{"id":4811,"date":"2021-11-25T09:46:44","date_gmt":"2021-11-25T01:46:44","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=4811"},"modified":"2021-11-25T09:46:44","modified_gmt":"2021-11-25T01:46:44","slug":"ragam-strategi-dalam-belajar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/ragam-strategi-dalam-belajar\/","title":{"rendered":"Ragam Strategi dalam Belajar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar adalah upaya yang disadari untuk mencari makna dengan suatu proses penyesuaian model mental untuk mengakomodasi pengalaman baru. Tujuan belajar secara individual adalah untuk membuat konstruksi makna yang diharapkan, bukan sekedar mengingat-ingat jawaban yang benar terhadap suatu pertanyaan. Ada beberapa cara belajar yang dipergunakan oleh individu-individu yang berbeda dalam hal umur, kebiasaan, lingkungan sosial termasuk institusi pendidikan, motivasi dan tujuan belajar. Apabila dicermati maka cara atau metoda belajar yang beragam tadi masing-masing memiliki ciri khas yang kemudian dikenal sebagai strategi belajar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi belajar adalah metoda yang dipakai oleh peserta didik untuk belajar. Secara individual strategi belajar berarti suatu metoda untuk\u00a0 mencapai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">meaningful learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Untuk dapat mencapai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">meaningful learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maka peserta didik harus mempunyai suatu alat (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tool<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">concept mapping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengenal dan memahami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">concept mapping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maka diperlukan pemahaman model-model cara belajar yang beragam, yang dipersiapkan oleh institusi pendidikan bahakan pemerintah, diantaranya, belajar tradisonal atau yang dikenal dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">live calassroom<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\/tatap muka, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">E-learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">electronic-learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) belajar tanapa dibatasi ruang, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Blended learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kombinasi e-learning dengan pendekatan tradisonal, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Knowledge management (KM) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kegiatan\u00a0 belajar meliputi pencarian, penemuan seleksi, pengorganisasian, dan penyimpanan pengetahuan dan pengalaman individu atau kelompok di dalam suatu organisasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ragam belajar yang disiapkan oleh institusi atau pemerintah tetap saja pendididkan atau pembelajaran bertumpu pada peserta didik. Artinya setiap peserta didik memiliki cukup informasi tentang strategi pembelajaran yang berlaku selama proses penyelesaian kurikulum (proses belajar-mengajar) dalam kurun waktu tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengetahuan peserta didik tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">learning competencies<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang harus dimiliki agar dapat secara optimal dalam mengikuti berbagai model pembelajaran kaitannya dalam strategi secara individual, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Motivasi, memiliki kemauan dan kemampuan di dalam diri untuk berupaya semangat belajar atau bahkan menciptakan sistuasi dan kondisi yang baik.<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><i>Attitude<\/i>, sikap dan perilaku individu untuk komitmen dalam belajar untuk lebih memahami secara komprehensif.<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Manajemen waktu, melakukan perencanaan hingga mengatur belajar secara baik dan benar.<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pencatatan bahan ajar (<i>note-taking<\/i>), pentingnya mencatat bahan ajar agar dapat dengan mudah diulang dan difahami sesuatu yang telah dipelajari.<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Teknik membaca, agar dapat belajar optimal mengembangkan teknik membaca yang efektif dan efisien dipahami.<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Konsentrasi, dalam mengembangkan pemahaman maka startegi belajar adalah konsentrasi atau focus untuk belajar.<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Gaya belajar, setiap manusia memiliki\u00a0 keunikan di setiap kehidupannya dan kekaahsan dalam gaya belajar. Manusia memiliki gaya belajar setidaknya tiga yaitu, auditori, visual, dan kinestetik.\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar individu belajar secara efektif dan efisien memiliki kompetensi yang baik, maka diperlukan proses sinergi anatara model pembelajaran dengan startegi pembelajaran. Sinergi tersebut dilakukan agar proses belajar mendapatkan hasil akhir yang diharapkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belajar adalah upaya yang disadari untuk mencari makna dengan suatu proses penyesuaian model mental untuk mengakomodasi pengalaman baru. Tujuan belajar secara individual adalah untuk membuat konstruksi makna yang diharapkan, bukan sekedar mengingat-ingat jawaban yang benar terhadap suatu pertanyaan. Ada beberapa cara belajar yang dipergunakan oleh individu-individu yang berbeda dalam hal umur, kebiasaan, lingkungan sosial termasuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4767,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Ragam Strategi dalam Belajar - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Belajar adalah upaya yang disadari untuk mencari makna dengan suatu proses penyesuaian model mental untuk mengakomodasi pengalaman baru. Tujuan belajar secara i"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[777,930,927,928,926,929],"class_list":["post-4811","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-belajar-adalah","tag-meaningful-learning","tag-strategi-belajar","tag-strategi-belajar-adalah","tag-strategi-dalam-belajar","tag-tujuan-belajar"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/32-scaled.jpg",2560,1707,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/32-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/32-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/32-768x512.jpg",768,512,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/32-1024x683.jpg",1024,683,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/32-1536x1024.jpg",1536,1024,true],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/32-2048x1365.jpg",2048,1365,true],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/32-scaled.jpg",18,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Belajar adalah upaya yang disadari untuk mencari makna dengan suatu proses penyesuaian model mental untuk mengakomodasi pengalaman baru. Tujuan belajar secara individual adalah untuk membuat konstruksi makna yang diharapkan, bukan sekedar mengingat-ingat jawaban yang benar terhadap suatu pertanyaan. Ada beberapa cara belajar yang dipergunakan oleh individu-individu yang berbeda dalam hal umur, kebiasaan, lingkungan sosial termasuk institusi pendidikan, motivasi dan tujuan belajar. Apabila dicermati maka cara atau metoda belajar yang beragam tadi masing-masing memiliki ciri khas yang kemudian dikenal sebagai strategi belajar. Strategi belajar adalah metoda yang dipakai oleh peserta didik untuk belajar. Secara individual strategi belajar berarti suatu metoda untuk\u00a0&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":777,"label":"Belajar adalah"},{"value":930,"label":"meaningful learning"},{"value":927,"label":"Strategi Belajar"},{"value":928,"label":"Strategi belajar adalah"},{"value":926,"label":"Strategi dalam Belajar"},{"value":929,"label":"Tujuan belajar"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/32-1024x683.jpg",1024,683,true],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":6282,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":6282,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":777,"name":"Belajar adalah","slug":"belajar-adalah","term_group":0,"term_taxonomy_id":777,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":930,"name":"meaningful learning","slug":"meaningful-learning","term_group":0,"term_taxonomy_id":930,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":927,"name":"Strategi Belajar","slug":"strategi-belajar","term_group":0,"term_taxonomy_id":927,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":3,"filter":"raw"},{"term_id":928,"name":"Strategi belajar adalah","slug":"strategi-belajar-adalah","term_group":0,"term_taxonomy_id":928,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":926,"name":"Strategi dalam Belajar","slug":"strategi-dalam-belajar","term_group":0,"term_taxonomy_id":926,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":929,"name":"Tujuan belajar","slug":"tujuan-belajar","term_group":0,"term_taxonomy_id":929,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4811","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4811"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4811\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4811"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4811"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4811"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}