program-kurikulum","term_group":0,"term_taxonomy_id":1198,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5259","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5259"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5259\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5259"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5259"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5259"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}