{"id":43965,"date":"2026-09-20T18:17:34","date_gmt":"2026-09-20T10:17:34","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=43965"},"modified":"2026-09-20T18:17:36","modified_gmt":"2026-09-20T10:17:36","slug":"apa-manfaat-jangka-panjang-dari-program-tahfidz-ziyadah-mutqin-bagi-perkembangan-karakter-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/apa-manfaat-jangka-panjang-dari-program-tahfidz-ziyadah-mutqin-bagi-perkembangan-karakter-anak\/","title":{"rendered":"Apa Manfaat Jangka Panjang dari Program Tahfidz Ziyadah &amp; Mutqin bagi Perkembangan Karakter Anak?"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, kebiasaan, kedisiplinan, kemandirian, serta nilai-nilai keagamaan yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan. Karena itu, program pendidikan yang memberikan ruang bagi perkembangan intelektual sekaligus karakter menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang seorang anak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu pendekatan yang diterapkan di <strong>SMP Al Ma\u2019soem Full Day &amp; Boarding School<\/strong> adalah Program Tahfidz <strong>Ziyadah dan Mutqin<\/strong>. Program ini menjadi bagian dari program pendidikan yang ditawarkan untuk Tahun Ajaran 2027\u20132028. Selain tahfidz, pendidikan di SMP Al Ma\u2019soem juga memadukan pembelajaran akademik, ibadah, kegiatan kokurikuler, ekstrakurikuler, serta pembelajaran pesantren.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apa manfaat jangka panjang dari Program Tahfidz Ziyadah dan Mutqin bagi perkembangan karakter anak?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memahami Program Tahfidz Ziyadah dan Mutqin<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program Tahfidz Ziyadah dan Mutqin merupakan bagian dari program tahfidz di SMP Al Ma\u2019soem. Dalam materi sekolah disebutkan bahwa program tahfidz memiliki target minimal <strong>3 juz<\/strong>, yang berjalan berdampingan dengan pembiasaan ibadah seperti shalat wajib berjamaah dan Dhuha bersama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pembelajaran pesantren, siswa juga mendapatkan pembelajaran <strong>Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab<\/strong>. Dengan demikian, kegiatan tahfidz tidak berdiri sendiri, tetapi berada dalam lingkungan pendidikan yang juga memberikan pembelajaran keagamaan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ziyadah dapat dipahami sebagai proses menambah hafalan, sedangkan mutqin berkaitan dengan penguatan atau pemantapan hafalan. Dalam praktiknya, proses menghafal membutuhkan pengulangan, konsistensi, ketekunan, dan pengelolaan waktu. Kebiasaan-kebiasaan tersebut kemudian dapat berhubungan dengan pembentukan karakter anak dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Melatih Kedisiplinan Sejak Dini<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu manfaat jangka panjang yang dapat dikembangkan melalui rutinitas tahfidz adalah kedisiplinan. Menghafal Al-Qur&#8217;an membutuhkan proses yang dilakukan secara berkelanjutan. Anak perlu memiliki waktu untuk menambah hafalan sekaligus mengulang hafalan yang telah dipelajari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika kegiatan tersebut dilakukan secara rutin dalam lingkungan pendidikan, anak belajar bahwa sebuah target tidak selalu dapat dicapai secara instan. Ada proses yang harus dijalani secara bertahap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nilai kedisiplinan ini sejalan dengan konsep karakter <strong>CAGEUR<\/strong> yang digunakan SMP Al Ma\u2019soem, yaitu <strong>takwa, disiplin, dan tangguh<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam jangka panjang, kebiasaan disiplin yang terbentuk melalui rutinitas belajar dan menghafal dapat menjadi bekal ketika anak menghadapi tuntutan pendidikan yang lebih tinggi maupun berbagai tanggung jawab dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Membentuk Ketekunan dan Sikap Tidak Mudah Menyerah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menghafal Al-Qur&#8217;an merupakan proses yang membutuhkan ketekunan. Anak mungkin membutuhkan pengulangan berkali-kali untuk dapat mengingat ayat dengan baik. Proses tersebut memberikan pengalaman bahwa kemampuan tidak selalu terbentuk dalam satu kali usaha.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep Ziyadah dan Mutqin memberikan gambaran adanya dua sisi penting dalam proses tahfidz: menambah hafalan sekaligus memperkuat hafalan yang sudah dimiliki. Dengan pendekatan tersebut, anak tidak hanya diarahkan untuk mengejar jumlah hafalan, tetapi juga memiliki perhatian terhadap pemantapan hafalan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebiasaan menyelesaikan proses secara bertahap dapat membantu anak mengenal arti ketekunan. Ketika menghadapi pelajaran yang sulit, kegiatan sekolah, atau target pribadi di masa depan, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk terus berusaha.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Menumbuhkan Tanggung Jawab terhadap Target Pribadi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program tahfidz juga dapat menjadi sarana bagi anak untuk belajar bertanggung jawab terhadap proses belajarnya. Ketika memiliki target hafalan, anak perlu menjaga hafalan yang telah dipelajari dan terus berusaha menambah hafalan berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanggung jawab seperti ini tidak hanya berkaitan dengan hafalan Al-Qur&#8217;an. Secara pendidikan, anak dapat belajar bahwa setiap target membutuhkan komitmen dan usaha yang konsisten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di SMP Al Ma\u2019soem, pembentukan karakter juga diarahkan pada generasi <strong>BAGEUR<\/strong>, yaitu memiliki akhlak, jujur, dan memberikan manfaat, serta <strong>PINTER<\/strong>, yaitu cerdas, adaptif, dan mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, tahfidz ditempatkan dalam lingkungan pendidikan yang tidak hanya menekankan kemampuan menghafal, tetapi juga pembentukan pribadi yang memiliki nilai dan tanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Membantu Membentuk Kebiasaan Positif<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakter anak banyak berkembang melalui kebiasaan yang dilakukan secara berulang. Program tahfidz yang dipadukan dengan kegiatan ibadah dapat memberikan ruang bagi siswa untuk menjalani rutinitas keagamaan dalam kehidupan sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi SMP Al Ma\u2019soem mencantumkan pembiasaan shalat wajib berjamaah dan Dhuha bersama sebagai bagian dari program Tahfidz &amp; Ibadah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebiasaan tersebut dapat memberikan struktur dalam aktivitas harian anak. Dalam jangka panjang, anak mendapatkan pengalaman untuk mengatur waktu belajar, ibadah, kegiatan sekolah, dan aktivitas lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembiasaan semacam ini menjadi semakin relevan ketika anak memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Anak tidak hanya membutuhkan pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan mengelola rutinitas dan tanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Mengembangkan Kemandirian<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemandirian merupakan salah satu karakter yang menjadi bagian dari konsep <strong>PINTER<\/strong> di SMP Al Ma\u2019soem, bersama dengan kecerdasan dan kemampuan adaptasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam proses tahfidz, anak belajar untuk berinteraksi dengan target belajarnya sendiri. Ia perlu mengetahui bagian yang sudah dikuasai dan bagian yang masih membutuhkan pengulangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses tersebut dapat menjadi pengalaman belajar yang mendorong anak untuk mengenali kemampuan dan kebutuhannya sendiri. Terlebih dalam lingkungan full day maupun boarding, siswa juga mendapatkan berbagai kegiatan pendidikan yang terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi siswa boarding, fasilitas pesantren yang tersedia mencakup pondok putra dan putri yang terpisah, kamar berkapasitas 4\u20136 orang, serta fasilitas pendukung seperti laundry, catering, internet, sistem informasi santri berbasis Android, dan fasilitas olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lingkungan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk belajar menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih teratur dan bertanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6. Menanamkan Nilai Akhlak dan Keagamaan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manfaat jangka panjang lainnya berkaitan dengan penguatan pendidikan keagamaan. Tahfidz di SMP Al Ma\u2019soem tidak berdiri sendiri. Program pembelajaran pesantren juga mencakup Al-Qur&#8217;an Tajwid, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kombinasi pembelajaran tersebut memberikan lingkungan yang mempertemukan hafalan Al-Qur&#8217;an dengan materi keagamaan lainnya. Dengan demikian, siswa memperoleh pengalaman pendidikan yang lebih luas dalam memahami aspek keagamaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini juga selaras dengan tujuan pembentukan generasi <strong>BAGEUR<\/strong>, yaitu berakhlak, jujur, dan memberikan manfaat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">7. Mengajarkan Pentingnya Konsistensi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu pelajaran penting dari proses tahfidz adalah konsistensi. Menambah hafalan merupakan satu hal, tetapi mempertahankan hafalan yang telah diperoleh juga membutuhkan usaha.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep Ziyadah dan Mutqin dapat menjadi sarana untuk mengenalkan kepada anak bahwa pencapaian tidak hanya diukur dari seberapa banyak sesuatu yang berhasil diperoleh, tetapi juga dari bagaimana sesuatu tersebut dijaga dan dipelihara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nilai konsistensi ini dapat diterapkan dalam banyak aspek kehidupan. Anak dapat belajar bahwa kemampuan akademik, keterampilan, kebiasaan baik, maupun tanggung jawab membutuhkan proses yang terus dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">8. Membentuk Karakter yang Tangguh<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses belajar yang dilakukan secara rutin dapat memberikan pengalaman menghadapi kesulitan dan menyelesaikan tantangan. Dalam konteks tahfidz, anak dapat mengalami proses mengulang hafalan, memperbaiki bacaan, dan berusaha mencapai target.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter <strong>CAGEUR<\/strong>, yang dalam konsep SMP Al Ma\u2019soem mencakup takwa, disiplin, dan tangguh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketangguhan tidak berarti anak tidak pernah mengalami kesulitan. Sebaliknya, anak dapat belajar bahwa kesulitan merupakan bagian dari proses belajar yang perlu dihadapi dengan usaha dan kedisiplinan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">9. Mendukung Pendidikan Karakter Secara Menyeluruh<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program Tahfidz Ziyadah dan Mutqin merupakan salah satu bagian dari sistem pendidikan SMP Al Ma\u2019soem. Sekolah juga memiliki <strong>10 kokurikuler<\/strong>, peminatan olimpiade, ekstrakurikuler, serta berbagai kegiatan seperti Math Day, Cooking Day, Expression Day, Moeslim Day dan Manasik Haji, Sains Day, Sport Day, Independence Day, Batik Day, English Day, Career Day, Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda.<br>Keberagaman kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan siswa tidak hanya diarahkan pada satu kemampuan. Tahfidz menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang juga memberikan pengalaman akademik, sosial, olahraga, bahasa, kreativitas, dan berbagai kegiatan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan lingkungan seperti ini, pendidikan karakter dapat berlangsung melalui banyak pengalaman yang saling melengkapi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">10. Menjadi Bekal untuk Jenjang Pendidikan Berikutnya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manfaat pendidikan karakter biasanya tidak berhenti ketika anak menyelesaikan satu jenjang sekolah. Kedisiplinan, ketekunan, kemandirian, tanggung jawab, serta kebiasaan positif dapat menjadi bekal ketika siswa melanjutkan pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SMP Al Ma\u2019soem sendiri mengusung konsep <strong>Future Skills<\/strong> dan membentuk generasi CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER: takwa, disiplin dan tangguh; akhlak, jujur dan manfaat; serta cerdas, adaptif dan mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, Program Tahfidz Ziyadah dan Mutqin dapat dipandang sebagai bagian dari proses pendidikan yang membantu siswa membangun kebiasaan dan nilai yang dapat terus dibawa ke jenjang berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tahfidz sebagai Bagian dari Perjalanan Pembentukan Karakter<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada akhirnya, manfaat Program Tahfidz Ziyadah dan Mutqin tidak hanya dapat dilihat dari jumlah hafalan yang berhasil dicapai. Proses di balik hafalan juga memberikan pengalaman belajar mengenai kedisiplinan, ketekunan, konsistensi, tanggung jawab, kemandirian, dan nilai-nilai keagamaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di SMP Al Ma\u2019soem, Program Tahfidz minimal 3 juz berjalan bersama pembiasaan shalat wajib berjamaah dan Dhuha bersama. Sekolah juga menyediakan penghargaan seperti Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur&#8217;an, serta penghargaan lainnya bagi siswa berprestasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, pendidikan tahfidz dapat menjadi salah satu bagian penting dalam membangun karakter anak secara bertahap. Ketika proses menghafal dilakukan secara konsisten dan berada dalam lingkungan pendidikan yang mendukung, anak memperoleh pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan hafalan Al-Qur&#8217;an, tetapi juga dengan bagaimana menjalani proses, menjaga komitmen, dan bertanggung jawab terhadap tujuan yang ingin dicapai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah yang membuat Program Tahfidz Ziyadah dan Mutqin memiliki relevansi dalam pendidikan karakter: bukan sekadar menghafal, melainkan menjadikan proses belajar sebagai ruang untuk menumbuhkan kebiasaan positif yang dapat menjadi bekal anak dalam perjalanan pendidikan dan kehidupannya.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, kebiasaan, kedisiplinan, kemandirian, serta nilai-nilai keagamaan yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan. Karena itu, program pendidikan yang memberikan ruang bagi perkembangan intelektual sekaligus karakter menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang seorang anak. Salah satu pendekatan yang diterapkan di SMP Al Ma\u2019soem [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":33864,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Apa Manfaat Jangka Panjang dari Program Tahfidz Ziyadah &amp; Mutqin bagi Perkembangan Karakter Anak? - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, kebiasaan, kedisiplinan, kemandirian, serta nilai-ni"},"_slim_seo_primary_term_category":12,"_slim_seo_primary_term_post_tag":6863,"footnotes":""},"categories":[12,1],"tags":[7008,6885,8662,6863],"class_list":["post-43965","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-uncategorized","tag-boardingschool","tag-fullday","tag-sekolahalmasoembandung","tag-smpalmasoem"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kartu-islami-sekolah.jpg",736,414,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kartu-islami-sekolah-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kartu-islami-sekolah-300x169.jpg",300,169,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kartu-islami-sekolah.jpg",736,414,false],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kartu-islami-sekolah.jpg",736,414,false],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kartu-islami-sekolah.jpg",736,414,false],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kartu-islami-sekolah.jpg",736,414,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kartu-islami-sekolah-18x10.jpg",18,10,true]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, kebiasaan, kedisiplinan, kemandirian, serta nilai-nilai keagamaan yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan. Karena itu, program pendidikan yang memberikan ruang bagi perkembangan intelektual sekaligus karakter menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang seorang anak. Salah satu pendekatan yang diterapkan di SMP Al Ma\u2019soem Full Day &amp; Boarding School adalah Program Tahfidz Ziyadah dan Mutqin. Program ini menjadi bagian dari program pendidikan yang ditawarkan untuk Tahun Ajaran 2027\u20132028. Selain tahfidz, pendidikan di SMP Al Ma\u2019soem juga memadukan pembelajaran akademik, ibadah, kegiatan kokurikuler, ekstrakurikuler, serta pembelajaran pesantren. Lalu, apa manfaat&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>, <a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/uncategorized\/\" rel=\"category tag\">Umum<\/a>","author_info_v2":{"name":"Penulis 4","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"},{"value":1,"label":"Umum"}],"post_tag":[{"value":7008,"label":"BoardingSchool"},{"value":6885,"label":"fullday"},{"value":8662,"label":"sekolahAlMa\u2019soemBandung"},{"value":6863,"label":"smpalmasoem"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kartu-islami-sekolah.jpg",736,414,false],"author_info":{"display_name":"Penulis 4","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":13244,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":13244,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0},{"term_id":1,"name":"Umum","slug":"uncategorized","term_group":0,"term_taxonomy_id":1,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":5790,"filter":"raw","cat_ID":1,"category_count":5790,"category_description":"","cat_name":"Umum","category_nicename":"uncategorized","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":7008,"name":"BoardingSchool","slug":"boardingschool","term_group":0,"term_taxonomy_id":7008,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":777,"filter":"raw"},{"term_id":6885,"name":"fullday","slug":"fullday","term_group":0,"term_taxonomy_id":6885,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":247,"filter":"raw"},{"term_id":8662,"name":"sekolahAlMa\u2019soemBandung","slug":"sekolahalmasoembandung","term_group":0,"term_taxonomy_id":8662,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1607,"filter":"raw"},{"term_id":6863,"name":"smpalmasoem","slug":"smpalmasoem","term_group":0,"term_taxonomy_id":6863,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1775,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43965"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43965\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43980,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43965\/revisions\/43980"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33864"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}