{"id":4010,"date":"2021-10-20T10:19:06","date_gmt":"2021-10-20T02:19:06","guid":{"rendered":"https:\/\/almasoem.sch.id\/?p=4010"},"modified":"2021-10-20T10:19:06","modified_gmt":"2021-10-20T02:19:06","slug":"murajaah-kunci-sukses-para-hafidz-menghafal-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/murajaah-kunci-sukses-para-hafidz-menghafal-al-quran\/","title":{"rendered":"Muraja\u2019ah, Kunci Sukses Para Hafidz Menghafal Al-Quran"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Muraja&#8217;ah adalah kegiatan mengulang kembali pelajaran, hafalan dan lain sebagainya. Dari segi bahasa, Muroja\u2019ah ini berasal dari kata \u201crojaa yarji\u2019u\u201d dan \u201cmuroja\u2019atan\u201d yang artinya adalah kembali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari artian harfiah kembali tersebut kemudian Muroja\u2019ah banyak digunakan khususnya dalam pendidikan islam utamanya pesantren. Istilah Muroja\u2019ah ini ditujukan pada kegiatan mengulang pelajaran sebelum ujian, hapalan-hapalan ayat-ayat Al-Quran dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Al Ma&#8217;soem Muraja&#8217;ah dilaksanakan dengan waktu berbeda, jika kita membahas tentang Sekolah Formal, Muraja&#8217;ah di Al Ma&#8217;soem di laksanakan setiap pagi sebelum dimulainya KBM atau kegiatan Belajar Mengajar, Muraja&#8217;ah dilaksanakan selama satu jam penuh dari pukul 7 pagi hingga jam 8 pagi sehabis muraja&#8217;ah biasanya setiap siswa disunahkan untuk melaksanakan shalat dhuha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk tingkat SMA Muraja&#8217;ah dilaksanakan selepas shalat dzuhur. Ada beberapa alasan kenapa waktu muraja&#8217;ah SMP dan SMA dibedakan,\u00a0 selain faktor tempat yang memang dilaksanakan di masjid PSAM, perbedaan waktu juga sengaja dibuat guna tidak ada interaksi antara siswa SMP dan SMA. di takutkan dengan adanya pertemuan pembelajaran muraja&#8217;ah tidak bisa kondusif dan juga dari segi hafalannya pun berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk pesantren Muraja&#8217;ah di Al Ma&#8217;soem dilaksanakan dengan waktu tambahan lagi, biasanya dilaksanakan pada ba&#8217;da magrib hingga menjelang isya. sedangkan di weekend biasanya dari sebelum dan sesudah shalat dzuhur.<\/span><\/p>\n<h2><b>Muroja&#8217;ah Sangat Bermanfaat Bagi Siswa<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_4012\" aria-describedby=\"caption-attachment-4012\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4012\" src=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Program-Hafalan-Tahfidz-3-Ayat-A-Day-01-Custom.jpg\" alt=\"Program Hafalan Tahfidz Al Masoem\" width=\"700\" height=\"467\" srcset=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Program-Hafalan-Tahfidz-3-Ayat-A-Day-01-Custom.jpg 700w, https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Program-Hafalan-Tahfidz-3-Ayat-A-Day-01-Custom-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4012\" class=\"wp-caption-text\">Program Tahfidz Al Masoem<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Muraja&#8217;ah sangat bermanfaat bagi siswa karena metode menghafal Al Qur&#8217;an dengan konsep mengulang ulang hafalan dan murojaah merupakan metode menghafal yang sangat mudah dan sangat efektif untuk bisa dimengerti dan diserap oleh siswa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan metode murajaah ini juga SMP Al Masoem menegaskan bahwa mulai tahun ajaran 2021\/2022 SMP Al ma&#8217;soem mulai meningkatkan kualitas dan kuantitas para Hafidz Hafidz nya. Dari target awal minimal lulus SMP Al Masoem siswa Wajib hafal 1 Juz, maka untuk tahun ajaran 2021\/2022 kami targetkan ketika siswa lulus SMP Al Masoem minimal hafal 3 juz, maksimal jelas hafal 30 Juz Ungkap Kepala SMP Al Masoem dalam sela sela diseminasi beberapa waktu lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Murajaah juga sangat bermanfaat karena problem yang sering terjadi dari seorang hafidz adalah mempertahankan hafalannya, bukan mendapatkannya. Maka dari itu Metode menghafal Qur&#8217;an dengan metode murajaah merupakan kunci sukses para hafidz atau penghafal Qur&#8217;an untuk mempertahankan hafalannya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Murajaah Dapat Menguatkan Hafalan<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_4013\" aria-describedby=\"caption-attachment-4013\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4013\" src=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Program-Hafalan-Tahfidz-3-Ayat-A-Day-02-Custom.jpg\" alt=\"Program Hafalan Tahfidz Al Masoem\" width=\"700\" height=\"467\" srcset=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Program-Hafalan-Tahfidz-3-Ayat-A-Day-02-Custom.jpg 700w, https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Program-Hafalan-Tahfidz-3-Ayat-A-Day-02-Custom-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4013\" class=\"wp-caption-text\">Program Hafalan Tahfidz Al Masoem<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan dikutip dalam buku 9 langkah mudah menghafal Al-Qur\u2019an disebutkan bahwa muraja\u2019ah secara kontinyu akan menguatkan hafalan, muraja\u2019ah secara kontinyu lebih penting dari hafalan itu sendiri, muraja\u2019ah secara kontinyu itulah hakekat dari menghafal. Tidak mungkin bisa menghafal Al-Qur\u2019an tanpa kontinyu melakukan muraja\u2019ah (pengulangan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa muraja\u2019ah, hafalan akan cepat lepas dan tidak lama kemudian menghafalnya segera melupakannya bila tidak mengulanginya. Bisa jadi, hikmah begitu cepatnya hafalan Al-Qur\u2019an terlepas adalah karena Allah Swt menginginkan kita untuk membaca Al-Qur\u2019an terus-menerus dan tidak menjauhinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sering muraja\u2019ah berarti sering membaca Al-Qur\u2019an. Sehingga metode muraja\u2019ah (Pengulangan) yaitu upaya mengulang kembali hafalan yang sudah pernah dihafalkan untuk menjaga dari lupa dan salah. Artinya, hafalan yang sudah diperdengarkan kepada Ustadz\/Ustadzah atau Kyai diulang terus-menerus dengan dilakukan sendiri atau meminta bantuan Orang lain untuk mendengarkan dan mengoreksi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Macam-Macam Muraja\u2019ah dalam Hafalan Al-Qur\u2019an<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dari buku 9 langkah mudah menghafal Al Qur\u2019an ada beberapa macam muraja&#8217;ah dalam menghafal Al Qur&#8217;an, diantaranya adalah :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Muraja\u2019ah Lima Kategori\u00a0<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Muraja\u2019ah Tujuh Kategori<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Muraja\u2019ah Pekanan<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Muraja\u2019ah Bulanan<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Muraja\u2019ah Sambil Menghafal<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Muraja\u2019ah Pasca Hafal<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Metode Murajaah Al Qur&#8217;an di SMP, Lulus Sekolah Hafal 3 Juz<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_4015\" aria-describedby=\"caption-attachment-4015\" style=\"width: 633px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4015\" src=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/DSC02785-Large.jpg\" alt=\"Program Tahfidz 3 juz Al Masoem\" width=\"633\" height=\"475\" srcset=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/DSC02785-Large.jpg 633w, https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/DSC02785-Large-300x225.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 633px) 100vw, 633px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4015\" class=\"wp-caption-text\">Program Tahfidz 3 juz Al Masoem<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Al Masoem selangkah mengambil langkah maju dengan melakukan target terhadap siswa dan santrinya. Dari tadinya minimal lulus SMP Al Masoem siswa wajib hafal 1 Juz, maka tahun ajaran 2021\/2022 siswa wajib hafal 3 juz tentu saja kami menggunakan metode muraja&#8217;ah seperti sebelum sebelumnya tentu saja dengan ustadz khusus yang dimana dapat menggabungkan metode murajaah dengan metode menghafal Al Qur&#8217;an yang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya Al Masoem memiliki Guru Khusus tahfidz di SMP dan yang merangkap sebagai kesiswaan SMP Al Masoem dimana beliau merupakan lulusan S2 tafsir hadits Universitas Negeri Islam Jakarta dan S1 di Mesir, namun dalam target menghafal ini, karena program yang dilaksanakan dengan konsep kelas khusus tahfidz maka dari itu kami menyarankan untuk mendatangkan guru lain yang tentu saja dengan hasil seleksi yang ketat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain program tahfidz SMP Al Ma&#8217;soem jika anda adalah siswa Al Masoem yang sambil boarding maka anda akan disuguhkan metode hafalan Qur&#8217;an tambahan di pondok pesantren siswa Al Masoem. Karena perlu anda ketahui, kurikulum di Sekolah dan di Pesantren siswa Al Ma&#8217;soem memang masih satu kesatuan tapi akhirnya akan memiliki raport dan ijazah yang berbeda atau siswa akan mendapatkan 3 raport yaitu raport diknas, raport Al Masoem dan raport Pesantren, serta siswa akan mendapatkan 2 ijazah yaitu ijazah pesantren dan sekolah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Murajaah Al Qur&#8217;an Sangat Penting bagi Seorang Penghafal Qur&#8217;an Baik untuk Menghafal ataupun untuk Mempertahankan Hafalan<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_4016\" aria-describedby=\"caption-attachment-4016\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4016\" src=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pembelajarn-daring.jpg\" alt=\"Murajaah Daring Selama Pandemi\" width=\"700\" height=\"406\" srcset=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pembelajarn-daring.jpg 700w, https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pembelajarn-daring-300x174.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4016\" class=\"wp-caption-text\">Murajaah Daring Selama Pandemi<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Muraja\u2019ah hafalan sangatlah penting bagi seorang penghafal Al Qur\u2019an. Tanpa muraja\u2019ah ia akan mendapati dirinya kehilangan banyak hafalan. Sehingga waktu yang paling tepat untuk menghafal dan muraja\u2019ah adalah pada waktu pagi setelah shalat subuh karena pikiran masih fresh setelah beristirahat semalaman. Seperti halnya orang tua memerintahkan anak-anaknya untuk tidak tidur terlalu malam agar bisa bangun lebih cepat dan menghafal Al Qur\u2019an.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode muraja\u2019ah bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja sebaiknya mengajak teman untuk bergantian melakukan muraja\u2019ah seperti menyimak atau disebut dengan tasmi\u2019. Sehingga menjaga hafalan dengan menggunakan metode muraja\u2019ah ini sangatlah membantu, karena metode muraja\u2019ah ini menurut peneliti yang paling efektif dalam menjaga kelancaran hafalan Al-quran, karena metode ini metode mengulang hafalan. Tanpa adanya muraja\u2019ah maka proses menghafal Al-qur\u2019an tidak akan berhasil dan merupakan kunci utama orang menghafal Al Qur\u2019an adalah muraja\u2019ah. Sehingga semakin santri sering melakukan kegiatan muraja\u2019ah semakin tergajalah hafalan Al Qur\u2019an<\/span><\/p>\n<h2><strong>Dengan Metode Muraja&#8217;ah lulusan Al Masoem Diharapkan Tidak Hanya Pandai dalam Pelajaran Umum tapi Menjadi Hafidz dan Hafidzah yang Dapat Membanggakan Agama Keluarga dan Bangsa<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Al Ma&#8217;soem sebagai sekolah yang mengedepankan nilai nilai islami, selalu mengharapkan lulusannya yang tidak hanya pandai dalam ilmu dunia akan tetapi juga menjadi teladan bagi ilmu akhirat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan metode muraja\u2019ah yang dilakukan setiap waktu diharapkan, siswa\/i dan santri Al Masoem tidak hanya pandai dalam pelajaran umum akan tetapi juga pandai dalam ilmu agama. Karena sesuai motto Al Ma&#8217;soem yaitu membentuk lulusan yang\u00a0 Cageur Bageur Pinter, sudah selayaknya jika moto tersebut dapat direalisasikan dengan program program yang Al Ma\u2019soem berikan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dan alhamdulilah, program yang sudah berjalan selama beberapa tahun ini berhasil membuat lulusan yang berintelektual tinggi dan juga agamis.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Muraja&#8217;ah adalah kegiatan mengulang kembali pelajaran, hafalan dan lain sebagainya. Dari segi bahasa, Muroja\u2019ah ini berasal dari kata \u201crojaa yarji\u2019u\u201d dan \u201cmuroja\u2019atan\u201d yang artinya adalah kembali. Dari artian harfiah kembali tersebut kemudian Muroja\u2019ah banyak digunakan khususnya dalam pendidikan islam utamanya pesantren. Istilah Muroja\u2019ah ini ditujukan pada kegiatan mengulang pelajaran sebelum ujian, hapalan-hapalan ayat-ayat Al-Quran dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4011,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","slim_seo":{"title":"Muraja\u2019ah, Kunci Sukses Para Hafidz Menghafal Al-Quran - Yayasan Al Ma&#039;soem Bandung","description":"Muraja'ah adalah kegiatan mengulang kembali pelajaran, hafalan dan lain sebagainya. Dari segi bahasa, Muroja\u2019ah ini berasal dari kata \u201crojaa yarji\u2019u\u201d dan \u201cmuroj"},"_slim_seo_primary_term_category":0,"_slim_seo_primary_term_post_tag":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[71,69,67,72,70,66,68],"class_list":["post-4010","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-al-quran","tag-cara-menghafal-al-quran","tag-hafidz","tag-keutamaan-menghafal-al-quran","tag-metode-menghafal-al-quran","tag-murajaah","tag-pengertian-murajaah"],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":8}},"acf":[],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/IMG_4036_edit-Large.jpg",1619,1080,false],"thumbnail":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/IMG_4036_edit-Large-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/IMG_4036_edit-Large-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/IMG_4036_edit-Large-768x512.jpg",768,512,true],"large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/IMG_4036_edit-Large-1024x683.jpg",1024,683,true],"1536x1536":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/IMG_4036_edit-Large-1536x1025.jpg",1536,1025,true],"2048x2048":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/IMG_4036_edit-Large.jpg",1619,1080,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/IMG_4036_edit-Large.jpg",18,12,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Muraja&#8217;ah adalah kegiatan mengulang kembali pelajaran, hafalan dan lain sebagainya. Dari segi bahasa, Muroja\u2019ah ini berasal dari kata \u201crojaa yarji\u2019u\u201d dan \u201cmuroja\u2019atan\u201d yang artinya adalah kembali. Dari artian harfiah kembali tersebut kemudian Muroja\u2019ah banyak digunakan khususnya dalam pendidikan islam utamanya pesantren. Istilah Muroja\u2019ah ini ditujukan pada kegiatan mengulang pelajaran sebelum ujian, hapalan-hapalan ayat-ayat Al-Quran dan lain sebagainya. Di Al Ma&#8217;soem Muraja&#8217;ah dilaksanakan dengan waktu berbeda, jika kita membahas tentang Sekolah Formal, Muraja&#8217;ah di Al Ma&#8217;soem di laksanakan setiap pagi sebelum dimulainya KBM atau kegiatan Belajar Mengajar, Muraja&#8217;ah dilaksanakan selama satu jam penuh dari pukul 7 pagi hingga jam 8 pagi&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/category\/artikel\/\" rel=\"category tag\">Artikel<\/a>","author_info_v2":{"name":"Editor","url":"#"},"comments_num_v2":"0 comments","taxonomy_info":{"category":[{"value":12,"label":"Artikel"}],"post_tag":[{"value":71,"label":"Al Quran"},{"value":69,"label":"cara menghafal al quran"},{"value":67,"label":"Hafidz"},{"value":72,"label":"keutamaan menghafal al Quran"},{"value":70,"label":"metode menghafal al quran"},{"value":66,"label":"Murajaah"},{"value":68,"label":"Pengertian Murajaah"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/almasoem.sch.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/IMG_4036_edit-Large-1024x683.jpg",1024,683,true],"author_info":{"display_name":"Editor","author_link":"#"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":12,"name":"Artikel","slug":"artikel","term_group":0,"term_taxonomy_id":12,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":2943,"filter":"raw","cat_ID":12,"category_count":2943,"category_description":"","cat_name":"Artikel","category_nicename":"artikel","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":71,"name":"Al Quran","slug":"al-quran","term_group":0,"term_taxonomy_id":71,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":10,"filter":"raw"},{"term_id":69,"name":"cara menghafal al quran","slug":"cara-menghafal-al-quran","term_group":0,"term_taxonomy_id":69,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":67,"name":"Hafidz","slug":"hafidz","term_group":0,"term_taxonomy_id":67,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":5,"filter":"raw"},{"term_id":72,"name":"keutamaan menghafal al Quran","slug":"keutamaan-menghafal-al-quran","term_group":0,"term_taxonomy_id":72,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":70,"name":"metode menghafal al quran","slug":"metode-menghafal-al-quran","term_group":0,"term_taxonomy_id":70,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"},{"term_id":66,"name":"Murajaah","slug":"murajaah","term_group":0,"term_taxonomy_id":66,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":7,"filter":"raw"},{"term_id":68,"name":"Pengertian Murajaah","slug":"pengertian-murajaah","term_group":0,"term_taxonomy_id":68,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4010","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4010"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4010\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4010"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4010"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/almasoem.sch.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4010"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}