{"id":4892,"date":"2021-12-03T09:46:28","date_gmt":"2021-12-03T01:46:28","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=4892"},"modified":"2021-12-03T09:46:28","modified_gmt":"2021-12-03T01:46:28","slug":"menyelamatkan-indonesia-dengan-social-entrepreneurship","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/menyelamatkan-indonesia-dengan-social-entrepreneurship\/","title":{"rendered":"Menyelamatkan Indonesia dengan Social Entrepreneurship"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Social entrepreneurship<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kewirausahaan sosial yang berjalan dengan misi atau tujuan sosial secara eksplisit yaitu menjadikan dunia lebih baik. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Social entrepreneurship<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini didorong dengan semangat menolong orang lain, dan membuat perubahan banyak orang. Cara terbaik mengukur kesuksesan kewirausahaan sosial adalah bukan dengan menghitung jumlah profit yang dihasilkan melainkan bagaimana mereka telah menghasilkan nilai nilai sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu hal, yang selalu muncul ketika sedang membahas kewirausahaan sosial adalah semangat pemberian manfaat kepada orang banyak dengan cara yang inovatif dan pendekatan yang sistemik. kewirausahaan sosial adalah usaha usaha yang identik dengan nilai nilai kemanusian manusia. Tujuan perusahaan ini adalah membangun bisnis untuk menghasilkan profit dan mengambil sebagian dari keuntungannya untuk mengatasi masalah-masalah sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para wirausahawan bertindak sebagai agen perubahan dalam sektor sosial dan berperan sebagai penuntasan masalah sosial. Beberapa masalah sosial yang diujarkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, yaitu:\u00a0 kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, ketunaan sosial, korban bencana, korban tindak kekerasan, serta keterpencilan, beserta Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PMKS meliputi 26 penyandang yaitu keluarga fakir miskin, keluarga bermasalah sosial psikologis, anak balita terlantar, korban bencana alam, anak nakal, penyandang cacat penderita penyakit kronis, tuna susila, anak terlantar, wanita korban tindak kekerasan, wanita rawan sosial ekonomi, anak jalanan, pengemis, anak korban tindak kekerasan, anak cacat, lanjut usia terlantar, lanjut usia korban tindak kekerasan, komunitas adat terpencil, penyandang cacat, korban NAPZA, gelandangan, bekas narapidana, keluarga tak layak huni, masyarakat di daerah rawan bencana, dan korban bencana sosial. Masalah-masalah sosial tersebut diatasi melalui suatu pendekatan potensi dan sumber kesejahteraan sosial salah satunya adalah dunia usaha\/pengusaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, ada social entrepreneur yang bisa diikuti aksi nyatanya oleh kita semua, yaitu Hafiza Elfira yang berperan besar dalam kemajuan komunitas ibu penyandang penyakit kusta. Hafiza Elfira membekali ibu-ibu tersebut dengan kemampuan menjahit manik-manik jilbab yang dapat menjadi produk jual dalam berbisnis. Dengan kegiatannya itu, ibu-ibu penyandang kusta menjadi mandiri dan mampu beraktualisasi diri dalam kehidupannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kecakapan yang perlu dimiliki oleh seorang wirausahawan sosial adalah :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kesadaran diri, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">berhubungan dengan kemampuan untuk memetakan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Kemampuan untuk mengenal emosi, kepercayaan diri,dan adanya harga diri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pengaturan diri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, Pengaturan diri berkaitan dengan kemampuan untuk mengatur atau mengendalikan hal hal yang berasal dari diri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Motivasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, berhubungan dengan dorongan, inisiatif, optimisme.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun trik untuk menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">social entrepreneur <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dengan mimpi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mencintai produk dan jasa yang dihasilkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ambil resiko dan jangan takut gagal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerja keras<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berfikir multi tasking<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mampu menahan nafsu ingin cepat sukses<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan mulai sekarang<\/span><\/li>\n<\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Social entrepreneurship adalah kewirausahaan sosial yang berjalan dengan misi atau tujuan sosial secara eksplisit yaitu menjadikan dunia lebih baik. Social entrepreneurship ini didorong dengan semangat menolong orang lain, dan membuat perubahan banyak orang. Cara terbaik mengukur kesuksesan kewirausahaan sosial adalah bukan dengan menghitung jumlah profit yang dihasilkan melainkan bagaimana mereka telah menghasilkan nilai nilai sosial. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3241,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Menyelamatkan Indonesia dengan Social Entrepreneurship - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Social entrepreneurship adalah kewirausahaan sosial yang berjalan dengan misi atau tujuan sosial secara eksplisit yaitu menjadikan dunia lebih baik. Social entr"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[1004,1006,1003,1005],"class_list":["post-4892","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-entrepreneurship","tag-kewirausahaan-sosial","tag-social-entrepreneurship","tag-social-entrepreneurship-adalah"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/adab.jpg",700,467,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/adab-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/adab-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/adab.jpg",700,467,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/adab.jpg",700,467,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/adab.jpg",700,467,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/adab.jpg",700,467,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/adab.jpg",18,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Social entrepreneurship adalah kewirausahaan sosial yang berjalan dengan misi atau tujuan sosial secara eksplisit yaitu menjadikan dunia lebih baik. Social entrepreneurship ini didorong dengan semangat menolong orang lain, dan membuat perubahan banyak orang. Cara terbaik mengukur kesuksesan kewirausahaan sosial adalah bukan dengan menghitung jumlah profit yang dihasilkan melainkan bagaimana mereka telah menghasilkan nilai nilai sosial. Satu hal, yang selalu muncul ketika sedang membahas kewirausahaan sosial adalah semangat pemberian manfaat kepada orang banyak dengan cara yang inovatif dan pendekatan yang sistemik. kewirausahaan sosial adalah usaha usaha yang identik dengan nilai nilai kemanusian manusia. Tujuan perusahaan ini adalah membangun bisnis untuk menghasilkan&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":1004,"label":"Entrepreneurship"},{"value":1006,"label":"kewirausahaan sosial"},{"value":1003,"label":"Social Entrepreneurship"},{"value":1005,"label":"Social entrepreneurship adalah"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/adab.jpg",700,467,false],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":2943,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":2943,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":1004,"name":"Entrepreneurship","slug":"entrepreneurship","term_group":0,"term_taxonomy_id":1004,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":3,"filter":"raw"},{"term_id":1006,"name":"kewirausahaan sosial","slug":"kewirausahaan-sosial","term_group":0,"term_taxonomy_id":1006,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":1003,"name":"Social Entrepreneurship","slug":"social-entrepreneurship","term_group":0,"term_taxonomy_id":1003,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":1005,"name":"Social entrepreneurship adalah","slug":"social-entrepreneurship-adalah","term_group":0,"term_taxonomy_id":1005,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4892"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4892\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3241"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}