{"id":4665,"date":"2021-11-18T09:24:32","date_gmt":"2021-11-18T01:24:32","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=4665"},"modified":"2021-11-18T09:24:32","modified_gmt":"2021-11-18T01:24:32","slug":"tips-mengembalikan-semangat-sekolah-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/tips-mengembalikan-semangat-sekolah-anak\/","title":{"rendered":"Tips Mengembalikan Semangat Sekolah Anak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perilaku bolos sekolah merupakan suatu hal yang sering dialami oleh seorang pelajar dikala mereka sedang berada di titik jenuh dalam mengenyam pendidikan. Perilaku ini mulai berani ditunjukkan oleh anak yang baru saja memasuki usia remaja. Salah satu alasan kuatnya adalah rekan-rekan sebayanya menjadi lebih baginya sehingga mereka lebih mengutamakan interaksi sosial. Selain itu pada usia tersebut, mereka sudah tidak lagi memerlukan persetujuan orang tua maupun gurunya dalam mengambil keputusan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun di sisi lain mereka juga belum dapat menyadari manfaat jangka panjang dari hasil yang tampaknya hanya akan mereka dapatkan di masa depan. Meskipun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">konsep pendidikan modern<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> saat pandemi seperti sekarang ini bersifat online, namun minat anak pada sekolah tetap harus dimonitoring. Di pihak sekolah sendiri, tata tertib yang diberlakukan haruslah matang dan konsisten dalam menerapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reward<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">punishment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya karena salah satu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tujuan tata tertib sekolah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah membentuk karakter dan kedisiplinan sekolah. Lantas bagaimana cara orang tua agar bisa membantu anaknya kembali bersemangat untuk sekolah? berikut tips-tips yang bisa dilakukan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jelaskan menggunakan bahasa yang mudah dicerna dan contoh nyata kepada anak tentang pentignya pendidikan itu penting\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bicarakan dengan anak anda mengenai kegiatannya di sekolah dan tunjukkan area-area kurikulum dan ekskul yang menarik baginya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memotivasinya, tunjukkan sikap yang positif dan bukan dengan cara mengkritik. bicarakan dengan penuh semangat tentang masa depannya dan apa yang ia ingin lakukan suatu saat nanti; mungkin terlalu dini mendiskusikan hal semacam itu, akan tetapi jika (misalkan) ia tahu bahwa ia ingin menjadi dokter hewan atau pembawa acara olahraga, ini akan membantunya mengetahui apa yang perlu ia capai dan cara untuk mencapainya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan aturan-aturan keras tentang tanggung jawab PR dan sekolah. Pastikan ia mengetahui bahwa ia diperbolehkan terlibat di kehidupan sosial jika bertanggung jawab PR dan sekolahnya telah selesai dikerjakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan tanda-tanda anak anda yang mencurigakan (seperti korban bully). Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab minat terhadap dunia sekolahnya menjadi menurun drastis.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin anda sudah tahu bahwa cita-cita anak anda adalah menjadi penyanyi atau olahragawan, tapi ia belum siap untuk bekerja untuk mencapai cita-citanya tersebut. Setidaknya anda bisa mencarikan rekan atau kerabat yang memiliki profesi seperti itu dan ajak anak anda untuk berdiskusi tentang hal yang berhubungan dengan minatnya tersebut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk beberapa kasus, perubahan perilaku dan khususnya sikap apatis yang luar biasa dan kehilangan rasa tertarik terhadap teman-teman, hobi dan aktivitas ektrakulikulernya merupakan tanda-tanda peringatan yang perlu diinvestigasi dengan cermat.\u00a0<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perilaku bolos sekolah merupakan suatu hal yang sering dialami oleh seorang pelajar dikala mereka sedang berada di titik jenuh dalam mengenyam pendidikan. Perilaku ini mulai berani ditunjukkan oleh anak yang baru saja memasuki usia remaja. Salah satu alasan kuatnya adalah rekan-rekan sebayanya menjadi lebih baginya sehingga mereka lebih mengutamakan interaksi sosial. Selain itu pada usia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4508,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Tips Mengembalikan Semangat Sekolah Anak - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Perilaku bolos sekolah merupakan suatu hal yang sering dialami oleh seorang pelajar dikala mereka sedang berada di titik jenuh dalam mengenyam pendidikan. Peril"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[770,769,771,385,765,198,766,768,764,767],"class_list":["post-4665","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-aktifitas-ektrakulikuler","tag-ektrakulikuler","tag-ektrakulikuler-sekolah","tag-konsep-pendidikan-modern","tag-mengembalikan-semangat-sekolah","tag-pendidikan-modern","tag-semangat-sekolah-anak","tag-tata-tertib-sekolah","tag-tips-mengembalikan-semangat-sekolah-anak","tag-tujuan-tata-tertib-sekolah"],"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02831-scaled.jpg",2560,1920,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02831-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02831-300x225.jpg",300,225,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02831-768x576.jpg",768,576,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02831-1024x768.jpg",1024,768,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02831-scaled.jpg",1536,1152,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02831-scaled.jpg",2048,1536,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02831-scaled.jpg",16,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Perilaku bolos sekolah merupakan suatu hal yang sering dialami oleh seorang pelajar dikala mereka sedang berada di titik jenuh dalam mengenyam pendidikan. Perilaku ini mulai berani ditunjukkan oleh anak yang baru saja memasuki usia remaja. Salah satu alasan kuatnya adalah rekan-rekan sebayanya menjadi lebih baginya sehingga mereka lebih mengutamakan interaksi sosial. Selain itu pada usia tersebut, mereka sudah tidak lagi memerlukan persetujuan orang tua maupun gurunya dalam mengambil keputusan.\u00a0 Namun di sisi lain mereka juga belum dapat menyadari manfaat jangka panjang dari hasil yang tampaknya hanya akan mereka dapatkan di masa depan. Meskipun konsep pendidikan modern saat pandemi seperti sekarang&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":770,"label":"Aktifitas ektrakulikuler"},{"value":769,"label":"ektrakulikuler"},{"value":771,"label":"ektrakulikuler sekolah"},{"value":385,"label":"konsep pendidikan modern"},{"value":765,"label":"Mengembalikan Semangat Sekolah"},{"value":198,"label":"pendidikan modern"},{"value":766,"label":"Semangat Sekolah Anak"},{"value":768,"label":"tata tertib sekolah"},{"value":764,"label":"Tips Mengembalikan Semangat Sekolah Anak"},{"value":767,"label":"tujuan tata tertib sekolah"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/DSC02831-1024x768.jpg",1024,768,true],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":18118,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":18118,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":770,"name":"Aktifitas ektrakulikuler","slug":"aktifitas-ektrakulikuler","term_group":0,"term_taxonomy_id":770,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":769,"name":"ektrakulikuler","slug":"ektrakulikuler","term_group":0,"term_taxonomy_id":769,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":771,"name":"ektrakulikuler sekolah","slug":"ektrakulikuler-sekolah","term_group":0,"term_taxonomy_id":771,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":385,"name":"konsep pendidikan modern","slug":"konsep-pendidikan-modern","term_group":0,"term_taxonomy_id":385,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":765,"name":"Mengembalikan Semangat Sekolah","slug":"mengembalikan-semangat-sekolah","term_group":0,"term_taxonomy_id":765,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":198,"name":"pendidikan modern","slug":"pendidikan-modern","term_group":0,"term_taxonomy_id":198,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":9,"filter":"raw"},{"term_id":766,"name":"Semangat Sekolah Anak","slug":"semangat-sekolah-anak","term_group":0,"term_taxonomy_id":766,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":768,"name":"tata tertib sekolah","slug":"tata-tertib-sekolah","term_group":0,"term_taxonomy_id":768,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":4,"filter":"raw"},{"term_id":764,"name":"Tips Mengembalikan Semangat Sekolah Anak","slug":"tips-mengembalikan-semangat-sekolah-anak","term_group":0,"term_taxonomy_id":764,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":767,"name":"tujuan tata tertib sekolah","slug":"tujuan-tata-tertib-sekolah","term_group":0,"term_taxonomy_id":767,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4665"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4665\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4508"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}