{"id":5048,"date":"2021-12-11T07:17:43","date_gmt":"2021-12-10T23:17:43","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=5048"},"modified":"2021-12-10T16:21:02","modified_gmt":"2021-12-10T08:21:02","slug":"membentuk-perubahan-sikap-berdasarkan-pendidikan-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/membentuk-perubahan-sikap-berdasarkan-pendidikan-islam\/","title":{"rendered":"Membentuk Perubahan Sikap Berdasarkan Pendidikan Islam"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh manusia untuk mengembangkan potensi manusia lain atau memindahkan nilai-nilai yang dimilikinya kepada orang lain dalam masyarakat atau lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendidikan secara harfiah berarti membimbing, memperbaiki, menguasai, memimpin, menjaga, dan memelihara. Adapun Esensi dari pendidikan adalah adanya proses transfer nilai, pengetahuan, dan keterampilan yang mampu merubah sikap dan tingkah laku seseorang menjadi lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun yang dimaksud dengan Perubahan sikap yaitu \u201cPerubahan atau pergeseran kecenderungan untuk bertingkah laku terhadap suatu objek karena adanya suatu perubahan dari lingkungannya,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah pendidikan Islam dalam konteks Islam pada umumnya mengacu kepada term <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-tarbiyah, al-ta\u2019dib <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019lim. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Di antara ketiga istilah tersebut term yang popular digunakan dalam praktek pendidikan Islam adalah term <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-tarbiyah, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sedangkan term <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019dib <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">jarang sekali digunakan pada hal istilah tersebut telah digunakan sejak awal pertumbuhan pendidikan Islam.\u00a0 Kendatipun demikian dalam hal-hal tertentu, ketiga term tersebut memiliki perbedaan, baik secara tekstual maupun kontekstual<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu perlu dimunculkan uraian dan analisis terhadap ketiga term pendidikan Islam tersebut dengan beberapa argumentasi tersendiri dan beberapa pendapat para ahli pendidikan Islam.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><i> Al-tarbiyah<\/i><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tarbiyah <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam kamus Al-Munjid berasal dari kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rabba-yurabbi-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terbiyatan yang berarti tumbuh dan berkembang. Menurut Muhammad An-Naquib Al-Attas sebagaimana dikutip Munardi mengemukakan bahwa kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201ctarbiyah\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada dasarnya mengandung arti: mengasuh, menanggung, memberi tekanan, mengembangkan, memelihara, membuat menjadikan bertambah dalam pertumbuhan, memproduksi hasil-hasil yang sudah matang dan menjinakkan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><i> Al-ta\u2019lim<\/i><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019lim<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">etimologis <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berasal dari kata kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201callama\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang berarti \u201cmengajar.\u201d Jadi makna <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat diartikan \u201cpengajaran\u201d seperti dalam bahasa Arab dinyatakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tarbiyah wa ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berarti \u201cpendidikan dan pengajaran,\u201d sedangkan pendidikan Islam dalam bahasa Arabnya \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al- tarbiyah al-Islamiyah.\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menurut bahasa mempunyai asal kata dan dasar makna sebagai berikut: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berasal dari kata \u0639\u0644\u0645 \u064a\u0639\u0644\u0645 yang berarti mengecap atau memberi tanda. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berasal dari kata dasar \u0639\u0644\u0645 \u064a\u0639\u0644\u0645 yang berarti mengerti atau memberi tanda. Sejalan dengan persoalan di atas, Istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang juga digunakan dalam rangka menunjuk konsep pendidikan dalam Islam punya makna: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta&#8217;lum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah proses pembelajaran beroperasi secara terus menerus sejak manusia lahir melalui pengembangan fungsi-fungsi pendengaran, penglihatan dan hati sampai akhir usia. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak saja berhenti pada pencapaian pengetahuan dalam wilayah (domain) kognisi semata, melainkan terus menjangkau psikomotor dan afeksi.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Dari makna ini menggambarkan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam rangka pendidikan tidak saja menjangkau wilayah intelektual, melainkan juga persoalan sikap moral dan perbuatan dari proses hasil belajar yang dijalaninya. Dengan demikian makna <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak saja menguasai dan mengembangkan ilmu, melainkan juga mengembangkan aspek sikap dan tindakan yang sesuai dengan pengetahuan dalam rangka kehidupannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><i> Al-ta\u2019dib<\/i><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Al-ta\u2019dib <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lazimnya diterjemahkan dengan pendidikan sopan santun, tata krama, adab, budi pekerti, akhlak, moral dan etika<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Al-ta\u2019dib <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang seakar dengan adab memiliki arti pendidikan peradaban atau kebudayaan. Artinya, orang yang berpendidikan adalah orang yang berperadaban, sebaliknya, peradaban yang berkualitas dapat diraih melalui pendidikan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Al-ta&#8217;dib, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam upaya pembentukan adab (tata krama), terbagi atas empat macam: (1) <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta&#8217;dib adab al-haqq<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pendidikan tata krama spiritual<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dalam kebenaran, yang memerlukan pengetahuan tentang wujud kebenaran, yang didalamnya segala yang ada memiliki kebenaran tersendiri dan yang dengannya segala sesuatu diciptakan; (2) <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019dib adab al-khidmah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pendidikan tata krama spiritual<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dalam pengabdian, Sebagai seorang hamba, manusia harus mengabdi kepada sang Raja dengan menempuh tata krama yang pantas; (3) <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019dib al syari\u2019ah, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pendidikan tata krama tata krama dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">syariah, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tata caranya telah digariskan oleh Tuhan melalui wahyu<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Segala pemenuhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">syariah <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan akan berimplikasi<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">pada tata krama yang mulia; (4) <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta&#8217;dib adab al-suhbah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pendidikan tata krama spiritual<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dalam persahabatan, berupa saling menghormati dan berperilaku mulia diantara sesama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-tarbiyah, al-ta\u2019dib, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019lim<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> setelah dijelaskan di atas dapatkah diambil suatu analisa. Jika ditinjau dari segi penekanannya terdapat titik perbedaan satu sama lain, namun apabila ditilik dari segi unsur kandungannya, terdapat keterkaitan kandungannya yang saling mengikat satu sama lain yakni dalam hal memelihara dan mendidik anak. Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta&#8217;dib <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">titik tekannya adalah pada penguasaan ilmu yang benar dalam diri seseorang agar menghasilkan kemantapan amal dan tingkah laku yang baik. Sedang pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-tarbiyah, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">titik tekannya difokuskan pada bimbingan anak supaya berdaya (punya potensi) dan tumbuh kelengkapan dasarnya serta dapat berkembang secara sempurna. Yaitu pengembangan ilmu dalam diri manusia dan pemupukan akhlak yakni pengamalan ilmu yang benar dan pendidikan pribadi. Kalau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al-ta\u2019lim<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, titik tekannya pada penyampaian ilmu pengetahuan yang benar, pemahaman, pengertian, tanggung jawab, dan penanaman amanah kepada anak. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Al-ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mencakup aspek-aspek pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam hidupnya dan pedoman perilaku yang baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memaparkan ketiga istilah tersebut, maka terlihatlah bahwa istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Al-ta&#8217;dib, al- tarbiyah, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">al- ta\u2019lim <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat digunakan secara bersama-sama untuk pendidikan Islam. Pengertian Pendidikan Islam secara Istilah, Kata Islam dalam \u201cpendidikan Islam\u201d menunjukkan warna pendidikan tertentu, yaitu pendidikan yang berdasarkan islam. Pengertian pendidikan islam ini sebetulnya sudah cukup banyak dikemukakan oleh banyak ahli. Meskipun demikian, perlu dicermati dalam rangka melihat relevansi<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">rumusan, baik dalam hubungan dengan dasar makna, maupun dalam rangka tujuan fungsi dan proses kependidikan Islam yang dikembangkan dalam rangka menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan umat manusia sekarang dan yang akan datang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh manusia untuk mengembangkan potensi manusia lain atau memindahkan nilai-nilai yang dimilikinya kepada orang lain dalam masyarakat atau lingkungan. Pendidikan secara harfiah berarti membimbing, memperbaiki, menguasai, memimpin, menjaga, dan memelihara. Adapun Esensi dari pendidikan adalah adanya proses transfer nilai, pengetahuan, dan keterampilan yang mampu merubah sikap dan tingkah laku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4507,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Membentuk Perubahan Sikap Berdasarkan Pendidikan Islam - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh manusia untuk mengembangkan potensi manusia lain atau memindahkan nilai-nilai yang dimilikinya kepada orang la"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[1096,851,1095,1097,1098,1094],"class_list":["post-5048","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-istilah-pendidikan-islam","tag-pendidikan","tag-pendidikan-adalah","tag-pendidikan-islam","tag-pendidikan-sopan-santun","tag-perubahan-sikap"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02829-scaled.jpg",2560,1920,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02829-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02829-300x225.jpg",300,225,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02829-768x576.jpg",768,576,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02829-1024x768.jpg",1024,768,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02829-scaled.jpg",1536,1152,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02829-scaled.jpg",2048,1536,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02829-scaled.jpg",16,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh manusia untuk mengembangkan potensi manusia lain atau memindahkan nilai-nilai yang dimilikinya kepada orang lain dalam masyarakat atau lingkungan. Pendidikan secara harfiah berarti membimbing, memperbaiki, menguasai, memimpin, menjaga, dan memelihara. Adapun Esensi dari pendidikan adalah adanya proses transfer nilai, pengetahuan, dan keterampilan yang mampu merubah sikap dan tingkah laku seseorang menjadi lebih baik. Adapun yang dimaksud dengan Perubahan sikap yaitu \u201cPerubahan atau pergeseran kecenderungan untuk bertingkah laku terhadap suatu objek karena adanya suatu perubahan dari lingkungannya, Istilah pendidikan Islam dalam konteks Islam pada umumnya mengacu kepada term al-tarbiyah, al-ta\u2019dib dan al-ta\u2019lim. Di antara ketiga&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":1096,"label":"Istilah pendidikan Islam"},{"value":851,"label":"pendidikan"},{"value":1095,"label":"Pendidikan adalah"},{"value":1097,"label":"pendidikan Islam"},{"value":1098,"label":"pendidikan sopan santun"},{"value":1094,"label":"Perubahan sikap"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02829-1024x768.jpg",1024,768,true],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":4308,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":4308,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":1096,"name":"Istilah pendidikan Islam","slug":"istilah-pendidikan-islam","term_group":0,"term_taxonomy_id":1096,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":851,"name":"pendidikan","slug":"pendidikan","term_group":0,"term_taxonomy_id":851,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":54,"filter":"raw"},{"term_id":1095,"name":"Pendidikan adalah","slug":"pendidikan-adalah","term_group":0,"term_taxonomy_id":1095,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":1097,"name":"pendidikan Islam","slug":"pendidikan-islam","term_group":0,"term_taxonomy_id":1097,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":9,"filter":"raw"},{"term_id":1098,"name":"pendidikan sopan santun","slug":"pendidikan-sopan-santun","term_group":0,"term_taxonomy_id":1098,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":1094,"name":"Perubahan sikap","slug":"perubahan-sikap","term_group":0,"term_taxonomy_id":1094,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5048","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5048"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5048\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4507"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5048"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5048"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5048"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}